Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PROSES BERPIKIR KRITIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL AKAR BILANGAN KOMPLEKS BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA Widya Ana Rahayu; Wiwin Sri Hidayati; Abd Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 3, No 1 (2021): Third Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu: menganalisis proses berpikir kritis mahasiswa berkemampuan matematika tinggi, sedang, rendah dalam menyelesaikan soal akar bilangan kompleks berdasarkan teori Facione. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 mahasiswa semester 6 prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Jombang dengan kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Instrumen dalam penelitian adalah lembar tes dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) subyek dengan kemampuan matematika tinggi telah menggunakan proses berpikir kritis dengan baik dalam menyelesaikan soal. (2) subyek dengan kemampuan matematika sedang juga menggunakan proses berpikir kritis dengan baik dalam menyelesaikan soal. (3) subyek dengan kemampuan matematika rendah hanya memenuhi 3 indikator berpikir kritis yaitu indikator analisis, evaluasi dan regulasi diri.
ANALISIS PROSES BERPIKIR ANALOGI DALAM MENYELESAIKAN SOAL FORMULA EULER PADA MAHASISWA STKIP PGRI JOMBANG M. Ngali; Wiwin Sri Hidayati; abd Rozak
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 4, No 1 (2022): Fourth Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novick (dalam bahasa Inggris, 1999: 25) mengatakan penggunaan analogi dalam menyelesaikan masalah matematika melibatkan masalah sumber dan masalah target. Masalah target adalah masalah yang akan diselesaikan dengan mencari persamaan dari masalah sumber. Pemecahan masalah target menggunakan source problem ada tahapan encoding, inferring, mapping dan apply. Tahap ini akan membantu dalam menemukan solusi atau ide baru. Mahasiswa STKIP Semester 6 dipilih sebagai tempat Program Pengalaman Lapangan oleh program pascasarjana matematika dan sekaligus sebagai lokasi penelitian karena mahasiswa memiliki kemampuan yang berbeda dalam pembelajaran dan sistem pengajaran dosen, mengutamakan kemampuan mahasiswa dalam pemecahan masalah sesuai dengan bidangnya masing-masing. pemahaman dan penalaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk mengungkap gejala secara holistik secara kontekstual (secara menyeluruh dan sesuai konteks/sebagaimana adanya) melalui pengumpulan data dari setting alam sebagai sumber langsung dengan instrumen penelitian kunci itu sendiri. Kemampuan berpikir analogi siswa terdiri dari 3 siswa dengan mata pelajaran 1, 2, dan 3. Berpikir analogi, siswa dalam berpikir analogi mampu melalui semua tahapan berpikir yaitu tahap encoding, mampu mengidentifikasi ciri-ciri atau struktur dari masalah, pada tahap inferring mampu menemukan pola dan memecahkan masalah. sumber masalah dengan benar, pada tahap pemetaan mampu menemukan pola dan jawaban atas masalah sasaran (dalam memecahkan masalah sasaran, menggunakan konsep yang sama dengan sumber masalah), dan pada tahap penerapan, mampu memilih jawaban yang tepat dengan rumus yang sesuai
IMPLEMENTASI VISI, MISI DAN PROGRAM RAUDHATUL ATHFAL AL-BAROKAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Hilmi Luthfiyah; Kartika Hanifah; Abd Rozak
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.6742

Abstract

This study aims to describe the implementation of the vision, mission, and work program in improving the quality of learning at RA Al-Barokah, Bogor Regency. The approach used is descriptive qualitative with interview techniques and documentation studies. The results of the study indicate that the institution's vision and mission are implemented through learning programs, teacher and education staff development, and supporting programs such as extracurricular activities, parenting, and infrastructure. This implementation has a positive impact on improving the quality of the learning process, teacher competency, and student development according to RA national standards. Success is supported by the leadership of the RA head, foundation support, and parental involvement, although there are still obstacles such as limited resources and regulatory changes. The strategy implemented at RA Al-Barokah has the potential to become a model for quality improvement for other RA institutions, provided there is commitment and cooperation between parties.
Pengaruh Model Pembelajaran Talking Stick terhadap Kemampuan Menulis Pantun Siswa Kelas Vii Smp Trampil Jakarta Abd Rozak; Siti Haryanti, Ade; Sudrajat, Yayan
Jurnal Profesi Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpp.v4i2.27371

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of using the Talking Stick learning model on the ability to write pantun of class VII students of SMP Trampil Jakarta. The research method used is an experimental method with a post-test only control group design. The population was 102 students, the number of samples used in this study was 56 students, using a random sampling technique, the instrument used in this study was an assessment sheet. The results of this study indicate that based on the calculation of SPSS version 25 that the p value <0.001 or p value <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted, meaning that there is a significant effect in using the Talking Stick learning model on the ability to write pantun of class VII students of SMP Trampil Jakarta, because with this learning model it produces a higher average value of 81 compared to the average value of learning outcomes using the Jigsaw learning model of 68.