Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

MAKNA ESTETIKA LIRIK LAGU TAHUN 1980-AN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER REMAJA: PENDEKATAN WACANA KRITIK Tarida Ilham Manurung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 5, No 2 (2020): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v5i2.190-202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Makna Estetika Lirik Lagu Tahun 1980-an dan Tahun 2010-an Dalam Pembentukan Karakter Remaja: Pendekatan Wacana Kritik” Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Sumber data penelitian adalah lirik lagu tahun 1980-an dan 2010-an yang berupa kata-kata dan tindakan makna estetika yang bertujuan dalam pembentukan karakter remaja yang langsung diteliti terhadap remaja yang berada di daerah kecamatan Kisaran Barat.  Teknik pengumpulan data dengan menggunakan survey langsung ke lapangan serta wawancara langsung dengan remaja yang berada di Kecamatan Kisaran Barat. Berdasaran hasil penelitian tentang “Makna Estetika Lirik Lagu Tahun 1980-an dalam Pembentukan Karakter Remaja: Pendekatan Wacana Kritik” bahwa Lirik lagu tahun 1980-an lebih memiliki kualitas, enak didengar, liriknya lebih sopan dan estetika/keindahanya lebih tinggi. Sedangkan lirik lagu tahun 2010-an lebih kasar, terlalu vulgar, bebas, nilai estetika yang rendah, penggunaan pengulangan kata-kata yang tidak efektif dalam sebuah karya lirik lagu. Pembentukan karakter remaja lirik lagu dapat mempengaruhi jalannya psikolingis para remaja dengan mengajarkan bahwa komunikasi santun berbudi setia bertutur kata saling menjaga satu sama lain dapat menjadikan hidup lebih terarah sehingga akan terbentuk mental yang peka pula terhadap proses berkehidupan baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
Analisis Makna Ujaran Hero dalam Game Mobile Legends “Bang Bang” serta Dampaknya bagi Generasi Z dalam Kajian Pragmatik Raisa Ananda Br. Purba; Tarida Ilham Manurung
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39284

Abstract

Kajian tentang makna ujaran (voice lines) hero dalam game Mobile Legends: Bang Bang melalui perspektif pragmatik serta dampaknya terhadap generasi Z masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk tindak tutur dan implikatur dalam ujaran hero serta mengetahui pemaknaan pemain generasi Z terhadap ujaran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 20 hero dan 5 informan generasi Z. Data dikumpulkan melalui teknik simak catat, dokumentasi, dan wawancara, lalu dianalisis dengan reduksi data, klasifikasi, analisis tindak tutur dan implikatur, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh voice line hero mengandung tindak tutur lokusi, ilokusi, perlokusi, dan implikatur, dengan temuan ilokusi berupa motivasi, nasihat, peringatan, sindiran, ajakan, dan larangan. Hasil wawancara mengungkap bahwa informan awalnya menganggap voice line hanya sebagai hiburan, namun setelah dijelaskan tentang pragmatik mereka menyadari adanya makna tersirat yang memengaruhi motivasi dan cara berpikir. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pragmatik dalam ranah bahasa digital serta menunjukkan bahwa game tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sarana penyampaian pesan kehidupan dan pembelajaran bahasa. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi teoretis bagi literatur pragmatik dan rekomendasi praktis bagi pendidik serta generasi Z dalam menyikapi bahasa digital.
ANALISIS NILAI KEMANUSIAAN NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA SALIKHA CHUDORI SERTA RELEVANSINYA DALAM PEMBENTUKAN PENDIDIKAN KARAKTER GENERASI Z KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA WELLEK & WARREN Intan Ida Ambarita; Tarida Ilham Manurung
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 11, No 2 (2026): LINGUISTIK : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v11i2.269-275

Abstract

Adanya analisis nilai kemanusiaan dalam sebuah karya sastra akan memudahkan pembaca khususnya atau masyarakat pada umumnya untuk memahami, dan mengenal nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam karya sastra. Nilai-nilai kemanusiaan menjadikan novel laut bercerita sebagai salah satu sumber edukatif yang efektif dalam pembentukan karakter, termasuk bagi generasi muda khususnya generasi Z. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Hasil analisis dan pembahasan mengenai nilai kemanusiaan dalam novel Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori serta relevansinya dalam pembentukan karakter Generasi Z dengan menggunakan kajian sosiologi sastra Wellek dan Warren, dapat disimpulkan bahwa novel Laut Bercerita mengandung nilai-nilai kemanusiaan yang kuat dan kompleks. Nilai-nilai tersebut meliputi keadilan, kasih sayang, toleransi dan saling menghargai, empati, kerja sama, rela berkorban, serta kepedulian sosial. Selain itu juga mendukung pengembangan karakter Generasi Z agar menjadi generasi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan berwawasan kemanusiaan.
Pendampingan Pendaftaran Lokasi Usaha pada Google Maps dan Penguatan Branding bagi Pelaku UMKM di Desa Mangkai Baru: Pengabdian Bima Hardi; Anshari Putra; Anita Ramadona; Tarida Ilham Manurung; Hardiansyah Putra; Desta Akasta
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7481

