Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Suara Politik

ALASAN DAN DINAMIKA ISTRI TINGGAL DI RUMAH SUAMI DALAM MASYARAKAT MINANGKABAU (STUDI KASUS NAGARI PADANG GANTIANG KABUPATEN TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT) Gines Noviani; Tesha Dwi Putri; khairiyah khairiyah
Jurnal Suara Politik Vol 1, No 2 (2022): Vol. 1 No. 2 Desember 2022
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v1i2.3915

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh suatu kebiasaan yang telah terjadi dalam Adat Minangkabau yaitu keluarga yang telah menikah tinggal di rumah istrinya bukan di rumah suami, tapi sekarang ada beberapa orang yang tinggal di rumah suaminya. Tujuan penelitan ini adalah 1) Mendeskripsikan alasan dan dinamika istri tinggal di rumah suami dalam masyarakat Minangkabau. 2) Mendeskripsikan konsekuensi sosiologis terhadap peran dan interaksi istri tinggal di rumah suami dalam adat Minangkabau. Untuk memahami permasalahan ini, peneliti menggunakan teori strukturasi yang dikemukakan oleh Anthony Giddens. Penelitian ini menggunakan metode hermeneutika ganda dengan tipe deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi terlibat dan wawancara mendalam. Pemilihan informan adalah dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan istri tinggal di rumah suami dalam masyarakat Minangkabau ada empat macam yaitu merawat mertua, pekerjaan, rumah kosong dan ekonomi keluarga istri yang tidak memadai. Sedangkan tujuan yang kedua tentang konsekuensi sosiologis terhadap peran dan interaksi istri tinggal di rumah suami dalam adat Minangkabau ada dua macam yaitu menggap istri seperti anak kandung dalam keluraga dan terjadinya konflik antara istri dengan keluarga suami. Merujuk pada pendapat Giddens bahwa terdapatnya interaksi dualitas antara pelaku dan struktur. Informan Pelaku dalam penelitian ini adalah istri yang tinggal di rumah suami, sedangkan informan pengamat “datuak” Nagari Padang Gantiang, bundo kanduang dan masyarakat sekitar. Sedangkan struktur ada sebagai mengekang (constraining) dan memberdayakan (enabling). Berdasarkan fenomena peneliti angkat ini terjadi ada beberapa kasus di Nagari Padang Gantiang tidak merubah adat yang lain walaupun keluarga tinggal di rumah suami. Kata Kunci: Dinamika, rumah suami, tradisi/adat.
KEBIJAKAN EKONOMI-POLITIK DALAM PENGELOLAAN DANA DESA DI INDONESIA MELALUI PERSPEKTIF NEO-INSTITUSIONALISM Didi Rahmadi; Tesha Dwi Putri; Mima Sari
Jurnal Suara Politik Vol 1, No 1 (2022): Vol. 1 No. 1 Juni 2022
Publisher : FISIPOL UM Sumbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsp.v1i1.3353

Abstract

Program Kebijakan Ekonomi-Politik dalam pengelolaan Dana desa merupakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat ke masing-masing desa guna menciptakan desa yang mandiri dan sejahtera.Selang lima tahun dalam penerapan Dana Desa, belum memperlihatkan hasil yang nyata baik dari segi pembangunan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini berpijak Undang-Undang yang mengatur mengenai desa, dapat dilihat dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam konsideran UU tersebut mengamanatkan bahwa dalam pemerintah kabupaten dapat dibentuk desa yang termuat dalam Pasal 371 ayat (1), dimana Desa memiliki kewenangan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan mengenai desa.Banyaknya permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan Dana Desa di Indonesia seperti penjelasan di atas, memperlihatkan bagaimana Elit desa belum bisa memahami aturan-aturan dalam pengelolaan Dana desa tersebut. Hal ini memperlihatkan bagaimana pemerintah belum berhasil dalam mengatur regulasi Dana Desa agar mudah dipahami oleh elit desa. Kata kunci : Dana Desa, Perspektif Neo-Institusionalism,