Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

DETERMINAN TINGKAT KEPATUHAN PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS INDRAPURI SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 Era Fazira; Tahara Dilla Santi; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14658

Abstract

Coronavirus disease (Covid-19) merupakan virus yang menginfeksi saluran pernapasan yang dapat menular ke sesama manusia dan bisa menyerang siapa saja dari bayi, anak, remaja, dewasa bahkan orang lanjut usia (lansia). Peningkatan kasus covid-19 terjadi secara signifikan di Indonesia hingga menempatin posisi ke 14 dengan kasus tertinggi diseluruh dunia. Sementara di Aceh kasus tertinggi berada di Kota Banda Aceh, Aceh Besar dan di Pidie. Di Indrapuri juga terjadi peningkatan kasus covid-19 yang signifikan yaitu 0,17 % kasus pada tahun 2020 menjadi 0,86% kasus pada tahun 2021. Sehingga diperlukan kepatuhan penerapan protokol sebagai upaya untuk menanggulangi peningkatan kejadian Covid-19, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Indrapuri tahun 2022.Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat usia 10 – 75 tahun yang berada di wilayah kerja Puskemas Indrapuri yang berjumlah 14.912 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Random Sampling sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 20 April s/d 27 Mei 2022 menggunakan kuesioner melalui wawancara. Analisis data menggunakan uji Statistik Chi Square test dan Odds Rasio dengan menggunakan program komputer SPSS.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, peran tokoh masyarakat, sarana dan prasarana, media informasi, serta kepercayaan dengan tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada masyarakat dengan nilai p-value = 0,000 < nilai ? 0,05.Diharapkan kepada petugas Puskesmas Indrapuri untuk meningkatkan penyuluhan dan pembinaan tentang pentingnya penerapan protokol Kesehatan.
CHANGING BEHAVIOR OF SD/MI STUDENTS THROUGH CLEAN AND HEALTHY BEHAVIOR LIFESTYLE (PHBS) CAMPAIGN POST-DISASTER IN PIDIE JAYA DISTRICT Wardiati Yusuf; Asnawi Abdullah; Agustina Agustina; Basri Aramico
ABDIMU: Jurnal Pengabdian Muhammadiyah Vol 2, No 1 (2022): Vol 2, No 1, Juni 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/abdimu.v2i1.1332

Abstract

Children are the most vulnerable group to experience various problems in the disaster area, especially health problems. Therefore, it is necessary to do health promotion for children to increase their awareness and knowledge regarding health issues. This activity aims to raise elementary school students about clean and healthy life behavior through oration, speech contest, distribution of health promotion media (comics), and the inauguration of clean and healthy life behavior agents of Pidie Jaya Regency. This activity involved 300 students from various elementary schools in Pidie Jaya Regency, 30 teachers, and 50 invited guests. In this activity, 930 health promotion media (comics) were successfully distributed to campaign participants and schools in Pidie Jaya Regency, and 8 clean and healthy life behavior agents of Pidie Jaya Regency were successfully chosen by embedding the pin. The government should follow up this activity by empowering the established agents so that they can become agents of change in the community.Keywords: Comic; Campaign, Health Promotion Media, clean and healthy life behavior, Students
Efektifitas Program Aksi Bergizi Sehat Berkemajuan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Kadar Hb Siswa Sekolah Muhammadiyah Di Provinsi Aceh: Mix Methode Design Nopa Arlianti; Basri Aramico; Khairul Nurfitra; Daffa Razak
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 21, No 2 (2026): Vol 21 No. 2 Tahun 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkmi.21.2.2026.20-25

