Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KINERJA MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DI ERA DISRUPSI Rustandi Rustandi
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol 10 No 2 (2019): Vol.10 No.2 Juni 2019
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v10i2.1653

Abstract

Saat ini tuntutan untuk melakukan perubahan dan penyesuaian yang dilakukan oleh berbagai kalangan organisasi publik maupun bisnis semakin komplek, dinamis dan dihadapkan pada berbagai ketidakpastian lingkungan. Keadaan ini menuntut organisasi harus berkompetisi untuk bisa menang, melakukan inovasi yang beyond-disruption, menciptakan pasar baru tanpa perlu bersaing dengan yang sudah ada, tanpa harus mengalahkan siapapun. Mensikapi segala perubahan dan permasalahan yang terjadi saat ini memang tidak mudah, tetapi faktor determinannya adalah organisasi berusaha untuk membangun kinerja manajemen sumber daya manusia. Karena permasalahan kinerja manajemen sumber daya manusia merupakan permasalahan internal organisasi, hal ini memerlukan perubahan dan mutlak dilakukan dalam rangka mengantisipasi terhadap perubahan yang dilakukan organisasi untuk berkompetisi serta berinovasi sehingga menuntut bersikap profesonal, cepat dan responsif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk meningkatkan kredibilitas organisasi diperlukan perspektif baru dalam mengelola kinerja sumber daya manusia, seperti organisasi menyelenggarakan diklat diarahkan untuk meningkatkan keahlian dan kecakapan pegawai yang memberikan pemahaman dan penguasaan kompeteni di bidang informasi teknologi, hal ini penting untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas SDM dimasa mendatang.
ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESEHATAN TERHADAP EFEKTIVITAS ORGANISASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PASIEN RAWAT JALAN DAN INAP ( STUDI PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ) Rustandi Rustandi
Kebijakan : Jurnal Ilmu Administrasi Vol 12 No 1 (2021): Vol.12 No.1 Januari 2021
Publisher : Program Magister Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, Pascasarjana, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/kebijakan.v12i1.3483

Abstract

Masalah pelayanan pasien rawat jalan dan inap merupakan masalah yang sangat urgen karena dalam penanganan dan pengelolaannya memerlukan keterampilan kecekatan bahkan biaya peralatan medis yang tinggi. Karena itu pelayanan pasien rawat jalan dan inap di Rumah Sakit Umum Daerah yang lebih efektif merupakan suatu keharusan, Berdasarkan data dari Rumah Sakit Umum Daerah, ternyata pelayanan pasien rawat jalan dan inap masih belum efektif, ini berarti pelayanan pasien rawat jalan dan inap di Rumah Sakit Umum Daerah belum sepenuhnya efektif. Studi ini berujuan untuk mengkaji bagaimana implementasi kebijakan kesehatan dan sejauh mana pengaruhnya terhadap efektifitas organisasi Rumah Sakit Umum Daerah dalam meningkatkan pelayanan pasien rawat jalan dan inap. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan kuantitatif serta mengacu pada teori implementasi kebijakan yang mempunyai empat komponen yaitu komunikasi, sumber daya, diposisi atau sikap para pelaksana dan struktur birokrasi. Keempat komponen dari teori implementasi kebijakan menjadi pilihan dalam mendampingi penelitian ini, srta sekaligus merupakan sub variabel bebas dari studi ini. Dalam penelitian ini ditentukan populasi dan sampel penelitian ini adalah pegawai pada Rumah Sakit Umum Daerah.. Pengambilan sampel menggunakan proporsional random sampling dengan ukuran sampel 122. Data primer diperoleh dengan menggunakan angket yang dirancang sesuai dengan keperluan penelitian dan observasi. Data sekunder diperoleh melalui studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi kebijakan kesehatan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas organisasi umah Sakit Umum Daerah dalam meningkatkan pelayanan pasien rawat jalan dan inap. Di lain pihak faktor disposisi atau sikap para pelaksana memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap efektivitas organisasi Rumah Sakit Umum Daehrah dalam meningkatkan pelayanan pasien rawat jalan dan inap.
FAKTOR DETERMINAN KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DESA KECAMATAN JATIWARAS KABUPATEN TASIKMALAYA Rustandi Rustandi; Ikrar Budi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 3 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i3.12227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kinerja BUMDes dalam meningkatkan produktivitas kerja masyarakat desa di Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Untuk menentukan sampel pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor determinan menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kinerja BUMDes. Hal ini dapat terlihat dari BUMDes Jatiwaras sebagain besar modal berasal dari dana desa dan pemerintah desa dapat ikut meningkatkan kinerja BUMDes. Hal ini dijelaskan terbatasnya sumber daya manusia dikarenakan kurangnya minat dan pengetahuan mengenai kinerja BUMDes, manajemen yang belum optimal dalam melaksanakan perencanaan dan pengawasan serta perlengkapan kantor yang belum mendukung. Sehingga kinerja para pengurus BUMDes tidak maksimal dalam bekerja dan pengembangan BUMDes pun akan terhambat. 
Pengaruh Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai di Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya M. Isya Abd Basith; Rustandi Rustandi; H. Ivan Dicksan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1918

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kualitas kepemimpinan yang mampu mengarahkan memotivasi, dan mengembangkan potensi pegawai sehinggatujuan organisasi dapat tercapai secaraefektif. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui besarnya pengaruhkepemimpinan terhadap kinerja pegawai di Kecamatan Sukarame KabupatenTasikmalaya. Penelitian menggunakanmetode kuantitatif dengan pendekatanasosiatif. Dalam penelitian ini, kinerja pegawaimerupakan variabel dependen (Y), sedangkankepemimpinan merupakan variabelindependent (X). Pengambilan sampeldilakukan secara purposive sampling, dan total responden sebanyak 77 orang, yaituseleuruh pegawai Kecamatan SukarameKabupaten Tasikmalaya. Teknik pengumpulandata dilakukan melalui observasi, studiPustaka, penyebaran kuesioner, sertadokumentasi. Analisis data menggunakanregresi linier sederhana, koefisiendeterminasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kepemimpinanberpengaruuh positif dan signifikan terhadapkinerja pegawai. Nilai koefisien determinasisebesar 41,9% menunjukkan bahwa variasikinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kepemimpinan, sedangkan 56,1% dipengaruhifaktor lain di luar penelitian ini. Hasil penelitianmembuktikan bahwa semakin baikkepemimpinan yang diterapkan, makasemakin tinggi pula kinerja pegawai dalammelaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Silvi Silpia; Rustandi Rustandi; Ade Iskandar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8821

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang menjadi prioritas pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pihak kecamatan, petugas puskesmas, kader posyandu, serta masyarakat yang terlibat dalam program percepatan penurunan stunting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah dilaksanakan melalui program sosialisasi, pemberian makanan tambahan, pemantauan tumbuh kembang balita, serta koordinasi lintas sektor. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kurang optimalnya koordinasi antar pelaksana kebijakan. Meskipun demikian, komitmen para pelaksana kebijakan dinilai cukup baik dalam mendukung keberlangsungan program penurunan stunting. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat agar implementasi kebijakan percepatan penurunan stunting di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Kata kunci: implementasi kebijakan, stunting, percepatan penurunan stunting.