Silvia Nora Anggraini
STIKes Pekanbaru Medical Center

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Kompres Ekstrak Jahe terhadap Nyeri Sendi Pada Pasien Gout Arthritis di Panti Sosial Tresna Werda Pekanbaru Riau Silvia Nora Anggraini; Awaliyah Ulfah Ayudytha
Sistem Informasi Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Photon
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jp.v10i1.1476

Abstract

Gout adalah penyakit akibat penumpukan asam urat dalam tubuh secara berlebihan. Gout ditandai dengan (peradangan sendi) yang akut. Sebagian besar dari lansia mengalami gangguan sistem muskuloskletal, yang menyebabkan nyeri sendi. Pengobatan farmakologis tindakan pemberian obat sebagai penurunan nyeri seperti pemberian obat anti inflamasi dan memiliki efek seperti mual, diare, perdarahan tukak, kerusakan pada ginjal, dan gangguan kardiovaskuler. Pengobatan nonfarmakologis adalah tindakan dalam batas keperawatan yang dapat digunakan untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia Adapun Pengobatan nonfarmakologis seperti mengompres bagian sendi. Jahe adalah obat yang menjadi pilihan utama untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia dengan (Artritis Gout) karena selain tidak memiliki efek samping bagi kesehatan, obat ini juga mudah dikonsumsi, mudah terjangkau. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas kompres ekstrak jahe terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia di panti sosial tresna werdha khusnul khotimah pekanbaru riau. Jenis penelitian ini adsalah kuantitatif dengan desain penelitian pre eksperimental design. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling, sampel penelitian ini berjumlah 39 responden, intervensi diberikan dalam 1 kali intervensi selama 3 hari dengan 13 responden setiap harinya. Evaluasi dengan cara melihat penurunan nyeri sendi dengan menggunakan skala nyeri. Hasil uji Marginal Homogenelty didapatkan adanya efektifitas kompres ekstrak jahe terhadap penurunan nyeri sendi lanjut usia dengan rata-rata sebelum diberikan kompres ekstrak jahe adalah 6,83 dengan standar deviasi 1,298 & sesudah diberikan kompres ekstrak jahe adalah 4,11, standar deviasi 1,410, p value 0,000 secara statistik signifikan (p<0,05). Hasil penelitian ini dapat menjadi pertimbangan perawat yang ada dirumah sakit maupun di komunitas dalam penurunan nyeri sendi pada lansia.
Penerapan Edukasi Perawatan Luka Post Sectio Caesarea Menggunakan Media Booklet terhadap Pencegahan Infeksi Luka Operasi pada Pasien Post Sectio Caesarea Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha; Melani Noval Dwi Juliana; Silvia Nora Anggraini; Dwi Elka Fitri
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1096

Abstract

Infeksi luka operasi merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien pasca sectio caesarea dan dapat memperlambat proses penyembuhan serta meningkatkan morbiditas ibu. Rendahnya pengetahuan pasien mengenai perawatan luka pascaoperasi menjadi salah satu faktor risiko terjadinya infeksi. Media booklet dinilai efektif sebagai sarana edukasi karena bersifat praktis, mudah dipahami, dan dapat digunakan secara berulang. Menganalisis penerapan edukasi perawatan luka post sectio caesarea menggunakan media booklet terhadap pencegahan infeksi luka operasi. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan. Populasi penelitian adalah pasien post sectio caesarea yang dirawat di Ruang Anthurium RS Pekanbaru Medical Center. Sampel berjumlah empat pasien yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi kondisi luka, serta pengisian kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai tingkat pengetahuan pasien. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan hasil sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Seluruh pasien menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai perawatan luka, mampu melakukan perawatan luka secara mandiri, mengalami penurunan intensitas nyeri, serta tidak ditemukan tanda-tanda infeksi luka operasi. Edukasi perawatan luka berbasis booklet efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan berperan dalam pencegahan infeksi luka operasi pada pasien post sectio caesarea.