Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

FAKTOR DETERMINAN KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS MASYARAKAT DESA KECAMATAN JATIWARAS KABUPATEN TASIKMALAYA Rustandi Rustandi; Ikrar Budi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 10, No 3 (2023): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v10i3.12227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor determinan yang mempengaruhi kinerja BUMDes dalam meningkatkan produktivitas kerja masyarakat desa di Kecamatan Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya. Pada penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dengan menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Untuk menentukan sampel pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode sampel jenuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor determinan menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kinerja BUMDes. Hal ini dapat terlihat dari BUMDes Jatiwaras sebagain besar modal berasal dari dana desa dan pemerintah desa dapat ikut meningkatkan kinerja BUMDes. Hal ini dijelaskan terbatasnya sumber daya manusia dikarenakan kurangnya minat dan pengetahuan mengenai kinerja BUMDes, manajemen yang belum optimal dalam melaksanakan perencanaan dan pengawasan serta perlengkapan kantor yang belum mendukung. Sehingga kinerja para pengurus BUMDes tidak maksimal dalam bekerja dan pengembangan BUMDes pun akan terhambat. 
SUMBER DAYA MANUSIA PADA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK Budijaya, M Ikrar
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 25 No 2 (2020): Vol. 25, No. 2, Desember 2020
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sehingga benar–benar menjunjung nilai–nilai demokrasi dan kemandirian yang berakar pada masyarakat setempat. Oleh karenanya pemerintah khususnya pemerintah daerah diharapkan dapat memahami dan memberikan perhatian pada sumber daya manusia dengan melalui pelatihan dan pengembangan yang akan meningkatkan mutu pelayanan publik di setiap sektor pelayanan publik, sehingga bagaimana cara melaksanakan pelayanan tersebut secara efisien dan efektif dan dapat mengukur kinerja pelayanan publik yang telah diberikan. Upaya perbaikan kualitas pelayanan dapat dilakukan dengan pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan-pelatihan teknis maupun teori dan menyusun model dan strategi pelayanan publik pada setiap unit organisasi pelayanan. Model dan strategi pelayanan yang lebih operasional dan implementatif sebagai suatu solusi perbaikan kualitas pelayanan publik ini juga merupakan cara untuk mempertemukan harapan masyarakat dan harapan penyedia pelayanan dalam mempertanggung jawabkan akuntabilitasnya kepada pemberi mandat atau kepada masyarakat secara langsung.
THE IMPACT OF REGIONAL AUTONOMY ON REGIONAL DEVELOPMENT Budijaya, M. Ikrar; Heryanto, Yanto
International Journal of Social Service and Research Vol. 4 No. 9 (2024): International Journal of Social Service and Research
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/ijssr.v4i9.1036

Abstract

The objective of this research is to analyze the impact of regional autonomy on regional development. This study aims to understand how the implementation of regional autonomy policies, which grant greater authority to local governments in managing resources and making decisions, influences various aspects of regional development. The research focuses on assessing the effectiveness of regional autonomy in improving the quality of public services, local economic growth, and equitable development. The research method employed in this study is literature review, involving the collection and analysis of data from various written sources such as books, journals, articles, and other relevant documents related to the research topic. Data analysis techniques are conducted through literature studies, where the researcher reviews, compares, and synthesizes information obtained from various sources. The results of this study indicate that the implementation of regional autonomy, which provides greater authority to local governments in managing regional affairs, has various positive impacts and challenges for regional development. The success of regional autonomy largely depends on the capacity of local governments to manage the given authority and synergy with the central government in achieving sustainable development goals.
Evaluasi Kebijakan dalam Pembangunan Perkotaan (Studi Tentang Penataan Kota di Kota Tasikmalaya Hasannudin, Ivan Dicksan; Rosmajudi, Arifah; Fatimah, Astri Siti; Sudrajat, Deni; Budijaya, M. Ikrar; Badriatin, Tine
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14579

Abstract

This research aims to identify gaps in policy implementation and areas that need improvement in urban development in Tasikmalaya City. The methodology used is literature study. This research highlights key aspects such as land use regulation, public participation in planning processes, and the integration of environmental considerations into policy formulation. Despite strategic plans aimed at encouraging sustainable development, studies show that several factors contribute to the ineffectiveness of urban development policies in the City of Tasikmalaya, including inadequate stakeholder engagement, insufficient funding for implementation, and lack of coordination between various government agencies involved in urban planning. The research results show that communities affected by development policies are less involved in the decision-making process, which causes a mismatch between policy objectives and community needs. These gaps not only hinder effective implementation, but also reduce public trust in government. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan dan area yang perlu diperbaiki dalam pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya. Metodologi yang digunakan yaitu studi literatur. Penelitian ini menyoroti aspek-aspek utama seperti regulasi penggunaan lahan, partisipasi publik dalam proses perencanaan, dan integrasi pertimbangan lingkungan ke dalam formulasi kebijakan. Meskipun terdapat rencana-rencana strategis yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, studi menunjukkan bahwa beberapa faktor berkontribusi terhadap ketidakefektifan kebijakan pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya, termasuk keterlibatan pemangku kepentingan yang tidak memadai, pendanaan yang tidak mencukupi untuk implementasi, dan kurangnya koordinasi antara berbagai lembaga pemerintah yang terlibat dalam perencanaan perkotaan. Hasil penelitian menunjukan masyarakat yang terdampak kebijakan pembangunan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, yang menyebabkan ketidaksesuaian antara tujuan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat implementasi yang efektif, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan.
Evaluasi Kebijakan dalam Pembangunan Perkotaan (Studi Tentang Penataan Kota di Kota Tasikmalaya) Hasannudin, Ivan Dicksan; Rosmajudi, Arifah; Fatimah, Astri Siti; Sudrajat, Deni; Budijaya, M. Ikrar; Badriatin, Tine
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2024): November
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v5i2.14442

Abstract

This research aims to identify gaps in policy implementation and areas that need improvement in urban development in Tasikmalaya City. The methodology used is literature study. This research highlights key aspects such as land use regulation, public participation in planning processes, and the integration of environmental considerations into policy formulation. Despite strategic plans aimed at encouraging sustainable development, studies show that several factors contribute to the ineffectiveness of urban development policies in the City of Tasikmalaya, including inadequate stakeholder engagement, insufficient funding for implementation, and lack of coordination between various government agencies involved in urban planning. The research results show that communities affected by development policies are less involved in the decision-making process, which causes a mismatch between policy objectives and community needs. These gaps not only hinder effective implementation, but also reduce public trust in government.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan dan area yang perlu diperbaiki dalam pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya. Metodologi yang digunakan yaitu studi literatur. Penelitian ini menyoroti aspek-aspek utama seperti regulasi penggunaan lahan, partisipasi publik dalam proses perencanaan, dan integrasi pertimbangan lingkungan ke dalam formulasi kebijakan. Meskipun terdapat rencana-rencana strategis yang bertujuan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan, studi menunjukkan bahwa beberapa faktor berkontribusi terhadap ketidakefektifan kebijakan pembangunan perkotaan di Kota Tasikmalaya, termasuk keterlibatan pemangku kepentingan yang tidak memadai, pendanaan yang tidak mencukupi untuk implementasi, dan kurangnya koordinasi antara berbagai lembaga pemerintah yang terlibat dalam perencanaan perkotaan. Hasil penelitian menunjukan masyarakat yang terdampak kebijakan pembangunan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, yang menyebabkan ketidaksesuaian antara tujuan kebijakan dan kebutuhan masyarakat. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat implementasi yang efektif, tetapi juga mengurangi kepercayaan publik terhadap pemerintahan.