Tantri Widiastuti
STIE Widya Manggala

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KUALITAS LAYANAN SATU PINTU DI KOTA SEMARANG Tantri Widiastuti
Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v12i1.378

Abstract

AbstrakUpaya untuk memberikan pelayanan yang maksimal dalam menerapkan sistem ??satu pintu? ini adalah meningkatkan kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diberikan. Peningkatan kepuasan pemohon perijinan adalah terciptanya proses perijinan yang mudah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui unsur keadilan dalam mendapat pelayanan, ketepatan pelaksanaan dengan jam kerja pelayanan, kecepatan pelayanan dan ketepatan waktu penyelesaian dokumen dengan yang dijanjikan  pegawai BPPT Kota Semarang setelah terjadi rotasi jabatan pada pegawai front desk dan pergantian pimpinan dibandingkan dengan sebelum terjadi rotasi jabatan pada pegawai front desk dan pergantian pimpinan dalam melayani perijinan. Penelitian ini menggunakan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan kondisi keadilan dalam mendapatkan pelayanan, ketepatan pelaksanaan dengan jam kerja pelayanan, kecepatan pelayanan dan ketepatan waktu penyelesaian dokumen dengan yang dijanjikan setelah terjadi rotasi jabatan pada pegawai front desk dan pergantian pimpinan lebih baik dibandingkan sebelum terjadi rotasi jabatan pada pegawai front desk dan pergantian pimpinan. AbstractThe effort to provide the maximum services in implementation of the "one door" sistem is to improve the level of people's satisfaction for the provided services. An increase satisfaction of applicants who propose a license is the realization of the easy process of licensing. The purpose of this study is to investigate the elements of fairness in obtaining services, preciseness of the implementation of working hours of service, speed of service and preciseness of documents time  completion as the promise of Semarang BPPT employees after the rotation position of the front desk employees and the change of leadership, in comparison with before the rotation position of the front desk employees and the change of leadership. This study used the t- test. The results of research reveal that the condition of fairness in obtaining services, preciseness of the implementation of working hours of service, speed of service and preciseness of documents time  completion as promised after the rotation position of front desk employees and the change of leadership are better than before the rotation position at the front desk employees and the change of leadership.
Pengenalan Digital Entrepreneurship dan Etika Bisnis bagi Siswa SMA dalam Menghadapi Era Ekonomi Digital Triani Triani; Retno Ginanjar; Emma Rani Nuristya; Yunita Fatma Faidha; Tri Bodroastuti; Nurdhiana Nurdhiana; Tantri Widiastuti
Eastasouth Journal of Impactive Community Services Vol 4 No 03 (2026): Eastasouth Journal of Impactive Community Services (EJIMCS)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/ejimcs.v4i03.646

Abstract

Perkembangan ekonomi digital telah menciptakan berbagai peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda, termasuk siswa SMA. Namun, pemanfaatan teknologi digital oleh siswa masih didominasi untuk kegiatan konsumtif, sementara pemahaman mengenai kewirausahaan digital dan etika bisnis masih relatif terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mampu membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan berwirausaha secara digital sekaligus menanamkan nilai-nilai etika dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep digital entrepreneurship, mengenali peluang bisnis berbasis teknologi, serta menerapkan prinsip-prinsip etika bisnis dalam setiap aktivitas usaha. Pelaksanaan kegiatan menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, diskusi interaktif, studi kasus, dan simulasi penyusunan ide bisnis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami konsep kewirausahaan digital, mampu mengidentifikasi peluang usaha sesuai perkembangan teknologi, serta memiliki kesadaran yang lebih baik mengenai pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan profesionalisme sebagai fondasi dalam membangun usaha di era ekonomi digital.