Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Penyuluhan dan Pendampingan Petani Jambu Mete untuk Memproduksi Pupuk Organik di Dusun Renggorong Desa Sambik Elen Bayan Lombok Utara NTB I Ketut Ngawit; Akhmad Zubaidi; Wayan Wangiyana; Nihla Farida
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.164

Abstract

Petani jambu mete di desa Sambik Elen, kesulitan mendapatkan pupuk, akibatnya produksi mete rendah dan harga jualnya murah. Solusi untuk mengatasi masalah itu adalah memanfaatkan kotoran dan limbah kandang ternak menjadi pupuk organik. Masalahnya, pengetahuan dan keterampilan petani rendah untuk memproduksi pupuk organik. Selain itu kemampuan kewirausahaan dan wawasan agribisnis petani juga masih kurang. Karena itu maka dilaksanakan program penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik untuk menanggulangi kelangkaan dan mahalnya harga pupuk anorganik. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik meningkat, terbukti dari tingkat partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah setelah mengikuti penyuluhan dapat ditingkatkan menjadi tinggi. Aplikasi beberapa tindak agronomi secara intensif seperti aplikasi pupuk organik 15 - 20 ton ha-1 dan pupuk NPK Ponska 75 - 150 kg ha-1, memberikan hasil total bobot buah gelondong pohon-1 dan total bobot nut pohon-1 signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa aplikasi pupuk organik. Dosis aplikasi pupuk organik padat untuk tanaman jagung, kacang tanah, kacang panjang dan cabai yang diusahakan pada tanah tegakan jambu mete 25 ton ha-1.
Adaptasi dan Prediksi Kehilangan Hasil Beberapa Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogeae L.) akibat Kompetisi Gulma Teki dan Rumput-rumputan di Lahan Kering I Ketut Ngawit; Nihla Farida; Baiq Rahayu Febriyanti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.8220

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan adaptasi dan kehilangan hasil beberapa varietas kacang tanah akibat kompetisi gulma teki dan rumput-rumputan di lahan kering. Penelitian menggunakan metode diskriptif yang bertujuan untuk mengetahui diversitas, penyebaran, dominasi dan kelimpahan spesies gulma teki dan rumput-rumputan menggunakan prinsip dasar analisis vegetasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman dan kemerataan spesies gulma teki dan rumput-rumputan pada tanaman kacang tanah varietas Kelinci, Kidang dan Gajah rendah. Akan tetapi kemampuan tumbuh, dominansi dan kelimpahan jenis tinggi, sehingga Cyperus rotundus L., Phaspalum vasginatum Sw., dan Eliusin idindica Gaertn. selalu tumbuh dominan selama tumbuh tanaman kacang tanah. Daya adaptasi ketiga varietas kacang tanah sangat rendah pada lingkungan tumbuh ketiga spesies gulma dominan tersebut, namun cukup tinggi pada lingkungan tumbuh gulma Ottochloa nodosa L. dan Echinochloa crus-galli L.P. Beauv. Kehilangan hasil kacang tanah varietas Kelinci, Kidang dan Gajah akibat kompetisi C. rotundus, cukup tinggi saat tanaman berumur 20 HST, kemudian semakin menurun setelah tanaman berumur 35 HST sampai umur 80 HST, yaitu 1,41% - 4,83%. Akibat kompetisi gulma P.vasginatum, kehilangan hasil ketiga varietas kacang tanah tersebut sejak umur 20 HST sampai dengan umur 50 HST, sebanyak 2,12% - 18,23%. Sedangkan akibat kompetisi E. idindica, terjadi sejak tanaman berumur 65 HST sampai dengan umur 80 HST, sebanyak 5,05% - 16,26%.
Uji Kemempanan Beberapa Jenis Tanaman Penutup Tanah Famili Fabaceae terhadap Populasi dan Pertumbuhan Gulma pada Tanaman Jagung (Zea mays L.) I Ketut Ngawit; Nihla Farida; Insanul Kamil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5732

