Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : BAHAS

PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Mutsyuhito Solin
BAHAS No 82 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i82 TH 38.2549

Abstract

Kondisi pendidikan bahasa Indonesia di kalangan pelajar dan masyarakat Indonesia pada umumnya ditandai dengan tidak tumbuhnya sikap positip terhadap bahasa Indonesia, belum ditemukannya strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang baik,  kurangnya usaha-usaha terutama yang bersifat individual untuk memahiri bahasa Indonesia, belum tumbuhnya kepercayaan diri dengan bahasa Indonesia, dan  sikap merasa tidak perlu mempelajari bahasa Indonesia. Tulisan ini akan mencoba menjelaskan peranan bahasa dan sastra Indonesia yang dikaitkan dengan (a) pendidikan bahasa dan pengembangan karakter  (b) Pemahaman pembelajaran bahasa Indonesia, dan (c) sastra Indonesia sebagai sumber nilai-nilai kemanusiaan dalam membangun kepribadian bangsa Indonesia. Kata Kunci : peranan Bahasa, karakter Bangsa, pendidikan Bahasa, pengajaran sastra,
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN METODE CHAIN WRITING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS DESKRIPSI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 37 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2019/2020 Rinny Setia; Mutsyuhito Solin
BAHAS Vol 31, No 1 (2020): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v31i1.18582

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Metode Chain Writing Terhadap Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 37 Medan Tahun Pembelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yaitu menggunakan metode chain writing kemudian mengetahui efektivitasnya dari hasil belajar siswa.Dari jumlah tersebut ditetapkan sampel sebanyak 70 siswa, yaitu kelas VII A sebagai kelas eksperimen sebanyak 35 siswa dan kelas VII B sebagai kelas kontrol sebanyak 35 siswa.Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain post-test only control group design. Instrumen atau alat pengumpulan data yang digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa adalah tes dalam bentuk penugasan, yaitu menulis sebuah teks deskripsi.Dari hasil analisis data diketahui bahwa metode chain writing lebih efektif digunakan dalam pembelajaran menulis teks deskripsi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 37 Medan. Dalam hal ini diperoleh nilai dengan rata-rata di kelas eksperimen (menggunakan metode chain writing) = 82,18, standar deviasi = 10,52, sedangkan rata-rata di kelas kontrol (menggunakan metode ceramah) = 13,22. Berdasarkan uji normalitas, hasil kelas eksperimen berdistribusi normal, yaitu Lhitung < Ltabel,  (0,142 < 0,156), dan kelas kontrol juga berdistribusi normal, yaitu Lhitung < Ltabel, (0,119< 0,156). Kemudian dari uji homogenitas dinyatakan bahwa sampel berasal dari populasi yang homogen dengan Fhitung <  Ftabel, yakni 1,57 < 1,82. Selanjutnya dilihat dari perhitungan uji hipotesis bahwa hipotesis penelitian ini diterima dengan to>ttabelyaitu 3,20>2,00, maka membuktikan bahwa hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini membuktikan metodechain writinglebih efektif digunakan dibandingkan metode ceramah dalam pembelajaran menulis teks deskripsi pada siswa kelas VII SMP Negeri 37 Medan tahun pembelajaran 2019/2020. Kata Kunci: Metode Chain Writing, Menulis Teks Deskripsi.  
PENGEMBANGAN KEBERAKSARAAN AKADEMIK MAHASISWA LINTAS MATA KULIAH Mutsyuhito Solin
BAHAS Vol 26, No 2 (2015): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v26i2.5554

Abstract

Pengembangan keberaksaraan akademik (academic literacy) pada dunia perguruan tinggi merupakan pusat pencapaian kesuksesan akademik. Menurut sejumlah penelitian keberaksaraan akademik merupakan landasan untuk mengembangkan kecakapan akademik mahasiswa. Oleh karena itu, pengembangan keberaksaraan akademik ini perlu dirajut dalam setiap mata kuliah atau dilaksanakan secara lintas kurikulum. Tulisan ini mengajukan kembali gagasan yang pernah dipromosikan oleh sejumlah peneliti untuk mengembangkan keberaksaraan akademik ini pada perkuliahan terutama pada tahun-tahun awal mahasiswa di perguruan tinggi. Praktik-pratik yang diajukan adalah menelaah beraneka ragam teks, mengkritis teks, mempraktikkan keberaksaraan ganda (paling tidak keberaksaraan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris), melatih penalaran dan menyusun argumentasi berdasarkan referensi.   Kata Kunci: keberaksaraan kademik, keberaksaraan kritis, aneka ragam teks, tulisan imiah.
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR BAHASA Mutsyuhito Solin
BAHAS No 76 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i76 TH 37.2598

