Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang kejadian Stunting dan Riwayat Penyakit Infeksi dengan kejadian Stunting pada Balita : Literature Review M. Alfarizi Palewo; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Artikel review ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan ibu tentang gizi dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada anak balita dengan penelitian sebelumnya. Metodologi: Penelitian in merupakan penelitian kepustakaan (library research), yakni serangkaian penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya ditelusuri melalui Informasi kepustakaan (jurnal ilmiah). Kriteria inklusi : artike jurnal bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, publikasi 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2016-2021, balita dengan usia 1-5 tahun dengan kejadian stunting, artikel original penelitian, full teks,free text, terdapat nama jurnal, tahun, volume, nomor dan halaman jurnal, tema artikel hubungan kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun, pengetahuan ibu tentang gizi dan riwayat penyakit infeksi. Hasil: Berdasarkan hasil studi 20 jurnal yang telah dilakukan analisis literature review, dari 3 database google scholar, pubmed, dan research gate. Didapatkan 15 jurnal menyatakan adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita dan 5 jurnal menyatakan tidak adanya hubungan antara pengetahuan ibu tentang gizi dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita. Manfaat:Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan penelitian serta menambah informasi mengenai kejadian stunting yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang gizi dan riwayat penyakit infeksi. Bagi instritusi pendidikan keperawatan, diharapkan menambah khasanah ilmu pengetahuan keperawatan khususnya asuhan keperawatan pada anak. Dan bagi peneliti lain, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dan tambahan informasi bagi peneliti selanjutnya dengan ruang lingkup yang sama.
Hubungan Berat Badan Lahir dan Personal Hygiene dengan Kejadian Stunting pada Anak Balita : Literature Review Sanita Putri Ardiyani; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Borneo Student Research (BSR) Vol 3 No 3 (2022): Borneo Student Research
Publisher : Borneo Student Research (BSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi: Artikel review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan berat badan lahir, dan personal hygiene dengan kejadian stunting pada anak balita dengan peneliti sebelumnya. Metodologi: Penelitian in merupakan penelitian kepustakaan (library research), yakni serangkaian penelitian yang berkaitan dengan metode pengumpulan data pustaka, atau penelitian yang obyek penelitiannya ditelusuri melalui Informasi kepustakaan (jurnal ilmiah). Kriteria inklusi : artike jurnal bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, publikasi 5 tahun terakhir mulai dari tahun 2016-2021, balita dengan usia 1-5 tahun dengan kejadian stunting, artikel original penelitian, full teks,free text, terdapat nama jurnal, tahun, volume, nomor dan halaman jurnal, tema artikel hubungan kejadian stunting pada balita usia 1-5 tahun, variabel berat badan lahir dan personal hygiene. Hasil: Berdasarkan Hasil studi 20 artikel yang telah dilakukan analisis literature review, dari 3 database google scholar, pubmed, dan portal garuda, didapatkan 20 jurnal yang terdiri dari 10 jurnal nasional dan 10 jurnal internasional, ditemukan 11 jurnal berat badan lahir dan 9 jurnal personal hygiene yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita. Dimana berat badan lahir yang kurang dan perilaku praktik personal hygiene yang buruk beresiko meyebabkan terjadinya stunting pada anak balita. Manfaat: Penelitian literature review ini diharapkan dapat dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan penelitian serta mampu menjadi landasan yang kuat bagi peneliti selanjutnya, khususnya dapat menambah informasi mengenai hubungan berat badan lahir dan personal hygiene dengan kejadian stunting pada anak balita, bagi institu pendidikan keperawatan hasil penelitian dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan keperawatan
PENGARUH ART THERAPY TERHADAP PENURUNAN HIPERAKTIVITAS PADA ANAK DENGAN GANGGUAN ATTENTION DEFICIT HYPERACTIVITY DISORDER (ADHD) : LITERATURE REVIEW Rizkia Cantika Rakhmawati; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih; Milkhatun, Milkhatun
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v2i1.2224

