Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KAJIAN PENERAPAN CARA PRODUKSI YANG BAIK (CPB) DAN PENGARUH SUMBER MATA AIR TERHADAP MUTU AIR MINUM ISI ULANG (AMIU) DI KECAMATAN TEMBILAHAN HULU Dina Pertiwi; Retti Ninsix
JURNAL TEKNOLOGI PERTANIAN Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : Prodi Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/jtp.v5i2.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dari mana sumber mata air yang digunakan Depot RR QUA, SPDP-99, ARAYA, Dan CACA WATER untuk diolah menjadi air minum Isi ulang, lalu apakah ada penerapan CPB pada depot air minum RR QUA, SPDP-99, ARAYA, Dan CACA WATER Dan apakah ada pencemaran bakteri Escherichia coli pada produksi air minum di sejumlah depot air minum isi ulang di Kecamatan Tembilahan Hulu.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa dalam Pengabdian Masyarakat Penyuluhan Kreasi Bekal Makanan Sehat Untuk Pencegahan Stunting Anak Usia Dini Di Kelurahan Sangkrah Rizqi Hanadya; Dina Pertiwi; Dewi Nupiyanti
APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): APPA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

−Stunting merupakan ancaman serius terhadap anak di Indonesia saat ini. Saat ini stunting di Indonesia adalah 37,2% atau 8 juta anak mengalami pertumbuhan tidak maksimal. Bahaya stunting mengancam anak-anak Indonesia. Indonesia mempunyai masalah gizi yang sangat buruk yang ditandai dengan banyaknya kasus gizi kurang. Jika situasi tersebut dibiarkan, anak akan menjadi generasi yang hilang. Stunting dapat terjadi sejak anak atau bayi dalam kandungan seorang ibu dan pada masa awal setahun anak lahir serta akan terlihat saat berusia 2 tahun. Stunting adalah terhambatnya pertumbuhan akibat gizi buruk, infeksi berulang, dan kekurangan stimulasi psikososial. Stunting juga dapat diartikan ketika balita lebih pendek dari umurnya, disebabkan karena kekurangan gizi yang lama di 1000 HPK (Hari Pertama Kehidupan) dari janin sampai usia 2 tahun. Wilayah Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta memiliki penduduk dengan kepadatan yang tinggi. Penduduk Kelurahan Sangkrah didominasi oleh ekonomi menengah kebawah dan berada ditengah perkotaan. Orang tua yang sibuk bekerja, lupa dengan jam makan anak. Tak sedikit orang tua yang menyediakan makanan cepat saji atau instan agar lebih mudah dan menghemat waktu dan tidak memperhatikan kandungan gizi. Hal tersebut menjadi pemicu terjadinya stunting pada anak usia dini. Stunting sangat berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak, anak dengan stunting menjadi lebih cepat malas dan cepat bosan. Stunting dapat dicegah oleh orang tua agar tidak terjadi kepada anak, denganmengikuti penyuluhan yang diadakan oleh pihak puskesmas, pihak kelurahan maupun pihak yang memiliki pengetahuan mengenai bahaya stunting. Pengetahuan masyarakat merupakan salah satu faktor utama yang mempengaruhi pertumbuhan stunting. Dengan demikian, pemberian informasi tentang stunting merupakan kegiatan penting yang perlu dilakukan dalam rangka pencegahannya. Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi informasi tentang stunting dan cara pencegahan dengan kreasi bekal makanan sehat. Pencegahan stunting dilakukan dengan cara 1. Pemenuhan kebutuhan zat gizi bagi ibu hamil, 2. ASI eksklusif sampai umur 6 bulan dan setelah umur 6 bulan diberi makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup, 3. Memantau pertumbuhan balita di posyandu, 4. Meningkatkan akses terhadap air bersih dan fasilitas sanitasi, serta menjaga kebersihan lingkungan.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) TERHADAP LOYALITAS PASIEN UMUM DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RSU DELIMA MEDAN Dina Pertiwi; Thomson P Nadapdap; Mayang Sari
Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist) Vol. 18 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah PANNMED Periode September- Desember 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36911/pannmed.v18i3.1695

Abstract

ABSTRACT Due to the intense rivalry among hospitals, the administration of hospitals is always striving to create patient loyalty in order to ensure patients refrain from getting treatment elsewhere. This rivalry indirectly impacts the hospital's core purpose of sustaining the target market, thus the hospital needs to work hard to maintain its service consumers loyal. This study aimed to analyze the influence of marketing mix on general patient loyalty at outpatient polyclinic of Delima Hospital Medan. This is a combination study using the Concurrent Mix Method. According to the inclusion criteria, the population of this study was general patients who had used BPJS and returned between March 1 and March 18, 2023, with a total sample of 47 persons who were then processed using univariate, bivariate, and multivariate statistical tests. The results of all elements of marketing mix and patient loyalty in the sufficient category. There was a significant influence of Product with a Sig value. 0.004, Price with a Sig value. 0.003, Place with a Sig value. 0.001, Promotion with a Sig value. 0.002, People with a Sig value. 0.000 and Process with a Sig value. 0.003, there was no effect of Physical Evidence marketing mix on general patient loyalty with a Sig value. 0,840. All elements of marketing mix had a simultaneous influence on general patient loyalty at the Hospital with a Sig value. 0,000. Neither all marketing mixes have a substantial effect on general patient loyalty on their own, but all aspects of the marketing mix have a simultaneous affect on general patient loyalty at Delima Hospital Medan. Keywords : Marketing Mix; General Patient Loyalty ABSTRAK Ketatnya persaingan antar rumah sakit mendorong manajemen rumah sakit agar selalu berupaya untuk meningkatkan loyalitas pasien sehingga pasien tidak berpaling ke rumah sakit lain. Persaingan tersebut secara tidak langsung mempengaruhi rumah sakit untuk mempertahankan tujuan utamanya yaitu mempertahankan target pasar, sehingga rumah sakit harus bekerja keras menjaga loyalitas pengguna jasanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Bauran Pemasaran (Marketing Mix) terhadap Loyalitas Pasien Umum di Poliklinik Rawat Jalan RSU Delima Medan. Penelitian ini adalah penelitian kombinasi, dengan Concurrent Mix Methode. Populasi penelitian ini adalah pasien umum yang pernah menggunakan BPJS yang melakukan kunjungan ulang pada 1 Maret sampai 18 Maret 2023 sesuai kriteria inklusi, dengan jumlah sampel sebanyak 47 orang yang selanjutnya diolah menggunakan uji statistik. Hasil penelitian ini adalah seluruh elemen bauran pemasaran dan loyalitas pasien dalam kategori cukup. Terdapat pengaruh signifikan bauran pemasaran Product dengan nilai Sig. 0,004, Price dengan nilai Sig. 0,003, Place dengan nilai Sig. 0,001, Promotion dengan nilai Sig. 0,002, People dengan nilai Sig. 0,000 dan Process dengan nilai Sig. 0,003, tidak terdapat pengaruh bauran pemasaran Phisical Evidence terhadap loyalitas pasien umum bauran pemasaran dengan nilai Sig. 0,840. Seluruh elemen bauran pemasaran memiliki pengaruh simultan terhadap loyalitas pasien umum di RSU Delima Medan dengan nilai Sig. 0,000. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak seluruhnya bauran pemasaran secara individu berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pasien umum seperti bauran pemasaran Physical Evidence, namun seluruh elemen bauran pemasaran memiliki pengaruh simultan terhadap loyalitas pasien umum di RSU Delima Medan. Kata Kunci : Bauran Pemasaran; Marketing Mix; Loyalitas Pasien Umum