Abstract

Latar belakang: Status gizi merupakan salah satu indikator kesehatan yang digunakan untuk menentukan derajat kesehatan masyarakat termasuk remaja. Pada usia ini, tubuh mengalami perubahan besar, terdiri dari perubahan komposisi tubuh dan perubahan hormonal yang memengaruhi kebutuhan gizi. Program ABSB memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional. Tujuan Penelitian: Mengevaluasi efektifitas hasil kegiatan yang sudah dilaksanakan dengan mengukur pengetahuan siswa tentang status gizi, riwayat pengecheckan kadar HB, dan faktor resiko status gizi buruk pada remaja. Metode Penelitian: Mix methode (kuantitatif dengan desain crossectional dan kualitatif eksplanatori). Lokasi penelitian dilakukan di 15 sekolah yang berada dibawah Yayasan Muhammadiyah dan 4 orang informan. Hasil Penelitian: jumlah laki-laki sebanyak 7,9% dan 92,1% perempuan. Dari 33 pernyataan pengetahuan, 21 item (63,6%) diantaranya jawaban sudah sesuai, 10 item (30,3%) jawaban cukup sesuai dan 2 item (0,61%) jawaban kurang sesuai. Berdasarkan hasil pengukuran kadar HB siswa sekolah Muhammadiyah, diperoleh hasil pemeriksaan yang sangat baik, karena rata-rata kadar HB siswa/i sudah memenuhi standar ukuran zat besi remaja. Ditinjau dari hasil indepth interview informan, diketahui bahwa pengetahuan siswa masih kurang baik terkait gizi seimbang, anemi dan pemeriksaan HB. Kesimpulan: Pelaksanaan program lanjutan dari ABSB tidak berjalan sesuai harapan, karena kekurangan pendanaan dan kondisi sekolah sedang di renovasi.
DETERMINAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH Siska Nazila; Ramadhaniah Ramadhaniah; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2897

Abstract

Stunting atau disebut juga dengan kerdil adalah keadaan dimana tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya dikarenakan kekurangan asupan gizi pada saat didalam kandungan dan awal kehidupan. Beberapa kajian menunjukkan bahwa stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan stunting pada balita di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita yang berumur 0-59 bulan di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh Bulan Juni 2023 yaitu 277 balita, dengan jumlah sampel 74 orang. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan pelayanan kesehatan (p=0,015), kunjungan ANC (p=0,017), pemberian ASI Eksklusif (p=0,004), IMD (p=0,005), dan berat badan lahir (p=0,000) dengan kejadian stunting di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Kesimpulan bahwa pelayanan kesehatan, kunjungan, pemberian ASI Eksklusif, IMD dan berat badan lahir menjadi faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting di Kecamatan Baiturrahman Kota Banda Aceh. Diharapkan kepada petugas diharapkan dapat menjadi masukan bagi petugas di puskesmas dalam meningkatkan pelayanan kesehatan terutama upaya preventif dan kuratif untuk peningkatan kesehatan balita, peningkatan gizi pada balita serta memberikan pengobatan balita yang mengalami sakit sehingga terhindar dari stunting.
DETERMINAN PRAKTIK POLA ASUH GIZI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI KECAMATAN PANTE RAJA KABUPATEN PIDIE JAYA TAHUN 2024 Rossy Alfira; Fauzi Ali Amin; Basri Aramico
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2856

Abstract

Pidie Jaya merupakan kabupaten ke 4 yang tinggi kasus stunting pada tahun 2021 di Aceh dari 23 kabupaten dengan prevalensi stunting sebesar 20,0%.faktor yang mempengaruhi stunting pada balita yaitu pola asuh, pola makan, Asi Eksklusif, MPASI dan inisiasi menyusui dini. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Determinan Praktik Pola Asuh Dan Praktik Pola Makan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Kecamatan Pante Raja Kabupaten Pidie Jaya. Metode penelitian deskriptik analitik dengan desain penelitian case control. Populasi adalah balita stunting 90 orang dan bukan stunting 90 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu total populasi sebanyak 180 balita. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stunting yang pola asuh tidak baik 50.6%, pola makan yang salah 50.6%, Asi Eksklusif 63.3%, Pemberian MPASI tepat 50.6%, dan inisiasi menyusui dini sesuai 50.6%. Hasil uji chi-square diperoleh bahwa ada hubungan pola asuh (p=0,0018 dan OR=0,510), pola makan (p=0,018 dan OR=0,510), pemberian Asi Eksklusif (p=0,022 dan OR=0,508), MPASI (p=0,000 dan OR=0,140) dan IMD (p=0,004 dan OR=-0,424) dengan kejadian stunting di kecamatan Panten Jaya kabupaten Pidie Jaya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pola asuh, pola makan, pemberian Asi Eksklusif, MPASI dan IMD memiliki hubungan dengan kejadian stunting di kecamatan Panten Jaya kabupaten Pidie Jaya. Disarankan untuk melakukan pencegahan stunting sejak dini dengan merencanakan kehamilan dengan baik, pemeriksaan kehamilan teratur, mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) dan nutrisi yang baik selama masa kehamilan.