Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERILAKU PASCA PENERAPANMETODE SYSTEM RICEINTENSIFICATION (SRI)PADA PETANI PADI SAWAH SKALA KECIL DI KABUPATEN MAROS Amraeni Amraeni
Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Pena Volume 10 Nomor 1 Mei 2018
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.843 KB) | DOI: 10.51336/jip.v10i1.134

Abstract

SRI merupakan inovasi teknologi yang menekankan pada peningkatan fungsi tanah sebagai media pertumbuhan dan sumber nutrisi tanaman, menjaga kelestarian lingkungan, demikian juga dengan taraf kesehatan manusia karena tidak digunakannya bahan-bahan kimia untuk pertanian, serta motif ekonominya yaitu peningkatan produktifitas sehingga implikasinya pada pendapatan. Tujuandari penelitian ini yaitu menganalisis perilaku petani skala kecil pasca adopsi untuk berhenti atau melanjutkan metode SRI serta merumuskan strategi prioritas terbaik dalam upaya penurunan probabilitas petani berhenti mengadopsi metode SRIdi Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, pemilihan lokasi dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, yaitu kecamatanBantimurung desa Mattoangin. Populasi dalam penelitian ini adalah petani skala kecil yang memiliki luas lahan kurang dari 1 ha, sertatelah dan pernahmengadopsi (adopter)SRI.Jumlah sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh 75 sampel responden. Pengumpulan data primer dilakukan dengan wawancara langsung. Analisis data menggunakan analisis regresi biner logistik. Regresi logistik menghasilkan rasio peluang yang dinyatakan dengan transformasi fungsi logaritma (log). Hasil penelitian menunjukkan tingkat adopsi metode SRI di desa Mattoangin cukup tinggi, karenadari 6 komponenmetode SRItelah diterapkan.Probabilitas petani pasca adopsi yang memutuskan untuk melanjutkanmengadopsi metode SRI sebesar 61,33 % dan yang memutuskan berhenti mengadopsi sebesar 38,67%. Strategi prioritas yang terbaik untuk menurunkan probalitas petani berhenti mengadopsi metode SRI: a) mempromosikan manfaat metode SRI kepada petani secara terus menerus; b) pendampingan petani oleh penyuluh mulai dari penanamanhingga pemasaran; c) penguatan kualitaskewirausahaan pada petani yang mengadopsi metode SRI; d) pemberdayaan petani untuk mandiri dalam pengadopsian metode Sri; e) pengembangan pengetahuan dan keterampilan petani adopsi SRI secara terus menerus; f) pendokumentasian dan replikasipengatahuan lokal dalam pengadopsian metode SRI Kata kunci: Metode SRI, Perilaku Pasca Adopsi.
PKM Pemanfaatan Digital Marketing dalam meningkatkan penjualan Produk UMKM di Kelurahan Maradekayya Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar Andi Sawe Riesso; Amraeni Amraeni; Nurlaela Nurlaela; Irdawati Irdawati; Kherayani Nur
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v2i1.961

Abstract

The Bontosandara environment is a village that produces many types of MSME products based on initial observations found that partners still carry out marketing activities with a manual system in selling their products, this is because it is not that partners reject digital marketing but they do not understand how to use digital marketing. Therefore, Community Service activities aim to invite and socialize the use of digital marketing in increasing MSME Sales. The method of implementing PKM by providing training, mentoring by using their respective Android HP Media, then installing several applications that support the sales process of their MSME Products later, so that partners better understand the use of digital marketing conducted discussion and question and answer sessions. The results achieved show success seen from the way partners use and utilize digital marketing, through their respective anroid cellphones the conclusion of this activity provides knowledge to partners can innovate and be creative in entrepreneurship through digital marketing in increasing sales of MSME products independently.