Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BUDIDAYA IKAN LELE Mutiara Santi; Adang Danial; Ahmad Hamdan; Lilis Karwati
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 4, No 1 (2019): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.612 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v4i1.1596

Abstract

Pemberdayaan merupakan upaya untuk membantu orang lain agar memiliki kekuatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidupnya. Berbagai cara dilakukan oleh pemerintah atau swasta untuk memberdayakan masyarakat, bahkan tidak sedikit pula masyarakat yang memiliki inisiatif sendiri untuk memberdayakan lingkungannya, salah satunya melalui program P2KK GEMA MADANI yang dilakukan oleh kelurahan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan budidaya ikan lele di kelompok subur makmur Kelurahan Purbaratu Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah proses pemberdayaan masyarakat melalui kegaitan budidaya ikan lele di kelompok subur Makmur ini menggunakan strategi 5P, pertama pemungkinan yaitu menciptakan iklim agar masyarakat dapat meningkatkan potensinya secara optimal melalui pemanfaatan pekarangan rumah yang dapat digunakan untuk budidaya ikan lele sebagai peluang usaha. Kedua, penguatan yaitu memperkuat pengetahuan dan kemampuan masyarakat melalui pelatihan budidaya ikan lele yang diberikan oleh TPK GEMA MADANI-SIMPATI. Ketiga, perlindungan yaitu pemerintah berperan melindungi masyarakat menghadapi persaingan usaha. Keempat, penyokongan yaitu pemerintah kelurahan memberikan dorongan, arahan dan pengawasan kepada masyarakat yang termasuk dalam kelompok usaha budidaya ikan lele. Kelima, pemeliharaan yaitu komunikasi antar anggota kelompok, pengurus dan pemerintah agar masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Melalui Penyuluhan Pertanian: Studi Pada Kelompok Tani Mukti Wilayah Binaan Karanganyar BPP Kawalu Kota Tasikmalaya Setia Ramandani; Adang Danial; Wiwin Herwina
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.180685/lej.v2i2.113

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani harus di dasarkan pada kebutuhan dan permasalahan yang di alami petani. Penyuluhan sangat penting dilakukan untuk merubah sikap, pengetahuan, dan keterampilan petani. Upaya pemberdayaan yang dilakukan adalah melalui penyuluhan pertanian.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemberdayaan kelompok tani padi melalui penyuluhan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukan tahap – tahap pemberdayaan kelompok tani dilakukan dengan, Pertama tahap mengembangkan kesadaran awal yakni (a) pembentukan kelompok tani (b) kepemimpinan bergilir (c) study banding. Kedua tahap transformasi kemampuan yakni (a) membuat rencana penyuluhan (b) penyuluhan dan pelatihan (c) kemampuan adopsi inovasi (d) pertemuan rutin. Ketiga tahap percaya diri berkembang yakni (a) kemandirian (b) pendampingan (c) perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap . Keempat tahap peningkatan kesejahteraan yakni (a) peningkatan produksi (b) pendapatan petani meningkat. Simpulan penelitian bahwa pemberdayaan kelompok tani melalui penyuluhan pertanian dilakukan dengan 4 tahapan pemberdayaan, yakni : 1) Mengembangkan kesadaran awal, 2) Transformasi kemampuan, 3) Percaya diri berkembang , 4) Peningkatan kesejahteraan.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING DAN PROMOSI ONLINE PRODUK UNGGULAN PADA LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN DI KOTA TASIKMALAYA Adang Danial; Mumu; Dedi Nurjamil
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.635 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i4.3530

