Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GR (GROUP RESUME) TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI KELAS VIII SMP ISLAM DARUL HIKMAH MAKASSAR. MUh. Anas; Warda Murti
Jurnal Ilmiah Pena: Sains dan Ilmu Pendidikan Vol 8, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Pena Volume 8 Nomor 2 November 2016
Publisher : STKIP Pembangunan Indonesia Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51336/jip.v8i2.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa kelas VIII SMP Islam Darul Hikmah Makassar yang belajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) dan yang belajar dengan tanpa penerapan pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) pada pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia untuk mengetahui persepsi siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) dan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikan antara siswa yang diajar dengan penerapan dan tanpa penerapan pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) pada pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimental) dengan desain penelitian Non Equivalent Control Group Design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Islam Darul Hikmah Makassar yang berjumlah 80 orang sedangkan sampelnya adalah kelasVIIIAdan VIIIByang masing-masing berjumlah 40 orang. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar siswa dan pedoman angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Dari data yang diperoleh dapat diketahui bahwa pembelajaran kooperatif tipe GR (Group Resume) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan sistem pencernaan pada manusia. Hasil analisis statistik inferensial (uji analisis kovarian) menunjukkan nilai  sig.hit= 0,000  dari = 0,05 atau 0,000 <  0,05.
DESAIN KONSEPTUAL MODEL PEMBELAJARAN ANGING MAMMIRI (AMM) DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI Muh. Anas; Warda Murti; Nana Erna
Binomial: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Binomial
Publisher : Pendidikan Bilogi, FKIP, Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/bn.v9i1.3172

Abstract

Pembelajaran biologi pada pendidikan tinggi, khususnya program pendidikan calon guru menuntut pendekatan yang komprehensif yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan konsep keilmuan, tetapi juga pada kemampuan mengaitkan pengetahuan ilmiah dengan konteks sosial dan budaya peserta didik secara bermakna. Namun, praktik pembelajaran biologi masih cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual sehingga mengurangi kebermaknaan belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan merumuskan desain konseptual model pembelajaran Anging Mammiri (AMM) dalam pembelajaran biologi berbasis budaya lokal Bugis-Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian pengembangan yang dibatasi pada tahap perancangan kerangka konseptual model dengan metode kualitatif-deskriptif. Data diperoleh melalui kajian literatur, wawancara semi terstruktur, serta sintesis teori belajar dan nilai budaya Anging Mammiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain konseptual model AMM berlandaskan sintesis teori belajar bermakna, konstruktivisme, sosiokultural, koneksionisme, dan teori memori jangka panjang. Model ini mengintegrasikan enam nilai budaya Anging Mammiri ke dalam sintaks pembelajaran yaitu Mammanu-manu, Mappese-pese, Assamaturu’, Tudang Sipulung, Mappadendang, dan Sipakainga, yang merepresentasikan tahapan eksplorasi, investigasi, kolaborasi, musyawarah, apresiasi hasil, dan refleksi diri. Desain konseptual AMM berpotensi mendukung pembelajaran biologi yang kontekstual, bermakna, serta berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir kritis dan karakter calon guru biologi. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan awal bagi pengembangan dan pengujian empiris model pembelajaran berbasis budaya lokal di pendidikan tinggi.