Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Asumsi Pendidikan Orang Dewasa (Andragogy) Dalam Retorika Dakwah KH. Anwar Zahid Bayu Adi Laksono; Ahmad Hamdan; Azka Waliyyan
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 17, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v17i1p9-16

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memotret asumsi pendidikan orang dewasa (andragogy) dalam retorika dakwah KH. Anwar Zahid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis konten atau analisis isi. Bahan dokumentasi dalam penelitian ini adalah video ceramah dengan judul KH. Anwar Zahid Terbaru 2020 Live Kembangan Kebomas Kabupaten Gresik Jawa Timur dengan durasi 1 jam 59 menit yang diambil dari situs video berbagi Youtube. Total materi dakwah yang berkaitan dengan asumsi pendidikan orang dewasa (andragogy) sebanyak 24 materi yang terhimpun dalam tiga asumsi yakni kebutuhan untuk tahu, konsep diri, serta motivasi. Asumsi lainnya seperti peran pengalaman, kesiapan belajar, maupun orientasi belajar tidak muncul. Dari 24 materi dakwah yang terhimpun dalam tiga asumsi, yang paling banyak dikaji adalah asumsi yang berkaitan dengan konsep diri yakni sebanyak 10 materi dakwah, sedangkan materi dakwah yang berkaitan dengan asumsi kebutuhan untuk tahu sebanyak 7 materi, dan yang berkaitan dengan asumsi motivasi sebanyak 7 materi.
MANAJEMEN PENDIDIKAN NONFORMAL MELALUI PESANTREN DALAM MEMELIHARA TRADISI KEARIFAN LOKAL ( Studi di Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya) Lulu Yuliani; Lilis Karwati; Ahmad Hamdan
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v7i1.15330

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya Pesantren yang belum bisa mengelola Pendidikannya  secara optimal, belum memiliki fokus strategi terarah,  dominasi personal terlalu besar, dan pengembangan cenderung jalan ditempat. Terdapat Pesantren yang belum mampu memelihara tradisi  kearifan lokal yang telah dibangun olah pendiri Pesantren, baik tradisi keagamaan dan tradisi ke ilmuan. Oleh Karena itu diperlukan manajemen pendidikan Nonformal yang efektip dan efesien agar tradisi  pesantren  yang merupakan  budaya kearifan  lokal menjadi karakteristik Pesantren dapat terpelihara dengan baik. Pesantren merupakan  salah satu  bagian dari Program Pendidikan Nonformal. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui  manajemen Pendidikan Nonformal melalui Pesantren dalam memelihara tradisi kearifan lokal di Pesantren Miftahul Huda Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini berdasarkan teori manajemen Stephen P Robbins yang menyakan bahwa fungsi manajemen terdiri dari Perencanaan, Pengorganisasian, Kepemimpinan dan Pengendalian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Peneliti mengadakan pengamatan dan mencari data deskriptif  berupa kata-kata tertulis atau lisan dari responden yang diamati. Peneliti secara terus menerus melaksanakan wawancara dengan informan secara mendalam untuk mengumpulkan data dengan menggunakan tahap analisis Triangulasi Data yaitu Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Manajemen Pendidikan Nonformal Melalui Pesantren Dalam Memelihara Tradisi  Kearifan lokal menunjukkan bahwa Manajemen Pendidikan Pesantren miftahul Huda memiliki orientasi dalam pengembangan akhlak mulia. Melaksanakan Pengorganisasian dengan baik, kepemimpinan kiyai yang kharismatik dan transformasional. Pengendalian Pesantren yang terstruktur, tradisi pesantren diaktualisasikan melalui tradisi keilmuan dengan penerapan kurikulum yang fokus pada pengembangan wawasan keislaman, dan akhlak mulia serta para santri didorong untuk memiliki keterampilan tertentu melalui kegiatan ekstra kurikuler. Sedangkan tradisi keagamaan dilakukan melalui berbagai ritual keagamaan yang dilaksanakan melalui tradisi keagamaan harian, mingguan, bulanan, tahunan dan temporer, manajemen pendidikan Nonformal melalui Pesantren dalam memelihara tradisi budaya kearifan lokal dilakukan dengan cara melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian.Kata kunci: Manajemen, Pendidikan, Nonformal, Pesantren
Application of the Andragogy Principle in the Life Skills Education Program in Increasing the Self-Relience of Entrepreneurs Adang Danial; Syaefuddin Syaefuddin; Adjid Madjid; Ahmad Hamdan
Empowerment : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Vol 8, No 2 (2019): Vol 8 No. 2 September 2019
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/empowerment.v8i2p%p.1177