Abstract

Keterampilan dasar bahasa atau keterampilan dasar belajar berperan penting dalam mengawal keberlanjutan belajar siswa dan mereka yang lemah dalam hal ini akan mendatangkan masalah bukan saja dalam kegiatan akademiknya tetapi juga dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, seperti berkomunikasi. Oleh karena begitu pentingnya keterampilan dasar ini maka tulisan ini mengajukan beberapa pendekatan untuk meningkatkan keterampilan dasar dimaksud. Pendekatan-pendekatan tersebut adalah integrasi keterampilan berbahasa, pembelajaran berbasis tugas, pembelajaran TIK dan pembelajaran berdasarkan kontekstual. Keempat pendekatan ini secara terpisah-pisah telah diteliti para ahli dan menyatakan bahwa masing-masing berkontribusi pada peningkatan keterampilan dasar. Di Indonesia penelitian mendalam belumm dilakukan tetapi patut diduga keempatnya sangat berkontribusi untuk peningkatan keterampilan dasar. Kata kunci : Keterampilan dasar, integrasi bahasa, pembelajaran berbasis tugas, pembelajaran TIK dan pembelajaran kontekstual.
PERANAN BAHASA INDONESIA DALAM MEMBANGUN KARAKTER BANGSA Mutsyuhito Solin
BAHAS No 78 TH 37 (2010): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i78 TH 37.2620

Abstract

Kondisi pendidikan bahasa Indonesia di kalangan pelajar dan masyarakat Indonesia pada umumnya ditandai dengan tidak tumbuhnya sikap positip terhadap bahasa Indonesia, belum ditemukannya strategi pembelajaran bahasa Indonesia yang baik,  kurangnya usaha-usaha terutama yang bersifat individual untuk memahiri bahasa Indonesia, belum tumbuhnya kepercayaan diri dengan bahasa Indonesia, dan  sikap merasa tidak perlu mempelajari bahasa Indonesia. Tulisan ini akan mencoba menjelaskan peranan bahasa dan sastra Indonesia yang dikaitkan dengan (a) pendidikan bahasa dan pengembangan karakter  (b) Pemahaman pembelajaran bahasa Indonesia, dan (c) sastra Indonesia sebagai sumber nilai-nilai kemanusiaan dalam membangun kepribadian bangsa Indonesia. Kata Kunci : peranan Bahasa, karakter Bangsa, pendidikan Bahasa, pengajaran sastra,
PENGEMBANGAN METODE PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN DASAR BAHASA Mutsyuhito Solin
BAHAS No 80 TH 38 (2011): BAHAS
Publisher : BAHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/bhs.v0i80 TH 38.2472

Abstract

Keterampilan dasar bahasa atau keterampilan dasar belajar berperan penting dalam mengawal keberlanjutan belajar siswa dan mereka yang lemah dalam hal ini akan mendatangkan masalah bukan saja dalam kegiatan akademiknya tetapi juga dalam melaksanakan pekerjaan sehari-hari, seperti berkomunikasi. Oleh karena begitu pentingnya keterampilan dasar ini maka tulisan ini mengajukan beberapa pendekatan untuk meningkatkan keterampilan dasar dimaksud. Pendekatan-pendekatan tersebut adalah integrasi keterampilan berbahasa, pembelajaran berbasis tugas, pembelajaran TIK dan pembelajaran berdasarkan kontekstual. Keempat pendekatan ini secara terpisah-pisah telah diteliti para ahli dan menyatakan bahwa masing-masing berkontribusi pada peningkatan keterampilan dasar. Di Indonesia penelitian mendalam belumm dilakukan tetapi patut diduga keempatnya sangat berkontribusi untuk peningkatan keterampilan dasar. Kata kunci : Keterampilan dasar, integrasi bahasa, pembelajaran berbasis tugas, pembelajaran TIK dan pembelajaran kontekstual.