Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Penerapan Proteksi Kebakaran terhadap Kerentanan Anak Sekolah di DKI Jakarta Tahun 2019 Lulus S Hendrawati; Husen Husen; Agung Cahyono
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i02.726

Abstract

Gedung sekolah merupakan sarana penting dalam proses pembelajaran anak-anak Indonesia. Dalam hal ini manajemen memiliki kewajiban untuk menjaga gedung sekolah dari kemungkinan terjadinya bencana, salah satunya adalah bencana kebakaran. Data kejadian kebakaran di Jakarta pada tahun 2018 masih cukup tinggi dengan jumlah kejadian 692 kejadian 6348 jiwa mengungsi. Maka penellitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan proteksi kebakaran yang telah dilaksnakan di SDN 09 Makasar, Jakarta Timur. Metode Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan Informan penelitian ini yaitu Kepala sekolah, guru, staf administrasi dan security, menggunakan data primer, instrument yang digunakan dengan wawan cara mendalam dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan proteksi kebakaran di SDN 09 Makasar, Jakarta Timur masih belum terprogram dengan baik. Tenaga pendidik dan kependidikan belum pernah mengikuti pelatihan proteksi kebakaran dan sosialisai program pencegahan kebakaran sehingga mereka tidak memiliki kemampuan menggunakan alat proteksi kebakaran. Selain itu, belum adanya sistem proteksi kebakaran yang digunakan untuk pencegahan kebakaran pada bangunan gedung, berdampak terhadap keselamatan anak-anak yang menjadi siswa di sekolah tersebut.
KESESUAIAN ALAT PEMADAM API RINGAN BERDASARKAN PERMENAKERTRANS NO. 4 TAHUN 1980 Pipit Ananda; Husen
Binawan Student Journal Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Binawan (LPPM Universitas Binawan)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.037 KB) | DOI: 10.54771/bsj.v2i2.169

Abstract

Ditemukannya APAR yang kotor, label APAR yang rusak, terhalang benda-benda material disekitarnya, jenis APAR, tata letak, jarak antara satu APAR dengan yang lainnya, dan di beberapa tempat tidak tersedianya APAR dan jumlah APAR yang belum sesuai dengan PerMenakertrans No. PER. 04/MEN/1980 serta terdapat area kerja panas seperti pada pengerjaan pengelasan dan pemotongan APAR di PT ProMATCON Tepatguna. Metode Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif komparatif. Berdasarkan hasil checklist observasi kesesuaian PerMenakertrans No. PER. 04/MEN/1980 dan wawancara didapatkan nilai kesesuaian pada pemilihan jenis APAR sebesar 88,8%, kebutuhan jumlah APAR 24,3%, tata letak APAR 59,4% dan rata-rata hasil adalah 57,5% sedangkan penggunaan APAR didapatkan dengan hasil wawancara bahwa sebagian pekerja paham tetapi belum dilaksanakannya kembali pelatihan penanggulangan kebakaran dengan menggunakan APAR. Kesesuaian APAR berdasarkan PerMenakertrans No. PER. 04/MEN/1980 belum maksimal dikarenakan masih ada area-area masih dalam tahap pengembangan atau masih dalam tahap pembangunan, serta belum terlaksananya kembali pelatihan penanggulangan kebakaran.
Patient Safety Concept and Implementation in Traditional/Complementary Alternative Medicine (TM/CAM) Anindini Winda Amalia; Yunita Sari Purba; Husen Husen; Sahuri Sahuri; Defi Arjuni; Hafna Rosyita
Jurnal Health Sains Vol. 5 No. 3 (2024): Journal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Safety patient in-service health felt important for increasing the quality of service health. Development of TM/CAM services in Indonesia starts to take place with the existence of Law No. 17 of 2023. However, in practice is not yet lots done because it still does not have a receptacle or service. Besides that still limited availability of TM/CAM staff with formal education, Done with studies literature about concept safety patients and implementation in the TM/CAM services. A literature review is a series of related research with library data collection methods, or object research his research dug through a diverse information article journal / bibliography.. Analysis of the data used in the study using an analysis of which one is a concept and which the other is an implementation in the TM/CAM Thereby important implementation of the patient safety concept in a way general under ICPS developed and how its implementation in TM/CAM . The point similarity description detection, incident, harmful incident is first known with Adverse vent, mitigation, and contributing factors/hazards in TM/CAM. Report risks, incidents, harmful incidents, and their importance to climate and culture safety patients in TM/CAM Some incidents mostly originate from the biological (herbal) and acupuncture is relatively small. With increasing interest of public to safety healthcare TM/CAM professions parts of the world and practitioners individual have responsible to improve safety products and practices .This is by the perception public that TM/CAM is natural and considered safe. Therefore a need exists for reporting and research across the country to get a sufficient amount for analysis forward Various types incident potentially harmful related with TM/CAM, as well various the activities described as TM/CAM practices as well amount organizations involved in training or supervision practitioner . This issues need to be considered in the evaluation strategies for reducing future risks.
Analisis Penerapan Proteksi Kebakaran terhadap Kerentanan Anak Sekolah di DKI Jakarta Tahun 2019 Lulus S Hendrawati; Husen Husen; Agung Cahyono
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v10i02.726

