Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL TIARSIE

Genius Loci Kampung Areng di Lembang Tyas Santri; Agus S Ekomadyo; Rakhmat Fitranto Aditra
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 4 (2019): Jurnal TIARSIE 16.4
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.891 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i4.68

Abstract

Genius loci merupakan konsep keunikan suatu tempat, yang terbentuk karena dialog antara lingkungan alam dengan lingkungan binaan. Genius loci kampung Areng di Lembang terbentuk karena munculnya fasilitas eduwisata astronomi di kampung ini. Objek studi kajian ini menelusuri genius loci Imah Noong sebagai tempat wisata bertema astronomi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan place making. Genius Loci dari wisata astronomi Imah Noong dilihat dari image, character, space yang terbentuk di kawasan tersebut. Dari kajian tersebut, ditemukan bahwa genius loci Imahnoong terbangun karena adanya banyak aktivitas wisata yang terkait dengan aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi. Perpaduan antara lingkungan alam pegunungan yang pas untuk aktivitas wisata astronomi yang dipadukan dengan aktivitas pendidikan, sosial, dan ekonomi menjadikan keunikan bagi kawasan Kampung Areng.
Analisis Karakteristik Visual Arsitektur Pemukiman Nelayan Tyas Santri
Jurnal Tiarsie Vol 15 No 2 (2018): Jurnal TIARSIE 15.2
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.961 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v15i2.37

Abstract

Indonesia merupakan negara yang kaya akan langgam arsitektur nusantara. Arsitektur nusantara selain rumah tradisional juga ada arsitektur desa, dusun, kampung, pesisir. Jika dilihat secara cermat arsitektur desa, dusun, kampung, pesisir merupakan salah satu lokalitas arsitektur nusantara yang belum tersentuh atau paling tidak hanya sedikit tersentuh oleh modernisasi. Dalam kajian ini di bahas tentang karakteristik visual arsitektur pesisir yang berkembang di wilayah pesisir laut di Probolinggo Jawa Timur yaitu pada permukiman nelayan Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan. Tujuan dari kajian ini adalah menganalisis karakter visual arsitektur kawasan permukiman pesisir masyarakat nelayan Desa Kalibuntu dengan berdasarkan tipologi hunian dan pemanfaatan ruang bersama. Pendekatan yang digunakan dalam kajian ini adalah pendekatan tipologi dengan metode penelusuran yang selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukan bahwa permukiman nelayan Kalibuntu ini merupakan permukiman pesisir yang karakter ruangnya dipengaruhi oleh eksistensi pantai sebagai sumber mata pencaharian selain itu juga dipengaruhi oleh faktor kekerabatan, sosial budaya. Karakter visual tipologi hunian nelayan Desa kalibuntu ini terlihat dari beberapa fasad rumah yang simetris dan jarak antar rumah masih saling besebelahan dan berhimpitan dengan dilengkapi beranda rumah untuk aktifitas sosialisasi dengan tetangga. Pola permukimannya adalah linier untuk di sepanjang pesisir pantai dan semakin jauh dari pesisir pantai menjadi pola cluster.
Perancangan E-Sport Arena di Kota Bandung dengan Penerapan Arsitektur Metafora Algalif Abdul Aziz; Tyas Santri; Alfred Wijaya
Jurnal Tiarsie Vol 16 No 4 (2019): Jurnal TIARSIE 16.4
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.887 KB) | DOI: 10.32816/tiarsie.v16i4.69

Abstract

Perkembangan e-sport di Indonesia semakin pesat. Mulai dari anak-anak hingga dewasa banyak yang menggandrungi e-sport, hal ini bisa terlihat dari semakin banyaknya pengunjung rental playstation untuk bermain game online. E-sport telah menjadi salah satu cabang olah raga dan sudah disahkan oleh KEMENPORA sejak tahun 2014. Pada tahun 2018 pada ajang ASIAN GAMES yang diselenggarakan di Jakarta-Palembang e-sport sudah mulai dipertandingkan. Dengan semakin berkembangnya e-sport maka dibutuhkan area atau fasilitas olah raga yang dapat mewadahi aktifitas atlit e-sport profesional maupun orang yang tertarik terjun di industri e-sport. Kajian ini merupakan proses merancang fasilitas yang dapat mewadahi aktifitas olah raga e-sport yaitu e-sport arena yang berlokasi di kota Bandung dengan penerapan arsitektur metafora. E-Sport arena ini sendiri bertujuan guna memfasilitasi dan mewadahi atlit e-sport professional untuk meningkatkan kemampuan di bidang e-sport baik untuk berlatih maupun bertanding, serta juga memberikan kesempatan bagi mereka yang tertarik terjun berprofesi di industri e-sport guna menjadi atlit professional. Melalui kajian perancangan e-sport arena ini diharapkan dapat memberikan masukan alternatif desain rancangan e-sport arena bagi pemerintah jika ingin membangun fasilitas olah raga e-sport dan bagi kalangan akademik untuk menambah referensi desain atau rancangan arsitektur e-sport arena.