Abstract

One of the learning objectives of non-formal education is adults who have low education to be able to develop potential, knowledge, skills and life skills. The purpose of this study was to find out / see the application of the principle of andragogy in the life skills education program at LKP Anugrah Pratama, Tasikmalaya City. This study uses descriptive research methods with qualitative approaches with data collection techniques in-depth interviews, observation and documentation studies. The results of the study show that adults have knowledge and experience that can be used as a reference for the learning process. Adults have their own needs in the learning process, in this case the students want to improve their knowledge and skills in the form of sewing to improve their quality of life. So the conclusion is that the application of the principle of andragogy can make the learning process comfortable for students, because students can develop themselves according to their experiences and problems. The benefits of this research can be used for the development of adult learning especially in life skills education programs.
Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Bank Sampah : Studi Pada Bank Sampah Kembang Hurip Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya Muhammad Gian Carlos Sukma Perdana; Ade Hamim; Sani Rismayanti; Ahmad Hamdan
Lifelong Education Journal Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.426 KB) | DOI: 10.180685/lej.v2i1.55

Abstract

Dalam kegiatan Bank Sampah perlu adanya perbaikan dengan melakukan evaluasi dalam pengelolaan programnya sehingga adanya keputusan yang dihasilkan untuk kemajuan program tersebut. Evaluasi program dilakukan di Bank Sampah Kembang Hurip Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan program Bank Sampah Kembang Hurip, diukur dari komponen konteks, input, proses dan produk. Subjek dari penelitian ini adalah pengurus dan nasabah bank sampah kembang hurip dan objek penelitian adalah program bank sampah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode Studi kasus. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara secara langsung dilapangan dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program bank sampah Kembang Hurip Kelurahan Sukanagara cukup baik masih adanya kekurangan yang harus diperbaiki dan masih kurangnya sarana dan prasarana yang memadai serta belum maksimal dalam sosialisasi kepada nasabah. Evaluasi program bank sampah dapat memberikan informasi dalam pengambilan keputusan dan menjadi acuan untuk mengembangan dalam kegiatan program.   Kata kunci : Evaluasi, Model CIPP, Bank Sampah
Peran Orang Tua Dalam Mendukung Kegiatan Pembelajaran Online (Daring) di Masa Pandemi Covid-19: Studi pada orang tua yang memiliki anak usia 6-12 tahun di Kampung KB Sukapala Kelurahan Gunung Gede Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya Hanifah Rahmah Sari; Wiwin Herwina; Ahmad Hamdan
Lifelong Education Journal Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.022 KB) | DOI: 10.180685/lej.v2i1.82

Abstract

Parents in the village of KB Sukapala Gunung Gede Village Kawalu Kota Tasikmalaya with the existence of Online learning activities some parents take pains to support or complete learning needs in the Covid-19 pandemic. The school such as teachers or teachers are not only able to provide materials but can understand and understand social, environmental and economic conditions. The purpose of this study is to find out the role of parents in supporting Online learning activities in the Covid-19 pandemic. This method of research uses qualitative descriptive with data collection techniques through observation, interview and documentation studies. The data analysis technique in this study uses miles and huberman models with several flows, namely data reduction(data reduction), data display (presentation of data) and conclustion drawing (village). Based on the results of research obtained that parents act as educators such as teachers at home and encourage children with motivation and become facilitators to meet learning needs and parents also guide with full direction.
Penerapan Pendidikan Orang Dewasa pada Pemberdayaan Masyarakat Tani: Studi di Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Siti Robiah; Yus Darusman; Ahmad Hamdan
Lifelong Education Journal Vol 2 No 1 (2022): April
Publisher : Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah ( IMADIKLUS )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.149 KB) | DOI: 10.180685/lej.v2i1.91