Abstract

Gedung sekolah merupakan sarana penting dalam proses pembelajaran anak-anak Indonesia. Dalam hal ini manajemen memiliki kewajiban untuk menjaga gedung sekolah dari kemungkinan terjadinya bencana, salah satunya adalah bencana kebakaran. Data kejadian kebakaran di Jakarta pada tahun 2018 masih cukup tinggi dengan jumlah kejadian 692 kejadian 6348 jiwa mengungsi. Maka penellitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan proteksi kebakaran yang telah dilaksnakan di SDN 09 Makasar, Jakarta Timur. Metode Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan Informan penelitian ini yaitu Kepala sekolah, guru, staf administrasi dan security, menggunakan data primer, instrument yang digunakan dengan wawan cara mendalam dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan proteksi kebakaran di SDN 09 Makasar, Jakarta Timur masih belum terprogram dengan baik. Tenaga pendidik dan kependidikan belum pernah mengikuti pelatihan proteksi kebakaran dan sosialisai program pencegahan kebakaran sehingga mereka tidak memiliki kemampuan menggunakan alat proteksi kebakaran. Selain itu, belum adanya sistem proteksi kebakaran yang digunakan untuk pencegahan kebakaran pada bangunan gedung, berdampak terhadap keselamatan anak-anak yang menjadi siswa di sekolah tersebut.
Analis Manajemen Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Pekerjaan Produksi Girder Dengan Metode HIRADC di PT.X Tahun 2025 sahuri sahuri; Husen Husen; Defi Arjuni
Bhamada Occupational Health and Safety Environment Journal Vol 4 No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Bhamada Slawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/bohsej.v4i1.977

Abstract

Kecelakaan kerja merupakan kecelakaan yang terjadi akibat pekerjaan atau saat melaksanakan pekerjaan di suatu perusahaan. Pada proses produksi girder di proyek konstruksi masih banyak ditemukan perilaku tidak aman (unsafe action) dan kondisi tidak aman (unsafe condition). Salah satu pekerjaan konstruksi yang memiliki risiko tinggi adalah pemasangan material precast (beton pracetak), yang berpotensi menimbulkan kecelakaan seperti jatuh dari ketinggian, terbentur, dan terjepit. Untuk meminimalkan potensi bahaya dan risiko tersebut diperlukan penerapan manajemen risiko yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, pengendalian risiko, serta pemantauan dan evaluasi. Sesuai persyaratan OHSAS 18001:2007, organisasi wajib menerapkan prosedur Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, dan Pengendalian Risiko (HIRARC). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada area workshop fabrikasi girder terdapat 41 potensi bahaya dan 73 risiko pada 17 tahapan kerja yang terbagi dalam tiga proses, yaitu persiapan fabrikasi, dan finishing. Bahaya yang teridentifikasi terdiri atas 17 bahaya mekanik, 9 bahaya fisik, 7 bahaya kimia, 4 bahaya ergonomi, 2 bahaya listrik, dan 1 bahaya biologi. Penilaian awal risiko menunjukkan 2 risiko kategori ekstrem, 21 risiko tinggi, 17 risiko sedang, dan 1 risiko rendah. Setelah diberikan rekomendasi pengendalian, tingkat sisa risiko menurun menjadi 13 risiko sedang dan 28 risiko rendah. Pengendalian dilakukan berdasarkan hierarki pengendalian risiko yang meliputi substitusi, rekayasa teknik, pengendalian administratif, dan penggunaan alat pelindung diri (APD).