Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Nilai Karakter pada Buku Siswa Tematik Kelas IV Tema Indahnya Keragaman di Negeriku Subtema Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku Muhlis Muhlis; Felya Oktaviyanti; Sukriadi Sukriadi; Kusdar Kusdar; Iksam Iksam
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.337 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i2.5191

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai karakter kepada siswa, salah satunya melalui buku siswa. Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) memiliki 5 nilai karakter yang terdiri dari Religius, Nasionalisme, Mandiri, Gotong Royong, dan Integritas. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian analisis deskriptif. Data yang diambil dalam penelitian ini adalah teks bacaan yang mengandung nilai karakter sesuai dengan PPK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pada buku siswa tematik Tema Indahnya Keragaman di Negeriku Subtema Indahnya Persatuan dan Kesatuan Negeriku, semua nilai karakter utama PPK ditemukan sebanyak 41 nilai karakter. Nilai tersebut antara lain, nilai religius sebanyak 10 karakter, nilai nasionalisme sebanyak 20 karakter, nilai mandiri sebanyak 2 karakter, gotong royong sebanyak 2 karakter, dan nilai integritas sebanyak 7 karakter. Pada buku siswa tersebut nilai karakter yang paling mendominasi yaitu nilai nasionalisme. Keberadaan nilai karakter dalam teks bacaan buku siswa tidak merata dan tidak seimbang, terlihat dari adanya karakter yang lebih dominan dan lebih sedikit serta masih terdapat beberapa indikator dari nilai karakter yang belum terpenuhi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semua nilai karakter utama PPK ditemukan sebanyak 41 nilai karakter pada teks bacaan dalam buku siswa tematik.
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT MEMBACA PERMULAAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR Mohammad Ilyas; Luh Budiarti; Iksam Iksam; La Djangka
Jurnal Elementary:Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 5, No 2: Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/elementary.v5i2.10690

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakmampuan siswa dalam membaca permulaan.Tujuan Penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan dan menganalisis kesulitan-kesulitan siswa dalammembaca permulaan pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas IB SD Negeri 007 SamarindaUlu Tahun Pembelajaran 2020/2021; 2) Mendeskripsikan dan menganalisis faktor-faktorpenghambat membaca permulaan pada pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IB SD Negeri007 Samarinda Ulu Tahun Pembelajaran 2020/2021; dan 3) Mendeskripsikan dan menganalisismengenai solusi untuk mengatasi kesulitan membaca permulaan pada pembelajaran bahasaIndonesia siswa kelas IB SD Negeri 007 Samarinda Ulu Tahun Pembelajaran 2020/2021. Jenispenelitian ini adalah penelitian kualitatif, penelitian ini Tempat penelitian di SDN 007 SamarindaUlu pada semester genap tahun pembelajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini adalahseorang guru, enam orang siswa, dan orang tua siswa kelas IB. Sumber data utama dari hasilobservasi, tes dan wawancara, sedangkan sumber sekunder dari dokumentasi nilai ulangan siswadan buku penunjang belajar membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalamikesulitan membaca permulaan tertinggi pada aspek kelancaran membaca nyaring danpemahaman bacaan sebesar 41,66%, aspek menyebutkan nama gambar sesuai teks sebesar45,83%, aspek membaca kata 54,16%, dan aspek mengenal huruf 70,83%. Hasil wawancaramenunjukkan faktor-faktor penghambat dalam membaca permulaan disebabkan karenakurangnya minat belajar membaca siswa, siswa tidak menempuh TK, serta kurangnya dukunganorang tua. Solusi dalam mengatasi masalah tersebut antara lain guru memberikan jam tambahandan memberikan perhatian khusus bagi siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan,menjadikan huruf sebagai bahan nyanyian, dan menggunakan media pembelajaran yang dapatmemunculkan minat belajar membaca misalnya menggunakan Media Pembelajaran Kartu Kata.
PELATIHAN MEMBUAT GAME EDUKASI BERBASIS ANDROID BAGI GURU SEKOLAH DASAR Iksam Iksam; La Djangka; Mustamiroh Mustamiroh; Kusdar Kusdar
Jurnal Pengabdian Kreativitas Pendidikan Mahakam (JPKPM) Vol. 2 No. 1 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.469 KB) | DOI: 10.24903/jpkpm.v2i1.1062