Abstract

Adult education is education given to adults in accordance with the time adults have in order to foster an interest in learning on an ongoing basis throughout their lives. Empowerment of farming communities is the provision of power to the weak or powerless, especially the farming community to have knowledge, skills and competencies in agriculture, so that farmers are able to overcome the problems they face. The purpose of this study was to determine the application of adult education to empowering farming communities in the Setiawargi village. The method used in this study is a phenomenological method with a qualitative approach. Data collection techniques in this study used observation, interviews, and documentation techniques. The results show that the application of adult education has four assumptions for adult learning, including self-concept, the findings are independent and confident, experience has two components, namely personal experience and the experience of others, readiness to learn, namely material relevant to real life, orientation towards learning activities that are centered and citizen-centered learning, the need for ability, namely adults learn because they have reasons and goals, and motivation, namely internal and eksternal motivation. In practice, adult education plays an important role in shaping the personality of farmers according to their circumstances as adults. The process of empowering farming communities uses empowerment steps, namely the possibility in which there is potential development, strengthening namely knowledge and ability, protection in which there is group formation and cooperation, support, namely mentoring and support and maintenance in which there is monitoring and evaluation. The result of empowering farming communities is the creation of farmers who have the knowledge and abilities that are qualified to empower themselves and also the potential of nature. The result of the application of adult education in empowering farming communities is that farming communities learn to use adult learning assumptions to carry out the steps of the process of empowering farming communities because it is in accordance with their situation and conditions. In conclusion, with the application of adult education in empowering farming communities, farmers' productivity will increase, be able to develop their own potential and regional potential, have agricultural innovations and increase farmers' knowledge and abilities.
IMPLEMENTASI IOT PADA BIDANG PERIKANAN DI DUSUN CITENGAH DESA SUKAMULYA KECAMATAN CIHAURBEUTI KABUPATEN CIAMIS Imam Taufiqurrahman; Ahmad Hamdan; Firmansyah Maulana Sugiartana Nursuwars; Abdul Chobir
Abdimas Siliwangi Vol 5, No 2 (2022): Juni 2022
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v5i2.9855

Abstract

Ikan merupakan sumber protein hewani yang memiliki kandungan gizi yang tinggi diantaranya mengandung mineral, vitamin dan lemak tak jenuh.  Salah satu jenis ikan yang sangat banyak dibudidayakan adalah jenis ikan nila (Oreochromis niloticus).  Potensi budidaya ikan nila sangat tinggi karena mudah dipelihara, laju pertumbuhan baik, perkembangbiakannya cepat, daya tahan yang kuat, lokasi budidaya yang beragam, serta tahan terhadap gangguan hama dan penyakit.  Meskipun ikan nila merupakan komoditas yang mudah dibudidayakan terdapat beberapa faktor yang dapat menghambat keberhasilan produksi ikan nila yaitu faktor pakan dan kualitas air kolam. Pakan merupakan biaya terbesar dalam pemeliharaan ikan, biasanya berkisar 60- 70% dari total biaya produksi. Manajemen pakan ikan menjadi faktor menentukan keberhasilan usaha budidaya ikan.  Selain dari manajemen pakan, kualitas air menjadi salah satu faktor penentu dalam keberhasilan budidaya ikan. Salah satu faktor penyebab kualitas air yang tidak baik adalah pemberian pakan yang berlebihan (over feeding). Sisa makanan yang menumpuk akan menyebabkan tingginya kandungan amoniak pada kolam ikan. Kondisi seperti ini tentunya tidak baik untuk pertumbuhan ikan. Oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan manajemen pemberian pakan ikan secara baik dan terjadwal. Salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan membuat suatu alat yang dapat mengontrol dalam pemberian pakan sesuai kebutuhan ikan dengan cara otomatisasi pemberian pakan. Otomatisasi pemberian pakan dengan sistem IoT memungkinkan para peternak ikan nila untuk mengontrol dari jauh pemberian pakan dan kondisi air dalam kolam sehingga dapat membantu memperbaiki tingkat kelangsungan hidup ikan yang tinggi dan hasil panen yang melimpah.
Persepsi Pengelola Program PNFI Terhadap Tugas Pokok Penilik PNFI di Kabupaten Cirebon Ahmad Hamdan; Nunu Heryanto; Jajat S. Ardiwinata
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.251 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.1968

