Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBAIKAN KEMASAN PADA DENDENG JANTUNG PISANG PADA ASOSIASI WANITA TANI (ASWATA) DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN Winda Sartika; Elfi Rahmi; Ida Indrayani; Rahmi Wati; Amna Suresti
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (953.763 KB)

Abstract

Dendeng merupakan salah satu produk panganan yang bisa bertahan lama jika dikemas dengan baik dan benar. Kegiatan pengabdian ini bertujuan 1) Memberikan pengetahuan pada mitra tentang manajemen usaha yang baik, 2) Meningkatkan omset penjualan dan pendapatan produsen dendeng jantung pisang melalui perbaikan pengemasan produk. Mitra berlokasi di Kabupaten Padang Pariaman yang tergabung dalam Asosiasi Wanita Tani (ASWATA) Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kegiatan  ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2017. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan pengaruh yang positif terhadap mitra. Pengetahuan tentang manajemen usaha yang baik bagi usaha sangat menarik bagi mitra sehingga terjadi diskusi yang aktif antara pengabdi dan mitra. Setelah dilakukan perbaikan pengemasan dendeng jantung pisang, KWT Kebersamaan mendapatkan banyak pesanan dendeng sehingga omzet penjualan yang biasanya 5 kg/produksi sekarang menjadi 8-10 kg/produksi. Kemasan dendeng jantung pisang yang diberikan berupa kemasan aluminium foil yang dikombinasikan dengan plastik transparan serta label yang menarik.
Initial approaches to develop the business capacity of Bondo Bakery, a homemade bakery producer in Padang Aronal Arief Putra; Elfi Rahmi; Vitania Yulia; Afriani Sandra
Warta Pengabdian Andalas Vol 32 No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jwa.32.2.215-221.2025

Abstract

A community engagement initiative was conducted with Bondo Bakery, a local homemade bakery producer in Padang. The goal was to assess the bakery's current conditions and explore ways to enhance its business capacity. Activities included visits to the processing room, focus group discussions, product development for premium variants, training for home industry food production, and technical support for MSME business permit registration. These efforts aimed to establish foundational steps for identifying necessary improvements related to the processing room, expanding the range of bakery products to include options enriched with animal products, mapping the competitive landscape to inform strategic planning, and enhancing knowledge of food production practices—including good manufacturing practices (GMP), food quality and safety, and relevant regulations in the food sector. Furthermore, assistance in acquiring a business permit was provided. In conclusion, these collaborative actions have positively contributed to strengthening the business capacity of the enterprise.
EMPOWERMENT OF FARMER WOMEN GROUPS THROUGH STRENGTHENING THE ORGANIZATION, LEGALITY, AND DEVELOPMENT OF LIVESTOCK AGRIBUSINESS IN BUNGUS BARAT VILLAGE, PADANG CITY Dwi Yuzaria; Elfi Rahmi; Winda Sartika; Fitrini fitrini; Muhammad Ikhsan Rias; Ida Indrayani; Nurhayati Lukman; Amna Suresti; Rahmi Wati; Fitrimawati Fitrimawati
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 03 (2026): JUNI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kemampuan agribisnis Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Bersama di Kelurahan Bungus Barat, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Program dilaksanakan selama enam bulan (Juli–Desember 2025) dengan melibatkan 22 anggota KWT. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, pendampingan partisipatif, dan konsultasi berkelanjutan melalui grup WhatsApp. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup penguatan dinamika kelompok, penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), pendampingan legalitas dan registrasi Simluhtan, pelatihan pengolahan telur asin, nugget ayam, dan produk olahan ikan, serta penyuluhan sistem pertanian terintegrasi padi–sapi–itik. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata tingkat pengetahuan peserta meningkat dari 47,64 ± 1,07 menjadi 81,13 ± 1,34 atau sebesar 70,28%. Selain itu, kelompok berhasil menyusun AD/ART dan menyelesaikan registrasi Simluhtan. Program ini efektif dalam memperkuat kelembagaan kelompok, meningkatkan kapasitas agribisnis, serta mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan.