Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PREDIKSI DAMPAK PENERAPAN KEBIJAKAN MANDATORI BLENDING TERHADAP KEBUTUHAN LAHAN DAN TINGKAT EMISI CO2 PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI INDONESIA Petir Papilo; Hartrisari H
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.912 KB)

Abstract

Penerapan kebijakan mandatori pencampuran (blending) antara bahan bakar nabati ke dalam bahan bakar minyak telah memberikan pengaruh kepada peningkatan kebutuhan biodiesel, kebutuhan luas lahan perkebunan kelapa sawit dan dampak lingkungan dalam bentuk emisi CO2 hingga tahun 2030. Penelitian ini bertujuan mengidensifikasi besarnya tingkat kebutuhan masing-masing faktor serta dampaknya terhadap lingkungan. Melalui analisis dengan perancangan model matematis, telah diperolehi bahwa secara bertahap, dari hingga tahun 2030 terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar nabati sebesar 14,79 juta kl. Sebagai upaya memenuhi kebutuhan bahan bakar nabati tersebut diperlukan lahan perkebunan kelapa sawit seluas 35,2 juta ha serta peningkatan emisi CO2 5,41 Gg t CO2.