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Kabupaten Cirebon wilayah timur yaitu penilik yang belum secara maksimal menjalankan tugas pokoknya sesuai Permenpan No 14 Tahun 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran penilik dalam menjalankan tugas pokok dan mendeskripsikan manfaat yang dirasakan oleh para pengelola program PNFI terhadap keberadaan penilik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskiptif kualitatitf. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan studi kepustakaan. Populasi dalam penelitian ini yaitu para penilik dan pengelola program PNFI di Kabupaten Cirebon wilayah Timur. Hasil yang didapat dari penelitian ini yaitu penilik sebagai pengendali program dan evaluasi dampak program PNFI sudah berjalan sebagaimana mestinya, meskipun masih ada beberapa penilik yang melaksanakan tugasnya tidak maksimal dan pembagian tugas penilik belum berjalan sesuai dengan peraturan yang ada. Para pengelola program sangat merasakan keberadaan penilik dalam meningkatkan mutu program PNFI.
Pengembangan Masyarakat Setiawargi Berbasis Potensi Daerah Yus Darusman; Mumu Mumu; Ahmad Hamdan
Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2020): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.023 KB) | DOI: 10.37058/jpls.v5i1.1967

Abstract

Pelaksanaan pengabdian pada masyarakat dengan skim Iptek bina bagi Masyarakat (IbBM) yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Setiawargi tentang pentingnya pendidikan dan juga masyarakat dapat melihat potensi yang dimiliki, baik itu potensi alam dan sumber daya manusia agar dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat meningkatkan kemandirian serta ekonomi masyarakat. Permasalahan yang ditemui di kelurahan Setiawargi diantaranya yaitu masih rendahnya tingkat pendidikan dan kesadaran akan pentingnya pendidikan, banyaknya potensi alam yang belum dimanfatkan dengan baik, seperti banyak nya pohon singkong yang tidak di olah sehingga belum menghasilkan nilai tambah terutama nilai tambah dalam segi ekonomi. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini bekerja sama dengan Forum Komunikasi PKBM Kota Tasikmalaya dan Kelurahan Setiawargi. Adapun pelaksana kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dilakukan oleh dosen jurusan Pendidikan Masyarakat sebanyak 2 orang yang dibiayai oleh LP2M-PMP Universitas Siliwangi.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDesa) DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA Ahmad Hamdan; Moch Alfi Ridho Tanujaya; Lilis Karwati
Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah Vol 5, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/oborpenmas.v5i1.7176

Abstract

Meningkatkan ekonomi keluarga tidak terlepas dari pemerintah dan keterlibatan masyarakat, dalam program pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDESA, dapat mengembangkan usaha- usaha yang dianggap potensial dan produktif untuk kesejahteraan rakyat. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui proses pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa dalam meningkatkan ekonomi keluarga. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa dibentuk sebagai wadah untuk mengembangkan potensi-potensi lokal secara berkelompok dengan dilakukan penyadaran, penguatan, pendidikan dan pelatihan tentang ekonomi, pertanian, peternakan dan jasa, perlindungan periinan lembaga, penyokongan dan pemeliharaan untuk memotivasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat desa Jayaratu. Perubahan yang terjadi dalam anggota BUMDesa ini dapat di sebutkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui program BUMDesa berhasil, karena anggota BUMDesa menjalankan tugasnya dalam mengelola unit–unit usaha, baik dalam usaha pertanian, usaha pertenakan, dan usaha jasa. Hal itu bisa menjadikan anggota BUMDesa mendapat kecukupan pangan dan gizi serta peningkatan pendapatan ekonomi keluarga. Kolaborasi inilah yang menunjang tercapainya pembangunan masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat.