Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Diameter dan Kedalaman Kawah Bulan Muhammad Hidayat; Leo Hermawan; Riskiyan Hadi; Hariyadi Putraga; Arwin Juli Rakhmadi Butar-Butar
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 6, No 1 (2021): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/must.v6i1.7547

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dilakukan dengan tujuan untuk mengukur secara tidak langsung diameter dan kedalaman kawah bulan yang diperoleh saat pengamatan Bulan. Penelitian ini dilakukan di Observatorium Ilmu falak Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara  dengan menggunakan teleskop William Optics Gt 102, Mounting iEQ45 Pro Kamera CCD QHY 5-II dan Canoon 600D. Penelitian ini fokus pada pengamatan kawah di Bulan, menentukan ukuran diameter dan kedalamannya pada basis foto dan perhitungan sederhana dengan beberapa penyederhanaan matematis. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari penelitian, didapat nilai untuk diameter (d) dan kedalaman (h) untuk kawah bernama Tycho yaitu  d=102,95; h=6,6. Copernicus d=110,14; h=5,4. Schiller d=28,98; h=8,6. Kepler d=178,82; h=3,8 dengan tingkat kesalahan pengukuran 2%.
The Effect of the Installation Angle of the Sky Quality Meter on the Night Sky Brightness and the Beginning of the Fajr Prayer Time Abu Yazid Raisal; Muhammad Hidayat; Leo Hermawan; Arwin Juli Rakhmadi
Indonesian Review of Physics (IRiP) Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/irip.v3i2.2074

Abstract

Measuring the brightness of the night sky and determining the start of Fajr prayer times can be done using SQM. Observations were made at OIF UMSU with coordinates 3o 34' 55.06" N and 98o 43' 17.09" E. The sky brightness was measured using three SQMs mounted facing the zenith, eastern horizon, and western horizon. The night sky brightness values for SQM directed to the zenith, eastern horizon, and western horizon are 18.23 mpsas, 15.82 mpsas, and 15.47 mpsas. The beginning of fajr prayer time produced by SQM is after the beginning of fajr prayer time obtained using the Accurate Times concerning the Sun's altitude 18o below the horizon. The difference obtained by SQM directed to the zenith, eastern horizon, and western horizon is 29.5 minutes, 36.7 minutes, and 39.5 minutes. In other words, the beginning of Fajr prayer time used in Indonesia is earlier than it should be.