Adi Ratriyanto
Department of Animal Science, Faculty of Agriculture, Sebelas Maret University, Surakarta, [Scopus ID: 35118145700] URL : https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=35118145700

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

APLIKASI TEPUNG LIMBAH PENETASAN DALAM RANSUM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS ITIK LOKAL DI KELOMPOK TERNAK DESA GAUM, KECAMATAN TASIKMADU, KABUPATEN KARANGANYAR Rysca Indreswari; Adi Ratriyanto
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v5i2.40466

Abstract

The ducks hatchery produces a number of waste comprises empty shells from hatched eggs, infertile eggs, dead embryos, and unhatched eggs. The presence of the waste in large amount can cause an environmental pollution. Furthermore, it has a potential but has not received enough attention in terms of utilization as feed ingredient in poultry ration. It contains a substantial amount of nutrients such as protein and calcium, and can be processed into hatchery waste meal that can be applied as an inconventional feed ingredient in ducks ration. The purpose of this activity was to process the ducks hatchery waste into hatchery waste meal to be applied in the ration of local ducks. We colaborated with the Farmers Group of Sabar Sabar 1 and Subur Subur 2 in the Village Gaum, Tasikmadu, Karanganyar. This activity comprises of two stages. The first stage was instructional methods and dialogue through socialization, whereas the second stage was the practical of the hatchery waste meal production and its application in ration. The benefits of this activity is the application of hatchery waste meal can increase ducks productivity, minimize the costs of ration and can reduce the impact of hatchery waste on environmental pollution.
Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Ternak untuk Meningkatkan Produksi Pertanian Adi Ratriyanto; Susi Dwi Widyawati; Wara P.S. Suprayogi; Sigit Prastowo; Nuzul Widyas
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v8i1.40204

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan dan praktek pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak di Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Kompos merupakan pupuk organik yang berasal dari sisa tanaman dan kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi atau pelapukan. Bahan pembuatan pupuk kompos pada umumnya menggunakan kotoran sapi. Keunggulan dari pupuk kompos ini adalah ramah lingkungan, dapat menambah pendapatan peternak dan dapat meningkatkan kesuburan tanah dengan memperbaiki kerusakan fisik tanah akibat pemakaian pupuk anorganik secara berlebihan. Kelompok Tani Desa Kaliboto merupakan kelompok tani yang beternak sapi potong jenis sekaligus melakukan penanaman padi di sawah. Limbah kotoran ternak yang dihasilkan dari kelompok tani tersebut belum diolah secara maksimal untuk digunakan sebagai pupuk organik pada lahan pertanian. Selama ini, petani masih mengandalkan pupuk kimia sebagai sumber utama pupuk. Penggunaan pupuk kimia secara berkepanjangan dapat menyebabkan kerusakan fisik pada tanah, selain itu biaya pembelian pupuk juga relative mahal. Oleh karena itu pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan paket teknologi pembuatan pupuk organik dengan bahan dasar kotoran sapi. Kegiatan penyuluhan dan praktek pembuatan pupuk organik sudah dilaksanakan di kelompok tani tersebut. Hasil pupuk organik yang diperoleh diharapkan dapat diaplikasikan pada lahan pertanian untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia.