Andriyani Andriyani
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Kejadian Hipertensi pada Ibu Hamil di Kota Bekasi, Jawa Barat Andriyani Andriyani; Nurmalia Lusida; Munaya Fauziah; Masyitoh Chusnan; Noor Latifah
Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 17, No 2 (2021): JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN
Publisher : Faculty of Public Health, Faculty of Medicine and Health, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jkk.17.2.170-176

Abstract

Hipertensi (tekanan darah tinggi) biasa dijumpai pada perempuan hamil. Hipertensi yang diperberat oleh kehamilan ditandai paling tidak dengan peningkatan sebesar 15 mmHg untuk tekanan diastolik atau 30 mmHg untuk tekanan sistolik. Hipertensi berat dapat menyebabkan kematian pada wanita, baik dalam keadaan hamil maupun tidak. Penelitian ini dilaksanakan di RSIA Sayang Bunda, Pondok Ungu, Kota Bekasi pada tahun 2019. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah Ibu yang pernah melahirkan selama tahun 2019. Kriteria inklusi pada penelitian ini yaitu wanita umur subur dan pernah melahirkan. Hasil kriteria inklusi didapatkan sampel sebanyak 194 responden. Umur, riwayat keluarga, pekerjaan, dan paritas memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi (OR=1,957; 5,119; 2,636; 2,025). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat keluarga merupakan determinan kejadian hipertensi pada ibu hamil (OR=5,733).Ibu yang memiliki riwayat keluarga hipertensi, perlu menjaga perilaku hidup sehat supaya tidak memiliki kecenderungan untuk menderita hipertensi ketika hamil. Hal ini dikarenakan riwayat keluarga merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dimodifikasi, oleh karena itu ibu perlu melakukan perubahan pada faktor risiko yang dapat dimodifikasi seperti gaya hidup dan pola makan.
Integrasi Nilai-Nilai Al-Quran dalam Upaya Pencegahan ISPA Melalui Teknik Inhalasi Sederhana: Dampak pada Kesadaran dan Kesehatan Masyarakat Suherman Jaksa; Ike Retno Dewati; Suhartini Suhartini; Ifthitha Aldiany Putri; Nurmalia Lusida; Andriyani Andriyani
Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Abdimas Kedokteran dan Kesehatan (JARAS)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jaras.2.1.54-61

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang sering menyerang masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penderita penyakit kronis. Penyakit ini dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan pernapasan, namun tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan ISPA masih rendah. Menurut data Kementerian Kesehatan Tahun 2023, kasus ISPA di Indonesia dari Januari hingga September 2023 cukup tinggi, yaitu dalam kisaran 1,5-1,8 juta kasus secara nasional. Di Kabupaten Tangerang, tercatat 30.200 kasus dan sebanyak 373 warga Pasarkemis, Kabupaten Tangerang (Tangkab) telah terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada periode Mei 2019. Upaya yang telah dilakukan meliputi penyuluhan kepada masyarakat tentang gejala, pencegahan, dan penanganan ISPA serta demonstrasi teknik inhalasi sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan. Pengabdian terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Quran dilakukan untuk memberikan pendekatan yang lebih menyentuh hati dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, karena Al-Quran mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, serta saling tolong-menolong. Metode yang diterapkan melibatkan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, penyusunan materi edukasi berbasis Al-Quran yang mengaitkan ajaran agama dengan pencegahan ISPA; kedua, penyuluhan oleh Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ); ketiga, demonstrasi teknik inhalasi sederhana menggunakan bahan alami yang dapat membantu membersihkan saluran pernapasan. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ISPA dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan ajaran agama.