Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Differences In The Effects Of Shooting Training After Dribble And After Back Pass On The Shooting Ability Of Athletes Aged 12-14 In Ssb Disporasu In 2024 Hulu, Dirman; Wiyaka, Ibrahim
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 5 No. 06 (2025): Jurnal Multidisiplin Sahombu, September - October (2025)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shooting is an important aspect in football, especially for children aged 14-15 years who are in the development phase of technique and tactical understanding. At the age of 14-15, the ability to shoot the ball into the goal not only plays a role in scoring goals but also builds self-confidence, decision-making skills, and contributions to the team. Mastery of good shooting techniques helps players understand their role in the game, especially in the position of attacker or attacking midfielder. Therefore, it is important for coaches to introduce various variations of shooting exercises that are appropriate to the age and abilities of the players. The purpose of this study was to determine the difference in the effect of shooting after dribble and after back pass training on the shooting ability of athletes aged 12-14 at SSB DISPORASU in 2024. The research method used is experimental research (treatment) with data collection techniques involving two independent variables and one dependent variable. Using statistical tests of normality, homogeneity and paired t-tests and unpaired t-tests for hypotheses. The population in this study were 39 SSB DISPORASU athletes. And sampling used a purposive sampling technique with several criteria so that a sample of 22 athletes was obtained.  The results of this study are (1) There is an effect of shooting after dribble training on shooting ability in athletes aged 12-14 years at SSB DISPORASU, (2) There is an effect of shooting after back pass training on shooting ability in athletes aged 12-14 years at SSB DISPORASU, (3) Shooting after dribble training has a greater effect than shooting after back pass training on shooting ability in athletes aged 12-14 years at SSB DISPORASU.
PENGARUH VARIASI LATIHAN SHOOTING TERHADAP HASIL SHOOTING SEPAKBOLA SSB MITRA PRESTASI USIA 12-14 TAHUN 2024 Azmardin; Wiyaka, Ibrahim
Jurnal Kesehatan dan Olahraga Vol. 9 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ko.v9i2.65569

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga yang paling populer dan digemari di Indonesia. Namun, prestasi pemain usia dini dalam aspek keterampilan teknik, khususnya shooting, masih tergolong rendah. Shooting merupakan salah satu keterampilan dasar yang sangat menentukan hasil akhir pertandingan karena berhubungan langsung dengan pencetakan gol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi latihan shooting terhadap hasil shooting pada atlet usia 12–14 tahun di SSB Mitra Prestasi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 12 atlet yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variasi latihan shooting terdiri dari lima bentuk, yaitu instep drive, full volley, shooting 1 vs 1, team sniper, dan turn and shoot. Selama enam minggu, atlet mengikuti latihan tiga kali seminggu. Hasil analisis menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari variasi latihan terhadap peningkatan hasil shooting, baik pada pertemuan 1–9, 10–18, maupun keseluruhan (1–18), dengan nilai signifikansi < 0,05. Simpulan dari penelitian ini adalah variasi latihan shooting dapat secara efektif meningkatkan kemampuan shooting atlet usia dini. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pelatih dan pembina olahraga usia muda dalam menyusun program latihan yang lebih menarik, terarah, dan berdampak positif terhadap peningkatan keterampilan teknis.
SEPAK SILA DALAM SEPAK TAKRAW: KAJIAN PUSTAKA Wiyaka, Ibrahim; Soaduon, Batangari; Ayroldi, Maulana; S, Muhammad Rifqi Zuhidar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29182

Abstract

Sepak takraw merupakan permainan bola besar yang memadukan teknik sepak bola, bola voli, dan bulu tangkis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pustaka (library research) yang mendalam tentang konsep sepak sila dalam sepak takraw. Metode kajian pustaka (library research) dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang nilai etika dan moral yang terkandung dalam sepak takraw, serta bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik sehari-hari para pemain dan komunitas sepak takraw. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa sepak sila merupakan konsep nilai-nilai etika dan moral yang penting dalam sepak takraw. Nilai-nilai ini membentuk karakter dan budaya olahraga, serta menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia. Di era globalisasi, penting untuk mempertahankan nilai-nilai sepak sila dengan edukasi, pembinaan karakter, dan peneladanan.
SEPAK SILA DALAM SEPAK TAKRAW: KAJIAN PUSTAKA Wiyaka, Ibrahim; Soaduon, Batangari; Ayroldi, Maulana; S, Muhammad Rifqi Zuhidar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29182

Abstract

Sepak takraw merupakan permainan bola besar yang memadukan teknik sepak bola, bola voli, dan bulu tangkis. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian pustaka (library research) yang mendalam tentang konsep sepak sila dalam sepak takraw. Metode kajian pustaka (library research) dipilih untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang nilai etika dan moral yang terkandung dalam sepak takraw, serta bagaimana nilai-nilai tersebut tercermin dalam praktik sehari-hari para pemain dan komunitas sepak takraw. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa sepak sila merupakan konsep nilai-nilai etika dan moral yang penting dalam sepak takraw. Nilai-nilai ini membentuk karakter dan budaya olahraga, serta menjadi bagian dari identitas bangsa Indonesia. Di era globalisasi, penting untuk mempertahankan nilai-nilai sepak sila dengan edukasi, pembinaan karakter, dan peneladanan.
Contribution of Resistance Band and Single Leg Stand Training to Shooting Accuracy in Youth Soccer Athletes Fachri Ananda Rezeki; Ibrahim Wiyaka
Jurnal Segar Vol. 14 No. 2 (2026): Journal Segar, Volume 14 Number 2, May 2026
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/segar/1402.03

Abstract

This study aimed to determine the effect of resistance band training and one-leg standing training on the shooting accuracy of SSB Harimau Tapanuli athletes at DR TD Pardede Stadium, Jl. Binjai KM 10.8, Purwodadi Village, Sunggal District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. The research employed an experimental method using a one-group pretest-posttest design. The population consisted of 60 athletes, while the sample included 12 participants selected through purposive sampling based on specific criteria. Data collection was conducted using tests and measurements, including leg muscle strength tests, static balance tests, and shooting accuracy tests. The results showed an increase in all measured variables after the training program. The average leg muscle strength score increased from 39.125 in the pre-test to 52.875 in the post-test. Similarly, the average static balance score improved from 10.39 seconds to 14.88 seconds, while the average shooting accuracy score increased from 7.08 to 11.08. The regression analysis demonstrated that both leg muscle strength and static balance contributed positively to the improvement of shooting accuracy. The regression coefficient for leg muscle strength was 0.110, whereas the coefficient for static balance was 0.292, indicating that improvements in these variables can significantly enhance athletes’ shooting accuracy, both individually and simultaneously. Furthermore, the simultaneous test (F-test) revealed that the calculated F value (13.170) was greater than the F table value (4.26), with a significance value of 0.002 < 0.05. Therefore, it can be concluded that resistance band training and one-leg standing training significantly affect the shooting accuracy of SSB Harimau Tapanuli Deli Serdang athletes.