Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsumsi Natrium Lemak Jenuh Dan Serat Berhubungan Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Wiqayatun Khazanah; nunung sri mulyani; Ramadhaniah Ramadhaniah; Cut Siti Novia Rahma
Jurnal Kesehatan Vol 7 No 1 (2019): April
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-kes.v7i1.72

Abstract

Penyakit jantung koroner merupakan kondisi yang terjadi akibat penumpukan plak di arteri jantung sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung terganggu sehingga dapat menyebabkan serangan jantung. Prevalensi PJK khususnya di daerah Aceh berkisar 0,7%. Penyebab terjadinya PJK yaitu usia, jenis kelamin, genetik, merokok, hipertensi, diabetes, stress, pola makan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2018 di poliklinik rawat jalan RSUZA Banda Aceh. Penelitian bersifat Deskriptif Analitik dengan desain cross sectional dengan sampel 178 orang. Data dikumpulkan terdiri dari primer dan sekunder yang diuji dengan statistik Chi-square. Sampel yang mengakami PJK paling didominasi dengan jenis kelamin laki-laki, dan mengkonsumsi natrium yang berlebih, sampel yang tidak memiliki keturunan PJK tidak mengalami PJK dan yang memiliki riwayat hipertensi mengalami PJK. Ada hubungan yang signifikan antara konsumsi natrium, konsumsi lemak jenuh dan konsumsi serat pada kejadian PJK di RSUZA Banda Aceh (p-value ≤ 0,01). Kata Kunci: PJK, Konsumsi natrium,  Lemak Jenuh,  Serat.
THE EXPLANATION AND WORKSHOP ON WASTE MANAGEMENT OF HOUSEHOLD IN KUEH VILLAGE LHOKNGA DISTRICT Riza Septiani; Aulina Adamy; Ramadhaniah Ramadhaniah
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 1, No 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v1i1, Juni.1075

Abstract

Improvement of awareness and participation of the community regarding waste management is carried out through efforts in increasing knowledge, facilitating and enabling community to manage waste independently. Therefore, the community will be empowered in building a healthy and sustainable environment. Community service activities was implemented in February 2020 including health education regarding waste management and workshop related to waste sorting practices as well as composting activity using organic waste/household waste and reprocess waste from used plastic bags. The activities was carried out in Meeting Hall, Kueh Village, Lhoknga District, Aceh Besar. Majority of participants are housewives and young adult women in Kueh Village. The main content of activities is waste management that are applicable at community level or in household settings, thus these activities increase community awareness about environmental health problems and empowering them to manage organic waste into compost and reuse plastic bags by reprocessing them into varied goods. Keywords: waste management, organic waste, environmental health, community empowerment, reduce reuse recycle (3R)
DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Siska Nazila; Ramadhaniah Ramadhaniah; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2897

Abstract

Stunting atau disebut juga dengan kerdil adalah keadaan dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya dikarenakan kekurangan asupan gizi pada saat didalam kandungan dan awal kehidupan. Beberapa kajian menunjukkan bahwa stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan stunting pada balita di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang berumur 0-59 bulan di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Bulan Juni 2023 yaitu 277 balita, dengan jumlah sampel 74 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pelayanan kesehatan (p=0,015), kunjungan ANC (p=0,017), pemberian ASI Eksklusif (p=0,004), IMD (p=0,005), dan berat badan lahir (p=0,000) dengan kejadian stunting di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Kesimpulan bahwa pelayanan kesehatan, kunjungan, pemberian ASI Eksklusif, IMD dan berat badan lahir menjadi faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Diharapkan kepada petugas diharapkan dapat menjadi masukan bagi petugas di puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terutama upaya preventif dan kuratif untuk peningkatan kesehatan balita, peningkatan gizi pada balita serta memberikan pengobatan balita yang mengalami sakit sehingga terhindar dari stunting.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Mahasiswa/I Universitas Muhammadiyah Aceh Cut Nur Azizah; Fauzi Ali Amin; Ramadhaniah Ramadhaniah
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2854

Abstract

Pada dasarnya, keberhasilan akademik dan kesejahteraan mahasiswa/i di universitas tidak hanya dipengaruhi oleh prestasi akademik semata, tetapi juga oleh kesehatan fisik dan mental mereka. Salah satu aspek penting dari kesejahteraan ini adalah status gizi. Status gizi yang baik sangat penting bagi mahasiswa/i karena dapat mempengaruhi tingkat energi, konsentrasi, dan produktivitas mereka dalam menjalani aktivitas akademik dan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian status gizi pada mahasiswa/i di Universitas Muhammadiyah Aceh.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross- sectional. Jumlah populasi 3.559 mahasiswa/i. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling berjumlah 97 mahasiswa/i. Penelitian ini dilakukan selama 9 hari dimulai tanggal 11 s/d 19 Mei 2024 di Universitas Muhammadiyah Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi lebih pada mahasiswa sebesar 39,2%, faktor keturunan bersiko 54,6%, tingkat uang saku cukup 52,6%, jarang konsumi fast food 51,5%, aktivitas fisik sangat aktif 51,5%, durasi tidur kurang 54,6%, terpengaruh iklan makanan 54,6%. Ada hubungan antara faktor keturunan (p-value= 0,031), uang saku (p-value= 0,000), konsumsi fast food (p- value= 0,033), aktivitas fisik (p-value= 0,015), durasi tidur (p-value= 0,001), dan iklan makanan (p-value= 0,026), dengan status gizi pada mahasiswa/i di Universitas Muhammadiyah Aceh. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan faktor keturunan, uang saku, fast food, aktivitas fisik, durasi tidur, iklan makan dengan kejadiaan status gizi pada mahasiswa/i di Universitas Muhammadiyah Aceh.