Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Juring (Journal for Research in Mathematics Learning)

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching And Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Madrasah Tsanawiyah Norhayati Norhayati; H. Hasanuddin; H. Hartono
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.17 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i1.4771

Abstract

Masih terbatasnya media pembelajaran berbasis komputer yang digunakan dalam proses pembelajaran disekolah maka salah satu solusi yang perlu dipertimbangkan adalah mengembangkan media pembelajaran berbasis multimedia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini dilakukan di MTs Al – Muttaqin Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang valid, praktis dan mampu memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Subjek penelitian adalah dosen dan guru sebagai validator serta siswa kelas VIII MTs Al – Muttaqin Pekanbaru dan objek penelitian adalah media pembelajaran berbasis CTL dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Data diperoleh melalui proses validasi oleh validator, proses praktikalitas oleh siswa dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi, angket praktikalitas dan soal tes kemampuan pemecahan masalah. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil uji validitas teruji dengan tingkat kevalidan 88,70% (sangat valid), tingkat kepraktisan kelompok kecil yaitu 84,38% (sangat praktis), tingkat kepraktisan kelompok terbatas yaitu 90,10% (sangat praktis) serta tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa 86,82% (tinggi). Dari hasil tersebut mengidentifikasi bahwa media pembelajaran yang dikembangkan sangat valid, sangat praktis dan tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang tinggi.
Pengaruh Penerapan Pendekatan Reciprocal Teaching terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa SMP Feby Rendani; Hartono Hartono
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.422 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i2.5395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajar dengan pendekatan Reciprocal Teaching dengan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional jika ditinjau dari kemandirian belajar siswa SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen serta desain yang digunakan adalah The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik analisis data menggunakan uji-t dan anova dua arah (Two-Way Anova). Berdasarkan hasil analis data dapat diambil kesimpulan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajar dengan pendekatan Reciprocal Teacing dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Hasilnya di peroleh bahwa  pada taraf signifikan 5% diperoleh . 2) Terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis antara siswa yang diajar dengan pendekatan Reciprocal Teaching dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional jika ditinjau dari kemandirian belajar. Hasilnya diperoleh bahwa  pada taraf signifikan 5% diperoleh  dan 3) Tidak terdapat interaksi faktor pendekatan pembelajaran dan faktor kemandirian belajar terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasilnya diperoleh bahwa  pada taraf signifikan 5% diperoleh . Dengan demikian, secara umum dapat disimpulkan bahwa pendekatan Reciprocal Teaching berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis yang ditinjau dari kemandirian belajar siswa SMP Negeri 2 Bangkinang Kota.
Pengembangan Lembar Kerja Siswa dengan Model Pembelajaran Koperatif Tipe Kreatif-Produktif untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Negeri 21 Pekanbaru Nazilatul Wahidah; H Hasanuddin; Hartono Hartono
JURING (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.076 KB) | DOI: 10.24014/juring.v1i1.4775

Abstract

Abstrak. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya pemahaman konsep matematis siswa dan minimnya penggunaan lembar kerja siswa saat proses pembelajaran. Sebagai alternatif dari permasalahan tersebut dilakukan penelitian dengan mengembangkan Lembar Kerja Siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe kreatif-Produktif dalam pembalajaran Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan LKS matematika model Kreatif-Produktif yang valid dan praktis dalam memfasilitasi kemampuan pemahman konsep matematis siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 21 Pekanbaru. Subjek penelitian adalah 40 siswa kelas VIII.1 dan objek penelitian adalah LKS matematika berbasis Problem Based Instruction. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data berupa angket uji validitas, angket  uji praktikalitas, dan tes. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. LKS hasil pengembangan telah teruji dengan tingkat kevalidan 82,8% (sangat valid) dan tingkat kepraktisan 89,7% (sangat praktis). LKS model Kreatif-Produktif telah berhasil dalam memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata tes kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berada pada kriteria tinggi dengan persentase 92%. Berdasarkan hasil tersebut mengidentifikasikan bahwa LKS model kreatif-produktif yang dikembangkan valid dan praktis dalam memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.