Abstract

Belum ditemukan jenis tanaman penutup tanah yang efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma, dan juga tidak menimbulkan saingan terhadap tanaman jagung. Oleh karena itu maka telah dilaksanakan penelitian yang tujuan utamanya untuk mengetahui pengaruh beberapa jenis tanaman fabaceae sebagai tanaman penutup tanah terhadap populasi dan pertumbuhan gulma pada tanaman jagung. Sehingga dapat ditentukan jenis tanaman fabaceae, yang paling sesuai ditumpangsarikan dengan jagung di lahan kering. Penelitian dirancang dengan perlakuan faktor tunggal yang disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan 3 blok sebagai ulangan. Perlakuan yang diuji adalah tanaman jagung monocrop bebas gulma dan dibiarkan bergulma selama tumbuhnya, tanaman jagung dengan tanaman penutup tanah kedelai, kacang tanah, kacang hijau, kacang merah, kacang ucu dan kacang tunggak. Parameter yang diamati meliputi biomas tanaman, biomas gulma, bobot pipilan kering jagung dan populasi tanaman 5 petak sampel-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kacang hijau dan kacang tunggak sangat cocok digunakan sebagai tanaman penutup tanah  karena sangat efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma dan tidak berkompetisi dengan tanaman jagung. Kedelai sebagai tanaman penutup tanah efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma pada tanaman jagungn akan tetapi daunnya mudah gugur dan berkompetisi dengan tanaman untuk mendapatkan sarana tumbuhn sehingga menyebabkan kehilangan hasil jagung mencapai 14,25%. Kacang merah dan kacang ucu, tidak cocok digunakan sebagai tanaman penutup tanah karena tidakefektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma, sehingga kehilangan hasil jagung akibat kompetisi gulma mencapai 42,28% - 46,14% dan juga berkompetisi kuat dengan tanaman jagung sehinga menyebabkan kehilangan hasil jagung mencapai 18,74% - 36,18%.
Pengaruh Waktu Aplikasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Golden Melon (Cucumis melo L.) pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique M. Royyan Firdaus; Nurrachman; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5871

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu aplikasi paclobutrazol yang berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil golden melon pada sistem hidroponik NFT. Percobaan ini dilaksanakan di Glass House Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (±25 m dpl). Mulai bulan November hingga Februari 2024. Percobaan disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu waktu pengaplikasian paclobutrazol konsentrasi 150 ppm terdiri dari empat aras, tanpa diaplikasikan paclobutrazol (P0), waktu aplikasi 21 HST (P1), waktu aplikasi 28 HST (P2), waktu aplikasi 35 HST (P3). Tiap aras perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga di peroleh 16 unit tanaman percobaan. Semua data hasil pengamatan dianalisa menggunakan analysis of variance (ANOVA) pada taraf 5%. Parameter yang dipengaruhi secara signifikan diuji lanjut dengan menggunakan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa perlakuan waktu aplikasi paclobutrazol berpengaruh nyata pada pertumbuhan vegetatif yaitu laju pertumbuhan panjang ruas batang tanaman melon dengan waktu aplikasi 21 HST (P1) memiliki laju pertumbuhan panjang ruas terpendek (0,1 cm/10 hari). Perlakuan waktu aplikasi paclobutrazol tidak berpengaruh nyata pada laju pertumbuhan diameter batang, laju pertumbuhan jumlah cabang batang, komponen hasil tanaman golden melon yang meliputi bobot buah, tingkat kemanisan buah dan tingkat kekerasan buah.
Pengaruh Beberapa Konsentrasi Paclobutrazol terhadap Pertumbuhan dan Hasil Golden Melon (Cucumis melo L.) pada Sistem Hidroponik Nutrient Film Technique Muhammad Dimas Pratama Arianto; Nurrachman; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5874

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman golden melon terhadap berbagai konsentrasi paclobutrazol pada sistem hidroponik Nutrient Film Technique. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan November 2023 sampai dengan bulan Februari 2024, di Glass House Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat ( ± 25 m dpl). Metode yang digunakan adalah metode eksperimental dengan percobaan di Glass House. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal yaitu konsentrasi paclobutrazol yang terdiri atas empat aras yaitu: 0 ppm (P0), 50 ppm (P1), 100 ppm (P2), dan 150 ppm (P3) masing-masing diulang empat kali dengan waktu pengaplikasian pada 21 HST. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa Paclobutrazol berpengaruh terhadap laju pertumbuhan diameter batang, bobot buah, tingkat kemanisaan buah dan tingkat kekerasan buah. Paclobutrazol konsentrasi tertinggi (150 ppm) menyebabkan terhambatnya laju pertumbuhan diameter batang dan meningkatkan hasil tanaman golden melon, sebaliknya pertumbuhan yang lebih tinggi dan hasil terendah terdapat pada perlakuan tanpa paclobutrazol.
Komponen dan Daya Hasil Empat Varietas Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) yang diberi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Ameliya Eka Budiyanti; A. Farid Hemon; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.6203

