Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pemakaian Alat Kontrasepsi dalam Rahim Terhadap Kejadian Keputihan di Puskesmas Rancabango Subang Hikmah Fitriani; Dany Ramdhani; Triono Adi Suroso
Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan Vol 5, No 2 (2019): Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan
Publisher : Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) merupakan alat kontrasepsi yang berbentuk huruf T dan biasanya terdiri dari bahan plastik polietilena ada yang dililit oleh tembaga dan ada yang tidak dililit tembaga.Beberapa peneltian menunujukan adanya hubungan antara bakterial vaginosis dengan wanita yang menggunakan AKDR. Pada wanita yang menggunkana AKDR terjadi peningkatan bakteri anaerob di vagina karena adanya benda asing dalam rahim sehingga menimbulkan reaksi terjadinya infeksi.Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pemakaian alat kontrasepsi dengan terjadinya flour albus (keputihan).Metode: Jenis penelitian yang digunakan ini adalah dengan menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional, cara pengambilan sampel menggunakan tehnik consecutive sampling, sebanyak 50 orang, penelitian ini menggunakan tehnik pembagian kuisioner dan menggunakan uji statistik chi square dan uji kolerasi koefsien kontingensi..Hasil: dari hasil penelitian di dapatkan adanya hubungan antara pemakain AKDR dengan kejadian keputihan dengan nilai signifikan 0,031.Simpulan:ada hubungan pengaruh pemakain alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) terhadap keputihan dengan nilai signifkan 0,031.Kata Kunci : AKDR dan Keputihan Backgound : The uterus contraceptive device (AKDR) has a characteristics shape same as (T) and usually consists of a polyethylene plastic material with or without copper. Several studies have shown a link between bacterial vaginosis and women using an AKDR. In women who use AKDR increase anaerobic bacteria inside of vagina because of foreign objects in the uterus therefore arises infection react.objective: The purpose of the research was to determine the relationship between the use of contraception with the occurrence of leucorrhoeamethod : observational method with cross sectional approach is a method used in this type of research, statistical analysis ( Chi Square) used to analyze the data which are collected by consecutive sampling technique from questionnaires gather from 50 respondent.Result : this result found that there is a relationship between the use of  intrayterine device and the occurens of flour albus, with 0,031 significant value.Conclusion: there is an effect intrauterine device toward the occurrence of flour albus with 0,031 significant value.Keywords : AKDR and flour albus
HUBUNGAN PARITAS DENGAN DERAJAT PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT PERMATA CIREBON TAHUN 2020-2022 Nurul Putri Ramadhani; Ade Yusuf; Triono Adi Suroso; Deni Wirhana; Zulkifli Ahmad; Irwan Meidi Loebis; Wildan Arismunandar Sutrisno Sutrisno
Tunas Medika Jurnal Kedokteran & Kesehatan Vol 12 No 2 (2026): TUNAS MEDIKA JURNAL KEDOKTERAN & KESEHATAN
Publisher : Fakultas Kedokteran UGJ Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Preeklampsia merupakan gangguan hipertensi khusus kehamilan yang secara signifikan mempengaruhi morbiditas dan mortalitas ibu di seluruh dunia. Preeklampsia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya paritas. Tujuan : Mengetahui hubungan paritas dengan derajat preeklampsia di Rumah Sakit Permata Cirebon 2020-2022. Metode : Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan desain Cross Sectional dilaksanakan pada bulan Mei hingga Juli tahun 2023 dari data rekam medik ibu hamil yang terdiagnosis preeklampsia dan melakukan persalinan Rumah Sakit Permata Cirebon tahun 2020-2022 dengan jumlah 128 sampel. Analisis statistik dilakukan dengan uji spearmen dengan menggunakan teknik total sampling. Untuk mengetahui hubungan paritas dengan kejadian preeklampsia di Rumah Sakit Permata Cirebon tahun 2020-2022. Hasil : Derajat preeklampsia pada primipara (24,4%), pada multipara (75,0%). Insiden preeklampsia di Rumah Sakit Permata Cirebon tahun 2020 (17,2%), 2021 (13,3%) dan 2022 (69,5%). Hasil uji spearman menunjukkan nilai p= 0,000 dengan nilai r = 0,449 yang artinya tedapat korelasi yang cukup signifikan. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang cukup signifikan antara paritas dengan derajat preeklampsia di Rumah Sakit Permata Cirebon. Kata Kunci : Paritas, Preeklampsia (PE) ABSTRACT Backgraund : Preeclampsia is a pregnancy-specific hypertensive disorder that significantly affects maternal morbidity and mortality worldwide. Preeclampsia itself can be caused by several factors, including parity. Objective : Knowing the correlation between parity and the degree of preeclampsia at Permata Cirebon Hospital 2020-2022. Methods : This study is an analytic observational with a Cross Sectional design conducted from May to July 2023 from medical records of pregnant women diagnosed with preeclampsia and giving birth at Permata Cirebon Hospital in 2020-2022 with a total of 128 samples. Statistical analysis was carried out by spearman test using total sampling technique. To find out the correlation parity and the degree of preeclampsia at Permata Cirebon Hospital in 2020-2022. Results : The degree of preeclampsia in primiparas (24.4%), in multiparas (75.0%). The incidence of preeclampsia at Permata Cirebon Hospital in 2020 (17.2%), 2021 (13.3%) and 2022 (69.5%). The results of the Spearman test showed a value of p = 0.000 with a value of r = 0.449, which means that there is a significant correlation. Conclusion : There is a significant correlation between parity and the incidence of preeclampsia at Permata Cirebon Hospital. Keywords : Parity, Preeclampsia (PE)