Abstract

Penggunaan ponsel pintar (smartphone), Ipad, Tablet PC, dan lain sejenisnya dalam kehidupan sehari-hari kian marak (Putra, 2016). Mulai merek populer hingga biasa saja, serta yang mutahir hingga yang simpel makin santer digunakan. Bermacam alibi jadi magnet untuk seluruh golongan dalam penggunaanya. Ringan, gampang dibawa, instan jadi alibi utama konsumsinya. Tidak hanya itu, Ada banyak fitur permainan yang tidak cuma untuk hiburan bermain, tetapi telah banyak permainan untuk mengasah energi pikir serta logika yang bisa memperkenalkan materi supaya lebih menarik buat diterima serta dimengerti oleh anak yang masih dalam usia sekolah dasar. Anak umur 6 tahun terletak dalam masa keemasan pertumbuhan otak mereka. Dalam umur ini, mereka terletak pada masa perkembangan serta pertumbuhan yang sangat pesat baik raga ataupun mental. Oleh sebab itu, penulis mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik pelatihan pembuatan game edukasi berbasis android, dengan membuat permainan edukasi yang berbasis sistem operasi Android dengan harapan peserta didik bisa langsung memakai aplikasi game tersebut serta mendapatkan pengetahuan lebih banyak dan merubah pola belajar supaya tidak jenuh dan bosan. Pelatihan diselenggarakan selama 2 hari pada hari Senin dan Selasa pada tanggal 30 & 31 bulan Mei 2022. Pelatihan ini diadakan menggunakan platform Zoom Meeting agar dapat menjangkau peserta yang lebih luas. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan dengan peserta pelatihan dapat disimpulkan beberapa hal yaitu para peserta dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam merancang dan membuat media pembelajaran yang menarik bagi peserta didik di sekolah dasar, sehingga peserta mampu merancang media pembelajaran berupa game edukasi berbasis android yang dapat diinstal dan diaplikasikan melalui gadget android yang dimiliki.
Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi dengan Media Gambar Berseri dalam Pembelajaran Online La Djangka; Lilis Angreani Astuti; Iksam Iksam; Sukriadi Sukriadi; Warsinah Warsinah
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi)
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4157.593 KB) | DOI: 10.36418/japendi.v2i12.532

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis narasi pada siswa. Tujuan: Objek penelitian ini adalah keterampilan siswa menulis narasi dengan media gambar berseri. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester I tahun pembelajaran 2020/2021, dengan dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan secara online. Metode: Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan tes. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan rata-rata dan persentase. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kondisi awal adalah 52,60 dengan persentase ketuntasan belajar siswa 36%, kemudian pada siklus I mengalami peningkatan sebesar 18% dari nilai pada pra siklus dengan nilai rata-rata kelas 70,18 dengan persentase ketuntasan 54% predikat rendah. Kemudian pada siklus II meningkat kembali sebesar 46% dari nilai pada pra siklus, dengan nilai rata-rata kelas 79,40 dengan persentase ketuntasan 82% predikat tinggi. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan menulis narasi dengan media gambar berseri dalam pembelajaran online pada siswa kelas V SDN 007 Samarinda Ulu tahun pembelajaran 2020/2021.
The Effect of Contextual Teaching and Learning Model on Students’ Critical Thinking Skills in Class V Science and Technology Subjects Mustamiroh Mustamiroh; Nur Isnania; Tri Wahyuningsih; Iksam Iksam; Ramli Buhari
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 9 No 2 (2025): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v9i2.8773

Abstract

This study is based on the lack of critical thinking skills of class V students of SDN 004 Samarinda Ilir. One of the skills needed by students is the ability to think critically in learning. However, the learning model in schools that is less varied is still often applied by teachers, so that students' abilities are not optimally developed, especially in the subject of science and natural sciences. The purpose of this study was to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking skills in the subject of science and natural sciences of Class V SDN 004 Samarinda Ilir in the 2024/2025 academic year. This type of research uses a quantitative method with an experimental research type. The design used is Quasi Experimental with the Nonequivalent Control Group Design model. The study population consisted of all class V students of SDN 004 Samarinda Ilir, with a sample size of 56 people divided into control classes and experimental classes. The instruments used included 16 multiple-choice questions as test instruments, as well as documentation of learning activities as non-test instruments. The data analysis techniques applied include normality test, homogeneity test, and hypothesis test with Independent Sample t-test, because the research data is normally distributed and homogeneous, and N-Gain Test. The results of the hypothesis test research using the Independent Sample t-test showed a Sig. (2-tailed) value of 0.000 for the experimental and control classes. Based on the Independent Sample t-test decision-making criteria, if the Sig. (2-tailed) value <0.05 then H0 is rejected and H1 is accepted, so there is an influence of the Contextual Teaching and Learning (CTL) learning model on students' critical thinking skills in the science subject of class V SDN 004 Samarinda Ilir in the 2024/2025 academic year. The increase in critical thinking skills in the experimental group was 0.36 and was included in the moderate category.