Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyakit menular yang sering menyerang masyarakat, terutama pada kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penderita penyakit kronis. Penyakit ini dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan pernapasan, namun tingkat kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan ISPA masih rendah. Menurut data Kementerian Kesehatan Tahun 2023, kasus ISPA di Indonesia dari Januari hingga September 2023 cukup tinggi, yaitu dalam kisaran 1,5-1,8 juta kasus secara nasional. Di Kabupaten Tangerang, tercatat 30.200 kasus dan sebanyak 373 warga Pasarkemis, Kabupaten Tangerang (Tangkab) telah terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada periode Mei 2019. Upaya yang telah dilakukan meliputi penyuluhan kepada masyarakat tentang gejala, pencegahan, dan penanganan ISPA serta demonstrasi teknik inhalasi sederhana yang dapat membantu menjaga kesehatan saluran pernapasan. Pengabdian terintegrasi dengan nilai-nilai Al-Quran dilakukan untuk memberikan pendekatan yang lebih menyentuh hati dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, karena Al-Quran mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, serta saling tolong-menolong. Metode yang diterapkan melibatkan langkah-langkah sebagai berikut: pertama, penyusunan materi edukasi berbasis Al-Quran yang mengaitkan ajaran agama dengan pencegahan ISPA; kedua, penyuluhan oleh Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ); ketiga, demonstrasi teknik inhalasi sederhana menggunakan bahan alami yang dapat membantu membersihkan saluran pernapasan. Pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pencegahan ISPA dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan ajaran agama.