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa melalui pengembangan ekonomi berkelanjutan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mangkai Baru, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara. Analisis situasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM masih menggunakan metode pemasaran konvensional dan memiliki keterbatasan literasi digital, sehingga lokasi usaha mereka sulit ditemukan oleh konsumen di luar daerah dan visualisasi produk kurang memiliki daya saing. Metode pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, serta pendampingan langsung (door-to-door) selama 13 hari. Luaran dari program ini mencakup pendaftaran 16 lokasi usaha baru pada platform Google Maps, pembuatan situs web sederhana, pemanfaatan media sosial serta e-commerce marketplace, dan modernisasi identitas merek (branding) melalui pembuatan logo usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman literasi digital pelaku usaha secara signifikan, perluasan visibilitas digital (digital presence), serta penguatan daya tarik visual produk. Melalui digitalisasi ini, diharapkan UMKM di Desa Mangkai Baru mampu memperluas jaringan pasar, membangun kepercayaan konsumen, dan berkontribusi secara nyata terhadap penguatan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA CANVA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GURU DI UPTD SDN 016532 PUNGGULAN Rahma Yunita Ansi; Tarida Ilham Manurung; Tri Nur Sefti Fatonah Sitorus; Ade Julia; Amanda Luthfia Zahra; Alsya Dwiva Amri
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v4i2.2435

Abstract

Abstract: Canva training is part of the school’s efforts to improve learning through the use of technology. This research analyzes the process of implementing Canva training in schools, from planning to implementation and evaluation. Research shows that Canva training is effective when supported by school involvement, the availability of appropriate facilities and infrastructure, and ongoing professional support. Canva training is also a model for other schools in improving the quality of learning through the use of technology. This PkM activity is carried out using lecture methods, discussions and question and answer sessions, and in the end will be evaluated using Google Forms. The method used aims to achieve maximum activity. Both in terms of obtaining teaching materials, training and the ability of all teachers to immediately understand and put into practice the knowledge they have acquired. Keyword: learning media; canva application;teacher.  Abstrak: Pelatihan Canva merupakan bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi. Penelitian ini menganalisis proses pelaksanaan pelatihan Canva di sekolah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan evaluasi. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Canva efektif bila didukung oleh keterlibatan sekolah, ketersediaan sarana dan prasarana yang sesuai, dan dukungan profesional yang berkelanjutan. Pelatihan Canva juga menjadi model bagi sekolah lain dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi. Kegiatan PkM ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab, dan pada akhirnya akan dievaluasi menggunakan Google Forms. Metode digunakan bertujuan untuk mencapai aktivitas yang maksimal. Baik dari segi perolehan bahan ajar, pelatihan maupun kemampuan seluruh  guru untuk langsung memahami dan mempraktekkan ilmu yang diperolehnya. Kata kunci: media pembelajaran; aplikasi canva; guru.
Hubungan Konflik Batin dan Nilai Altruistik Tokoh Utama dalam Film 1 Kakak 7 Ponakan: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Indri Anggraini; Tarida Ilham Manurung; Rendi Amanda
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 14 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/xmz24j48

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya kajian film Indonesia yang menganalisis hubungan antara konflik batin dan nilai altruistik secara terpadu dalam perspektif psikologi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik batin, nilai altruistik, serta hubungan keduanya dalam film 1 Kakak 7 Ponakan karya Yandy Laurens berdasarkan perspektif psikologi humanistik Abraham Maslow. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data penelitian berupa dialog, narasi, dan adegan dalam film yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 9 data konflik batin yang berpusat pada pertentangan antara kebutuhan aktualisasi diri dan kebutuhan cinta serta kasih sayang dalam hierarki kebutuhan Maslow, serta 8 data nilai altruistik yang menunjukkan perkembangan sikap pengorbanan hingga mencapai tahap transendensi diri. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai altruistik lebih dominan muncul sebagai respons terhadap konflik batin tokoh. Hubungan keduanya bersifat dialektis, yaitu konflik batin berfungsi sebagai pemicu, sedangkan nilai altruistik menjadi bentuk penyelesaian yang mendorong tokoh menuju transendensi diri.