Siti Ngaisah
UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN PREPOSISI DAN PUNGTUASI DALAM KARANGAN NARASI SISWA Rodiya Sugiarti; Siti Ngaisah
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 10 No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.131 KB) | DOI: 10.32678/primary.v10i02.1284

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesalahan preposisi dan pungtuasi dalam karangan narasi siswa kelas IV SDN II Sarabau. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah buku-buku referensi dan hasil karangan narasi siswa kelas IV SDN II Sarabau. Teknik pengumpulan data yang dilakukan seperti observasi, wawancara, dokumen, dan triangulasi. Dengan metode dan teknik pengumpulan data ini maka dapat diketahui kesalahan preposisi dan pungtuasi dalam karangan narasi siswa. Kedudukan preposisi dan pungtuasi dalam kalimat sangat berkaitan dengan kata lain dan frase atas kalimat. Bukan hanya penggunaan bahasa yang baik dan benar saja, tetapi peraturan-peraturan yang sesuai dengan kaidah Ejaan Yang Disempurnakan perlu digunakan dan diperhatikan, khususnya dalam penempatan pungtuasi yang tepat dan diaplikasikan melalui penulisan karya sastra, seperti karangan narasi. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa analisis kesalahan preposisi dan pungtuasi dalam karangan narasi siswa kelas IV SDN II Sarabau, terdapat 122 penggunaan preposisi dan 213 penggunaan pungtuasi dari 33 karangan siswa. Peneliti menemukan kesalahan dalam penempatan dan penggunaannya sebanyak 9 preposisi dan 34 pungtuasi dari 33 karangan narasi siswa.
Peningkatan Nilai Sikap Kebhinekaan Melalui Model Pembelajaran Value Clarification Technique di SMKN 4 Kota Tangerang Selatan Muhammad Faruki; Siti Ngaisah
Teacher Professional Education Journal Vol. 1 No. 01 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/tpej.v1i01.11922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan nilai sikap kebhinekaan melalui model pembelajaran VCT (Value Clarification Technique) di SMKN4 Kota Tangerang Selatan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yang terdiri atas empat tahapan yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Salah satu jenjang penting dalam upaya penanaman nilai kebhinekaan siswa terdapat pada masa usia Remaja. Hasil penelitian ini yaitu pada pertemuan pertama pembelajaran diikuti oleh 20 siswa, dengan jumlah skor keseluruhan pertemuan 1 mencapai 190 poin, lalu pada pertemuan 2 masing- masing indikator meningkat menjadi 222 poin hingga pada pertemuan 3 memperoleh jumlah skor keselurhan sebesar 246 poin. Sehingga persentase nilai sikap kebhinekaan siswa sudah terlihat meningkat dibanding dengan prasiklus, yaitu menjadi 54,8% dengan kategori baik, namun dikarenakan hasil persentase belum mencapai kriteria keberhasilan dimana persentase nilai sikap kebhinekaan siswa dalam proses pembelajaran harus mencapai 70% dengan kriteria baik. Oleh sebab itu, dilanjutkannya upaya perbaikan pada siklus II. Pada siklus II setelah adanya perbaikan mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada siklus II dibanding siklus I, hal ini terlihat perolehan masing- masing indikator yang meningkat dari pertama, kedua hingga pertemuan ketiga.
MEMBANGUN LITERASI KEAGAMAAN BAGI PESERTA DIDIK DI MADRASAH Tubagus Syihabudin; Eneng Muslihah; Siti Ngaisah; Hasbullah
AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/475dxv48

Abstract

In today's digital era, social patterns among students at MAN 1 and MAN 2 Serang City are no longer limited to the real world but have also expanded into cyberspace. Cyberspace has a powerful force capable of moving people in either a constructive or destructive direction. Unfortunately, it cannot be denied that social interactions among students are now increasingly concerning. One of the main causes of this condition is the low awareness of religious literacy among students. In general, literacy refers to a person's ability to understand and interpret language symbols, both spoken and written. Building religious literacy encompasses two main aspects: reading and writing skills. The main focus of this study is to explore the philosophical aspects that underlie the importance of building religious literacy and to understand its implications in students' lives. This study used a qualitative approach that relies on analysis of library sources. Building religious literacy is a dynamic idea and has a significant impact in various aspects, such as the use of digital media in the classroom and madrasah environments. Therefore, building religious literacy is expected to equip students with various important skills, including critical, visual, media, and multilingual literacy.