Abstract

Di era berbasis teknologi maka setiap organisasi baik komersil maupun non komersil maka kegiatan organisasi tersebut harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tersebut. LKP Yuwita dan LKP Amanah merupakan LKP yang berada di kota Tasikmalaya dengan produk unggulannya adalah produk rias dan kecantikan. Perlu adanya pelatihan mengarah bagaimana promosi yang dilakukan secara online dan pemasaran produk unggulan secara digital sehingga produk dapat dipasarkan lebih global selain di Kota Tasikmalaya tentu di luar Kota Tasikmalaya. Salah satu promosi yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan media sosial sebagai bentuk dalam menginformasikan kegiatannya kepada khalayak umum, sedang digital marketing adalah bagaimana produk bisa dipasarkan lebih luas yaitu melalui pemanfaatan market place sebagai sarana dalam penjualan produk unggulan nya. Metode pelaksanaan dilaksanakan secara luring dengan jumlah peserta sebanyak 12 orang dan kegiatan dilaksanakan selama 2 hari yaitu tanggal 29 dan 30 September 2022. Berdasarkan data yang diperoleh didapat kesimpulan bahwa pelatihan digital marketing dapat berjalan sesuai dengan rencana. Berdasarkan hasil angket bahwa pemahaman peserta terkait digital marketing meningkat dan berada pada kategori baik semuanya. Pelatihan digiatal marketing harus dilaksanakan secara kontinu dengan harapan usaha yang dirintis nantinya dapat dipasarkan secara lebih besar.
Model Supervisi Akademik Berbasis Digital Oleh Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Profesionalisme Guru PAUD Adang Danial; Mumu Mumu; Dedi Nurjamil
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 8 No. 4 (2022): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v8i4.3922

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kualitas guru dan menjaga mutu proses, dapat dilakukan dengan mengoptimalkan peran kepala sekolah sebagai supervisor akademik. Kepala sekolah melalui pelaksanaan supevisi akademik atau supervisi pengajaran, harus memberikan pembinaan kepada guru PAUD melalui bantuan perbaikan situasi belajar mengajar. Bantuan tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan teknik supervisi akademik baik melalui layanan individual maupun layanan kelompok. Tujuan dari penelitian ini, untuk menggambarkan model supervisi akademik berbasis digital oleh kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru pada lembaga nonformal PAUD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif, serta teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah pada lembaga PAUD seiring era industry 0.4, telah menggunakan aplikasi digital dalam mengembangkan metode dan teknik supervisi akademik. Supervisi akademik dengan berbasis digital, digunakan dalam mengembangkan metode dan teknik supervisi untuk mengidentifikasi kelemahan guru, meningkatkan kemampuan profesional guru, dalam memperbaiki situasi proses belajar mengajar. Model yang dikembangkan dalam supervisi akademik yaitu menggunakan bantuan aplikasi digital dengan google drive, google class, e-learning, dan lainnya.
Pemberdayaan Kelompok Tani Padi Melalui Penyuluhan Pertanian: Studi Pada Kelompok Tani Mukti Wilayah Binaan Karanganyar BPP Kawalu Kota Tasikmalaya Setia Ramandani; Adang Danial; Wiwin Herwina
Lifelong Education Journal Vol 2 No 2 (2022): Oktober
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59935/lej.v2i2.113

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani harus di dasarkan pada kebutuhan dan permasalahan yang di alami petani. Penyuluhan sangat penting dilakukan untuk merubah sikap, pengetahuan, dan keterampilan petani. Upaya pemberdayaan yang dilakukan adalah melalui penyuluhan pertanian.Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pemberdayaan kelompok tani padi melalui penyuluhan pertanian. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan mengumpulkan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, display data, dan conclusion drawing. Hasil penelitian menunjukan tahap – tahap pemberdayaan kelompok tani dilakukan dengan, Pertama tahap mengembangkan kesadaran awal yakni (a) pembentukan kelompok tani (b) kepemimpinan bergilir (c) study banding. Kedua tahap transformasi kemampuan yakni (a) membuat rencana penyuluhan (b) penyuluhan dan pelatihan (c) kemampuan adopsi inovasi (d) pertemuan rutin. Ketiga tahap percaya diri berkembang yakni (a) kemandirian (b) pendampingan (c) perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap . Keempat tahap peningkatan kesejahteraan yakni (a) peningkatan produksi (b) pendapatan petani meningkat. Simpulan penelitian bahwa pemberdayaan kelompok tani melalui penyuluhan pertanian dilakukan dengan 4 tahapan pemberdayaan, yakni : 1) Mengembangkan kesadaran awal, 2) Transformasi kemampuan, 3) Percaya diri berkembang , 4) Peningkatan kesejahteraan.