Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Potensi Desa Wisata Melalui 3A Dan Penerapan CHSE Di Desa Cihanjawar, Kabupaten Purwakarta Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ER. Ummi Kalsum; Djauhar Arifin; Marsianus Raga; Daeng Noerdjamal; Bambang Sapto Utomo
Barista : Jurnal Kajian Bahasa dan Pariwisata Vol. 8 No. 1 (2021): Juni
Publisher : Unit Bahasa, Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a broad impact on the global tourism world since the end of 2019. Data shows that international tourist arrivals declined sharply in the first half of 2020 (-65%) compared to 2019. The strategy has been implemented by various special countries, the Indonesian Ministry of Tourism proclaimed the principle of Adapting to New Habits (AKB) in the Indonesian tourism industry as an integral part of the permit to reopen tourism businesses and destinations. The IMR principles in Indonesian tourism are applied from a strategic and technical perspective as well as from supply chain changes to the needs and demands of the management of tourists. This research was produced to be able to see the readiness of tourist destinations in the region, especially Tourism Villages in dealing with the Covid-19 situation and conditions with several strategies that have been set by the central government starting from CHSE and digitalization for Tourism Villages. This study used a quantitative research method with a description that describes each goal starting from the 3A condition, the Health Protocol, and its digitization. This mapping is very important to determine the direction of the potential development of Cihanjawar Tourism Village as a tourist destination
Pelibatan Masyarakat dalam Festival Tujuh Sungai: di Desa Cibuluh Subang Raga, Marsianus; Annisa, Balqis; Syahril, Lalu; Devania, Keisya; Navaz, Maria
Masyarakat Pariwisata : Journal of Community Services in Tourism Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Politeknik Pariwisata NHI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34013/mp.v5i2.1500

Abstract

Kesuksesan penyelenggaraan suatu festival dapat diukur dari seberapa terlibatnya masyarakat dalam mendukung dan membantu perencanaan, persiapan, serta pengadaan festival tersebut. Tanpa pelibatan masyarakat, kemungkinan festival untuk berjalan dengan lancar sangat kecil. Desa Cibuluh telah menyelenggarakan Festival Tujuh Sungai sejak 2015. Penyelenggaraan Festival Tujuh Sungai tentunya tidak luput dari pelibatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti sejauh mana pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan Festival Tujuh Sungai dan memberikan masukan untuk penyelenggara agar dapat meningkatkan pelibatan masyarakat. Fokus utama yang digunakan dalam penelitian ini yaitu keterlibatan sekolah; kesempatan menjadi sukarelawan; partisipasi dalam pengambilan keputusan; aksesibilitas; dan kerja sama bisnis. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, karena peneliti melakukan wawancara dengan hasil yang berbentuk deskriptif, teknik penentuan sampel purposive sampling dan snowball sampling, serta teknik kumpul data wawancara tidak terstruktur pada key informan dan kumpul data studi pustaka dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik triangulasi. Hasil yang disimpulkan dari data penelitian menyatakan bahwa Festival Tujuh Sungai sudah sangat melibatkan masyarakat namun terdapat inovasi-inovasi yang dapat diterapkan untuk memajukan kualitas dari pelibatan tersebut.