Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS ASPEK LEKSIKAL DAN GRAMATIKAL PADA LIRIK LAGU “REK AYO REK” DARI JAWA TIMUR Putri ayu Lestari; Novi ida Yanti Marbun; Siti Nurmadina; Siti Erna Simanullang; Frinawaty Lestarina Barus
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.124-132

Abstract

Penelitian ini dibuat untuk melihat apa saja aspek leksikal dan gramatikal pada lirik lagu “rek ayo rek” yang berasal dari Jawa Timur, penelitian ini dilakukan selama 3 bulan dengan menggunaan Teknik pengumpulan data deskriptif kualitatif dan Teknik analisis data yaitu digunakan seperti: catatan temuan fenomena di lapangan, Menelaah, Mendeskripsikan data dan Membuat analisis. Terlebih dahulu kita harus dapat memahami apa itu aspek leksikal dan gramatikal. Aspek leksikal yaitu kata yang belum mengalami proses penambahan imbuhan dan kata yang belum di gabungkan dengan kata-kata yang lain. Sedangkan aspek gramatikal merupakan makna yang muncul pada kata dalam sebuah kalimat yang telah disesuaikan dengan struktur atau susunan unsur-unsur bahasa. Berdasarkan penelitian pada lagu daerah jawa timur yang berjudul Rek Ayo Rek dapat ditemukan beberapa aspek leksikal yaitu Repetisi epizeuksis, repetisi anafora, kolokasi (sanding kata), dan metonimia. Sedangkan aspek gramatikal yang ditemukan pada lagu ini yaitu Pengacuan (referensi) yang terdiri dari: Persona, demonstratif, dan komparatif, serta Penyulihan.
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA PADA DONGENG "RAJA PALSU" KARYA PRIH SUHARTO Alvira Widari; Putri Ayu Lestari; Zuhriah Umi Kalsum
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.110-116

Abstract

Karya sastra sangat bermanfaat bagi kehidupan, karena karya sastra dapat memberi kesadaran kepada pembaca tentang kebenaran hidup, walaupun dituliskan dalam bentuk fiksi. Karya sastra sendiri berawal dari permasalahan sosial masyarakat sehingga saat menikmati suatu karya sastra sering dijumpai nilai-nilai sosial yang terkandung di dalamnya. Salah satu pendekatan sastra yang dapat mengkaji kehidupan masyarakat adalah sosiologi sastra. Kajian sosiologi selalu mengaitkan antara karya dengan masyarakat pendukungnya, masyarakat sumbernya, masyarakat tujuannya, dan masyarakat pengarangnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah yang aktual. Adapun nilai moral yang ditemukan dalam dongeng raja palsu karya prih suharto yaitu keserakahan, berpikir cerdik, dan mengakui kesalahan. 
ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN SEKOLAH DASAR DI SDN 104202 BANDAR SETIA Najwa Utami Humaira; Nayla Arifa Rayhan; Putri Ayu Lestari; Putri Sabatini Br Tarigan; Fitriani Meslin Br Ginting; Agum Budianto
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8490

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berperan dalam manajemen sekolah dasar di SDN 104202 Bandar Setia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memegang peranan strategis melalui pelaksanaan supervisi akademik yang menekankan pembinaan guru, pengelolaan kurikulum yang fleksibel terutama pada masa peralihan menuju Kurikulum Merdeka, serta penguatan kompetensi guru secara kontinu melalui berbagai pelatihan dan kegiatan komunitas belajar. Dalam aspek sarana prasarana dan keuangan, meskipun masih terdapat sejumlah keterbatasan, sekolah mampu menerapkan manajemen yang transparan, partisipatif, dan responsif dengan melibatkan guru dan komite sekolah serta memastikan penggunaan dana BOS tetap akuntabel. Hubungan sekolah dengan masyarakat pun terbangun secara positif melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat dukungan eksternal bagi penyelenggaraan pendidikan. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola sekolah yang kolaboratif, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, meskipun masih menghadapi kendala terkait waktu dan keterbatasan sumber daya.