Abstract

Produktivitas kacang tanah di Indonesia mengalami fluktuasi selama tiga tahun terakhir. Upaya yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas kacang tanah yaitu menggunakan Plant Growth Promoting Rizhobacteria serta penggunaan benih varietas unggul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen dan daya hasil empat varietas kacang tanah (Arachis hypogaea L.) yang diberi Plant Growth Promoting Rizohobacteria (PGPR). Percobaan dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Mei 2024 di Teaching Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Rancangan yang digunakan pada percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK)-Split plot design terdiri dari petak utama yaitu PGPR terdiri dari PGPR dan tanpa PGPR dan anak petak yaitu benih kacang tanah terdiri dari tiga varietas Hypoma-I, Pelanduk dan Domba serta satu galur yaitu G200-I. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Data dianalisis ragam dan uji lanjut dengan Duncan pada taraf nyata 5%. Interaksi antara PGPR dan varietas berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati. Faktor tunggal PGPR berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter. Pemberian PGPR cenderung menghasilkan berat kering polong per plot yaitu 1900,8 g atau setara dengan 4,7 t/ha. Faktor varietas berpengaruh nyata terhadap mayoritas parameter pertumbuhan dan hasil tanaman yaitu berat kering biomassa tanaman di atas tanah, berat kering akar per tanaman, jumlah polong kering per tanaman, berat kering polong per tanaman, berat kering polong per plot. Hasil berat kering polong per plot mendapatkan nilai tertinggi yaitu pada varietas Domba (V3) dengan hasil 2150,0 g atau setara dengan 5,3 t/ha.
Diversitas, Populsi, dan Pertumbuhan Gulma pada Sistem Pola Tanam Tumpangsari Antara Jagung dengan Tanaman Kacang-kacangan di Lahan Kering I Ketut Ngawit; Nihla Farida; Ni Wayan Sri Suliartini; Dlia’u Filzati Halumah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7105

Abstract

Belum ditemukan spesies legum yang ditumpangsarikan dengan jagung efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma dan tidak berkompetisi dengan jagung. Oleh sebab itu dilakukan penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh tumpangsari jagung dengan kacang-kacangan terhadap diversitas, populasi dan pertumbuhan gulma serta kehilangan hasil jagung akibat kompetisinya. Penelitian dirancang dengan perlakuan faktor tunggal dengan rancangan acak kelompok dalam 3 blok. Perlakuan tersebut adalah pola tanam monocrop dan tumpangsari antara jagung dengan kacang tanah, kedele, kacang hijau, kacang merah dan kacang tunggak. Parameter yang diamati meliputi, bobot biomas kering dan biji kering tanaman, populasi dan bobot biomas kering gulma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Ditemukan 16 spesies gulma pada pola tanam monocrop dan tumpangsari antara jagung dengan tanaman kacang-kacangan dengan keanekaragaman, kemerataan, dominansi dan kelimpahan spesies tinggi. Sehingga ada 6 spesies gulma selalu dominan dan eksis keberadaannya selama tumbuh tanaman, yaitu C. rotundus, P. vasginatum, L. hexandra, D. longiflora, C.dactylon, S. nodiflora dan A. gracilis. Kacang tunggak dan kacang tanah cocok ditumpangsarikan dengan jagung karena sangat efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma dan tidak berkompetisi dengan jagung. Kedele, kacang hijau dan kacang merah tidak cocok ditumpangsarikan dengan tanaman jagung. Selain karena tidak efektif menekan populasi dan pertumbuhan gulma, juga berkompetisi dengan jagung sehingga kehilangan hasil jagung akibat kompetisinya mencapai 62.37% - 63.77%.
Penyuluhan dan PendampinganTentang Budidaya Sayur-syuran di Luar Musim Anggota Kelompok Tani Gelogor-2 Desa Pesanggrahan Montong Gading Lombok Timur NTB I Ketut Ngawit; Akhmad Zubaidi; Nihla Farida; Wayan Wangiyana
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.142

Abstract

Mengusahakan sayur-sayuran di luar musim menguntungkan karena petani mendapatkan harga mahal. Masalahnya kesuburan tanah menurun akibat mengalami jenuh air sehingga aerasinya buruk, struktur pejal dan pH tanah rendah. Oleh sebab itu maka, dilaksanakan penyuluhan dan pendampingan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengusahakan tanaman sayur-sayuran di luar musim. Metode kegiatan tindak partisipatif yang dilaksanakan selama 6 bulan, melalui beberapa tahap yaitu, identifikasi masalah, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan penyuluhan dan pendampingan berlangsung tertib, aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani meningkat, terbukti tingginya partisipasi dan antusias mereka mengusahakan sayur-sayuran di luar musim. Aplikasi tindak agronomi seperti penggunaan mulsa plastik, pupuk organik 15- 20 ton ha-1 dan NPK Ponska 75-150 kg ha-1, memberikan hasil sawi-pakcoy, tomat, cabe dan bawang merah lebih tinggi dibandingken dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa pupuk organik dan mulsa. Pendapatan dan keuntungan dengan mengusahakan sawi-pakcoy, tomat, cabe dan bawang merah lebih banyak dibandingkan dengan mengusahakan bayam, kacang panjang dan jagung manis, karena nilai jualnya lebih mahal dan stabil dengan harga masing-masing, pakcoy Rp 12.500,- kg-1, tomat Rp 8.500,- kg-1, cabe Rp 20.000,- kg-1, dan bawang merah Rp 30.000,- kg-1.
Pengaruh Teknik Budidaya Sistem Irigasi Aerobik dan Pupuk Hayati Mikoriza terhadap Pertumbuhan dan Hasil Padi Beras Hitam Khopid Mulidan; Wayan Wangiyana; Nihla Farida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pqb91e75

