Ilham Setyo Budi
STIKES Cendekia Utama Kudus

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK DEMAM BERDARAH DENGUE (PSN 3 M PLUS-DBD) PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN KOMUNIKASI PERUB AHAN PERILAKU DI SDN 4 KECAMATAN KALINYAMATAN JEPARA Galia Wardha Alvita; Sholihul Huda; Ilham Setyo Budi
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 1, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STIKES Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jpk.v1i1.5

Abstract

Jumlah kasus DBD di Indonesia masih cukup tinggi. Di kabupaten Jepara, sebanyak 52 desa endemis demam berdarah dengue salah satunya di Kecamatan Kalinyamatan. Pada awal Januari 2013, penderita DBD mencapai 176 orang dan tiga orang di antaranya meninggal dunia. Penderita DBD di daerah tersebut cukup tinggi terutama pada anak usia balita dan usia sekolah. Berdasarkan survey di Sekolah Dasar Robayan terdapat 5 siswa yang terserang demam berdarah dengue dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Sehingga diperlukan Program PSN 3 M-plus (Pemberantasan Sarang Nyamuk Plus) yang mampu mengatasi permasalahan DBD di lingkungan sekolah tersebut. Tujuan program ini adalah terjadinya peningkatan kesadaran masyarakat sekolah meliputi siswa, guru dan orang tua dalam mensukseskan program PSN 3 M plus sehingga kejadian Demam Berdarah dapat ditekan khususnya dimusim penghujan. Metode yang digunakan dalam program ini adalah melalui peningkatan pengetahuan masyarakat sekolah tentang PSN 3 M Plus, demonstrasi dengan memanfaatkan media ikan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk, simulasi dan kampanye melalui kerja bakti bersih-bersih lingkungan sekolah. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan tentang penyakit Demam Berdarah Dengue dan perubahan perilaku dalam mensukseskan program PSN 3 M plus bagi masyarakat sekolah secara mandiri. Kata Kunci : Siswa sekolah, PSN 3M plus
GAMBARAN KOPING PERAWAT DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID 19 DI RUMAH SAKIT MARDI RAHAYU KUDUS Tri Winarko; Ilham Setyo Budi; Gardha Ryas Arsy
The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan Vol 7, No 01 (2022): THE SHINE CAHAYA DUNIA D-III KEPERAWATAN
Publisher : Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscd3kep.v7i01.333

Abstract

Latar belakang; Coronavirus 2019 (COVID 19) adalah pandemi universal yang dipengaruhi oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2. Angka kejadian Covid-19 semakin bertambah banyak menyebabkan beban kerja dan kelelahan perawat meningkat. Perawat sebagai kelompok risiko tinggi terinfeksi Covid-19 sehingga berdampak pada masalah mental seperti kecemasan. Masalah mental perawat muncul karena koping yang kurang efektif. Koping melibatkan upaya mengelola situasi yang membebani untuk mengurangi stres, apabila mekanisme koping ini berhasil maka seseorang akan dapat beradaptasi terhadap stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran koping perawat dalam menghadapi pandemi covid 19 di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus.Metode; Jenis penelitian adalah deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah perawat di Ruang Isolasi Covid 19 RS Mardi Rahayu Kudus. Teknik sampling dengan consecutive sampling sehingga besar sampel sebanyak 69 responden. Pengumpulan data dengan kuesioner. Analisa data secara statistik secara diskriptif.Hasil; Hasil penelitian mekanisme koping paling banyak adaptif sebanyak 59 responden (85,5%) dan paling sedikit adalah maladaptif sebanyak 10 responden (14,5%).Kesimpulan; Strategi koping perawat sebagian besar kategori adaptif. Kata Kunci : Mekanisme Koping, Perawat, Pandemi Covid-19.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN PENANGANAN KEJANG DEMAM BERULANG DI RUANG ANAK RUMAH SAKIT ISLAM SUNAN KUDUS Ilham Setyo Budi; Siti Munzaemah; Anita Dyah Listyarini
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v8i1.87

Abstract

ABSTRAKKejang demam merupakan kejang yang terjadi pada saat bayi atau anak mengalami demam tanpa infeksi sistem saraf pusat yang terjadi pada suhu lebih dari 38° C. Tindakan penatalaksanaan kejang demam di rumah tentunya dipengaruhi oleh perilaku dari ibu dimana perilaku itu didasarkan oleh pengetahuan, sikap dan motivasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan orang tua tentang penanganan demam dengan kejadian kejang demam berulang di Ruang Anak RSI Sunan Kudus. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan rancangan crossectional, dimana variabel bebas dan terikat diukur pada waktu yang bersamaan. Ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan penanganan kejang demam berulang di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Dengan nilai chi square hitung 4.177 > chi square table 3,841. 
STUDI DISKRIPTIF PERILAKU MAHASISWA KEPERAWATAN STIKES CENDEKIA UTAMA KUDUS KETIKA BERGEJALA MIRIP COVID-19 Anggie Aristiani; Ilham Setyo Budi
Jurnal Profesi Keperawatan Vol 9, No 1 (2022): Jurnal Profesi Keperawatan
Publisher : Institut Teknologi Kesehatan Cendekia Utama Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31596/jprokep.v9i1.114

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 (Corona Virus Disease) merupakan penyakit menular yang muncul di awal tahun 2020, dimana telah merubah tatanan kehidupan dunia dalam waktu yang singkat. Dalam kasus pandemi COVID-19, mahasiswa keperawatan adalah salah satu garda terdepan dalam fasilitas pelayanan kesehatan kedepannya. Maka dari itu, penting bagi mahasiswa keperawatan memiliki berperilaku yang efektif dalam upaya pencegahan COVID-19 yang menjadi trend issue masalah kesehatan saat ini. Tujuan: Untuk mengetahui perilaku mahasiswa keperawatan STIKES Cendekia Utama Kudus ketika bergejala mirip COVID-19. Metode: Penelitian diskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional study. Jumlah sampel 146 responden dan teknik sampling yaitu stratified random sampling. Instrumen yang digunakan kuesiner online melalui google form. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden berperilaku efektif ketika bergejala mirip COVID-19, yaitu sebanyak  104 (71.2%) dan sebanyak 42 (28.8%) responden berperilaku kurang efektif. Simpulan: Sebagian besar responden sudah berperilaku efektif ketika bergejala mirip COVID-19.