Nurlian Nurlian
Jurusan Sosiologi, Universitas Teuku Umar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pergeseran Makna Perceraian Bagi Perempuan Pada Masyarakat Aceh Barat Nurlian Nurlian; Rahma Husna Yana; Irma Juraida
Jurnal Community Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.527 KB) | DOI: 10.35308/jcpds.v5i1.1482

Abstract

Abstract*Married to be happy. Every human being wants an eternal marriage until the age separates it, but the fact in the community shows the other side, that marriage is not an eternal relationship with a human child. Divorce is an objective thing that happens in the community, in any society and any country. Divorce for women gives rise to a new status in the community. Widowed status gives different meanings to the community and their acceptance. The society provides a negative stigma for women who bear widow status because widows are considered human beings who bring bad things to their families, themselves, others and the social environment to determine marriage. In the Acehnese community at this time, the widow was interpreted positively and her existence was accepted by the community. The shifting of bad meaning for widows in society now occurs because of socio-cultural changes and seeing that the widow is a human being who must be treated as a human being, not a social problem in the community. Shifting the meaning of a widow, giving birth to a positive impact for single men who marry a widow is a common thing that happens in Acehnese society, no longer the status at issue.  
Motivasi Perempuan Desa Dalam Berwirausaha (Kajian Sosiologi Pembangunan) Nurlian Nurlian; rahma husna yana; irma juraida; Triyanto Triyanto
Jurnal Community Vol 6, No 2 (2020)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jcpds.v6i2.2375

Abstract

Dunia berwirausaha adalah dunia yang bisa dimasuki oleh perempuan dan laki-laki untuk mencapai kemajuan yang dinginkan. Syarat mutlak dan paling utama untuk memasuki dunia berwirausaha ini adalah  motivasi diri yang tinggi yang sangat diperlukan sebagai pondasi awal dalam memulai dan menjalankan usaha yang telah ditetapkan. Motivasi berprestasi yang dimiliki perempuan dipedesaan telah menimbulkan perubahan positif dalam bersikap, bertingkah laku khusus pada dunia usaha dan menjadikan perempuan di pedesaan memiliki berbagai macam bentuk usaha. Bentuk-bentuk usaha tersebut berada pada sektor kegiatan ekonomi home indutri, berternak, berkebun dan usaha konveksi (menjahit). Bentuk-bentuk usaha ini muncul karena disesuaikan dengan area tinggal perempuan tersebut dan melihat sumber daya usaha yang bisa di kembangkan untuk lebih produktif. Motivasi yang dimiliki oleh perempuan pedesaan ini telah membantu ekonomi kelaurga dan kebutuhan dirinya sendiri, telah membuat perempuan pedesaan yang mempunyai usaha sendiri menjadikan sosok perempuan mandiri, sukses dan bisa membantu memberikan konribusi bagi keluarganya dan orang lain. Untuk meningkatkan perekonomian dna kesehteraan hidup masyarakat di pedesaan, maka pemerintah setempat harus memberikan perhatiannya pada usaha-usaha yang digeluti oleh perempuan dipedesaan dengan cara memberikan modal ekonomi, modal pengetahuan serta link bisnis lainnya, sehingga usaha yang digeluti oleh perempuan tersebut menjadi lebih maju dan sukses, karena usaha yang dibangun oleh perempuan tersebut dan peran pemerintah merupakan satu sistem sosial-ekonomi yang harus saling mendukung untuk pembangunan ekonomi.