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik budidaya sistem irigasi aerobik dan aplikasi pupuk hayati mikoriza terhadap pertumbuhan dan hasil padi beras hitam, dengan melaksanakan percobaan di lahan sawah di Unram Farming, Narmada (Lombok Barat). Percobaan ditata menurut Rancangan Split Plot, yang terdiri atas dua faktor perlakuan, yaitu sistem irigasi (T1: aerobik, T0: konvensional) sebagai petak utama dan aplikasi pupuk hayati mikoriza (M0: tanpa, M1: dengan pupuk hayati) sebagai anak petak, sehingga diperoleh empat kombinasi perlakuan, yang masing-masing dibuat dalam tiga ulangan (blok). Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat berangkasan (jerami) kering, jumlah malai, jumlah gabah berisi, berat gabah per rumpun, berat gabah per petak, dan berat 100 gabah berisi. Data dianalisis dengan ANOVA dan uji Beda Nyata Jujur (Tukey’s HSD) pada taraf nyata 5%, menggunakan program CoStat for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem irigasi aerobik secara signifikan meningkatkan jumlah daun, laju pertumbuhan rata-rata (LPR) jumlah daun, berat berangkasan kering, jumlah malai, serta berat gabah per rumpun dan per petak dibandingkan sistem irigasi konvensional. Pupuk hayati mikoriza juga berpengaruh signifikan dalam meningkatkan tinggi tanaman, Lpr jumlah daun, berat berangkasan kering, jumlah malai, jumlah gabah berisi, dan berat gabah. Sebaliknya, tidak terdapat pengaruh interaksi terhadap semua variable pengamatan, tetapi hasil gabah lebih tinggi pada sistem irigasi aerobik (49,8 g/rumpun) dibandingkan sistem konvensional (44,6 g/rumpun), dan lebih tinggi pada padi beras hitam yang diaplikasikan pupuk hayati mikoriza (54,6 g/rumpun) dibandingkan tanpa mikoriza (39,8 g/rumpun). Jadi aplikasi pupuk hayati mikoriza maupun sistem irigasi aerobik dapat disarankan ke petani.
Studi Diversitas, Kemerataan, Kelimpahan dan Dominansi Gulma pada Perkebunan Jambu Mete Rakyat di Desa Sambik Elen Bayan Lombok Utara Nusa Tenggara Barat Nihla Farida; Ngawit, I Ketut Ngawit; Akhmad Zubaidi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wemxfv16

Abstract

Perkebunan jambu mete rakyat, di Desa Sambik Elen, Bayan, Lombok Utara kurang dipelihara sehingga popuasi dan pertumbuhan gulma dominan, akibatnya produktivitas tanaman rendah. Selain itu, perkebunan jambu mente juga dijadikan padang pengembalaan liar sehinga penyebaran propagul gulma menjadi semakin luas dan masif. Karena masalah tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengetahui karakter populasi, keragaman, penyebaran dan dominansi spesies gulma yang ada pada tegakan jambu mete. Peneltian menggunakan metode deskriptif dan pengumpulan data dengan metode survei eksploratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ditemukan 17 familia gulma dengan 32 spesies, yang terdiri dari 2 spesies teki, 9 spesies rumput-rumputan dan 21 spesies gulma berdaun lebar. Karakteristik populasi spesies gulma yang ditemukan adalah keragamannya tinggi, kemampuan berkembang biak dan menyebar tinggi, serta kemampuan mendominansi areal tanaman jambu mete juga tinggi. Kemampuan menyebar dan mendominansi yang tinggi menandakan ada beberapa spesies dari 32 spesies gulma yang ditemukan pada perkebunan jambu mete selalu dominan selama tumbuh tanaman. Spesies gulma tersebut adalah alang-alang (Imperata cylindrica), rumput belulang (Eleusine indica), rumput kidang (Centotheace lappaceae), rumput kerbau (Paspalum vasginatum), rumput banto (Leersia hexandra), rumput jari (Digitaria longiflora), rumput kawat (Cynodon dactylon), rumput torpedo (Panicum repens), teki (Cyperus rotundus dan Cyperus kyllingia), sembung rambat (Mikania cordata dan Mikania micrantha), kirinyuh (Chromolaena odorata), jotang kuda (Synedrella nodiflora), bayam duri (Amaranthus Spinosus), senduduk (Melastoma malabatrichum ) dan tembelekan (Lantana camara).