Abstract

Latar Belakang : Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan pada anak-anak yang dapat berlanjut hingga masa remaja dan dewasa. ADHD adalah pola gangguan pemusatan perhatian yang menetap dan perilaku hiperaktif dan impulsif yang ditemukan pada orang lain. Gangguan ini lebih umum dan lebih parah daripada yang biasanya terlihat pada orang lain. Salah satu gejala utama ADHD pada anak-anak adalah ketidakmampuan untuk berkonsentrasi dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain, anak-anak yang didiagnosis dengan ADHD mudah terganggu dan tidak dapat berkonsentrasi. Hal ini menyebabkan berbagai masalah belajar, perilaku dan sosial yang mengatur perilaku mereka. “Terapi seni, salah satu terapi yang paling umum, dapat diakses oleh semua orang karena tidak membutuhkan pemikiran yang rumit untuk menginterpretasikannya”. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana art therapy memengaruhi penurunan hiperaktivitas anak dengan ADHD. Metode: Penelitian ini dirancang sebagai ulasan literatur, dengan 15 jurnal, masing-masing 12 jurnal internasional dan 3 jurnal nasional. Hasil: Berdasarkan hasil analisis literature review, lima belas jurnal mengemukakan bahwa terapi seni dapat memengaruhi penurunan hiperaktivitas pada anak-anak dengan gangguan perhatian deficit hiperaktivitas. Kesimpulan: Anak-anak dengan ADHD dapat mengurangi hiperaktivitas mereka dengan art therapy.
UPAYA PENURUNAN SESAK NAPAS PADA KLIEN ASMA DI RUMAH SAKIT TAMAN HUSADA BONTANG Erliana Roos; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 18 No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61902/motorik.v18i1.580

Abstract

Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluiran napas. Tujuan studi kasus yang dilakukan dapat memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan sesak napas dengan melaporkan tindakan keperawatan nonfarmakologi terhadap penurunan sesak. Metode yang digunakan penulis adalah metode deskriptif dengan pemaparan studi kasus melalui pendekatan asuhan keperawatanyakni pengkajian, penegakkan diagnosa keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Tindakan keperawatan yang dilakukan pada klien selama 2x24 jam dengan asma adalah mengajarkan teknik nonfarmakologi untuk mrnurunkan sesak yaitu menganjurkan klien untuk memilih posisi yang nyaman dengan memberikan posisi semi fowler, mengajarkan klien batuk efektif. Masalah sesak teratasi namun diperlukan adanya perawatan lebihlanjut dan dukungan dari keluarga untuk meminimalkan kambuhnya penyakit.
EFEKTIFITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PERTOLONGAN PERTAMA KECELAKAAN TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG KERACUNAN MAKANAN DAN GAS KARBON MONOKSIDA (CO) SISWA KELAS XI Candra Patniawati Candra Patniawati; Milkhatun; Alfi Ari Fakhrul Rizal; Zulmah Astuti; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on cases that illustrate the lack of information about the incidence of food poisoning and carbon monoxide (CO) gas that afflicts a person. Especially in students who often consume fast food snacks have a great risk of experiencing food poisoning and exposure to air pollution due to land transportation can endanger student health because it can cause carbon monoxide (CO) gas poisoning. The purpose of this activity is to increase students' knowledge through health education regarding accident first aid about food poisoning and carbon monoxide (CO) gas. This activity was carried out on grade XI students of Madrasah Aliyah Private Miftahul Ulum Anggana. As a result of this health education activity, students can understand how accident first aid is about food poisoning and carb-monoxide (CO) gas and students are able to answer questions given about the importance of providing accident first aid in such cases.
PENGARUH TERAPI GAME ONLINE PUZZLE BERBASIS ISLAMI TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA wardani, alia; Ni Wayan Wiwin Asthiningsih; Fatma Zulaikha
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 8 No 1 (2026): March
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v8i1.777

Abstract

Hospitalisasi dapat menyebabkan kecemasan pada anak usia sekolah akibat lingkungan yang tidak familiar dan prosedur medis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi game online puzzle berbasis Islami terhadap tingkat kecemasan pada anak usia sekolah di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest dengan sampel sebanyak 16 anak usia 7-12 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner the short from Chinese Version of the State Anxiety Scale for Children (CSAS-C) dan dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata tingkat kecemasan menurun dari 37.13 sebelum intervensi menjadi 26.00 setelah intervensi, dengan nilai p = 0.001 (<0.05), yang menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan secara bermakna setelah pemberian intervensi. Kata Kunci : Anak usia sekolah, Hospitalisasi, Kecemasan, Terapi game online puzzle