Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERSEPSI MAHASISWA PGSD UNISMUH MAKASSAR TERHADAP PEMBELAJARAN DARING SELAMA COVID 19 PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR MATEMATIKA SD Andi Ardhila Wahyudi; Hamdana Hadaming
JKPD (Jurnal Kajian Pendidikan Dasar) Vol 6, No 1 (2021): Januari 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jkpd.v6i1.4643

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa PGSD Unismuh Makassar terhadap pembelajaran daring selama Covid-19  pada mata kuliah konsep dasar matematika SD. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu  dengan menggunakan teknik purposive sampling yang hanya berfokus pada mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah konsep dasar matematika SD. Data penelitian diperoleh dari hasil pengisian kuesioner yang dilakukan secara on line dengan menggunakan Google form. Ada 3 aspek utama pada kuesioner yang dibagikan ke mahasiswa yaitu aspek proses belajar mengajar,  aspek kapabilitas/ kompetensi dosen, aspek  sarana dan prasarana. Rata-rata untuk aspek proses belajar mengajar diperoleh 49,14% yang setuju, aspek kapabilitas/kompetensi dosen sebanyak 56,8% yang menjawab setuju, dan aspek terakhir sarana dan prasarana sebanyak 37,06% yang setuju dan yang tidak setuju 17,35% ini diakibatkan karena mahasiswa terkendala dengan jaringan yang kurang bagus. Dari ke3 aspek tersebut dapat dilihat bahwa mayoritas responden memberikan persepsi yang baik dan positif.
Analisis Kesalahan Siswa Berdasarkan Teori Newman dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Sekolah Dasar Hamdana Hadaming; Andi Ardhila Wahyudi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 1 No. 4 (2022): SEPTEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v1i4.484

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas II SD Bawakaraeng pada mata pelajaran matematika, salah satunya dalam pembelajaran soal cerita matematika. Permasalahan yang muncul adalah apa saja kesalahan dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman SD Bawakaraeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika dan mendeskripsikan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika berdasarkan prosedur Newman di SD Bawakaraeng. Prosedur analisis kesalahan siswa yang digunakan adalah prosedur newman. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes dan wawancara dengan subjek penelitian sejumlah 5 siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis model Milles dan Huberman. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik. Diperoleh simpulan, siswa berusaha untuk mengimplementasikan prosedur Newman saat mengerjakan soal matematika. Namun, karena kurang terbiasa, sering terjadi adanya langkah yang tidak dilakukan, yaitu pada langkah memahami masalah, transformasi dan keterampilan proses. Adapun ke-5 langkah prosedur Newman diperoleh hasil yaitu langkah 1) kesalahan memabaca, tidak ada siswa yang melakukan jenis kesalahan membaca; langkah 2) kesalahan memahami, kesalahan baru dilakukan siswa pada saat memahami masalah sebanyak 4 siswa; langkah 3) transformasi, pada kesalahan transformasi siswa yang melakukan kesalahan sebanyak 1 siswa; Langkah 4) keterampilan proses, seluruh siswa melakukan kesalahan; dan langkah 5) penulisan jawaban, sebanyak 4 siswa yang melakukan kesalahan. Terdapat 3 faktor penyebab siswa melakukan kesalahan, yakni: 1) kesulitan memahami masalah; 2) tidak memahami konsep dan operasi pembagian; 3) dan karena lupa serta tidak teliti. Solusi yang ditawarkan untuk meminimalisir kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal cerita adalah dengan memperbanyak latihan mengerjakan soal cerita dan membuat soal cerita dengan bahasa yang lebih komunikatif.
Media Permainan Kartu Kuartet Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Geometri Siswa Sekolah Dasar Hamdana Hadaming; Andi Ardhila Wahyudi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): MARET
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v2i2.838

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar Geometri siswa kelas IV SD Bawakaraeng 1 dengan penerapan media permainan kuartet. Menggunakan metode Analisis Deskriptif penelitian tindakan kelas yaitu studi yang digunakan untuk mengumpulkan, mengolah, menganalisis, menafsirkan dan menyimpulkan data sehingga diperoleh gambaran yang sistematis dalam peningkatan aktivitas dan hasil belajar. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sebanyak 24 siswa. Instrument yang digunakan adalah lembar tes dan lembar observasi aktivitas siswa. Teknik pengumpulan data adalah tes dan observasi. Terdapat peningkatan yang signifikan setalah menerapkan media permainan kuartet dalam pembelajaran geometri. Rata-rata persentase aktivitas positif berada pada kategori baik yaitu 73,95% sedangkan di siklus 2 berada pada kategori sangat baik yaitu 85,39%. Untuk persentase aktivitas negative siklus 1 12,5 % dan siklus 2 sebesar 4,1%, ini berarti aktivitas positif mengalami peningkatan dan aktivitas negative menurun. Dan terdapat peningkatan jumlah siswa yang telah tuntas atau mencapai KKM yaitu sebanyak 11 siswa atau 45,83% di siklus 1 dan sebanyak 21 siswa yang tuntas atau 87,5% di siklus 2. Peningkatan hasil belajar siswa dari siklus 1 ke siklus 2 terjadi peningkatan persentase sebesar 41,67 %. Hal ini menunjukkan bahwa dengan penerapan media permainan kuartet pada materi geometri dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa di SD Bawakaraeng 1 kota Makassar.
Upaya Meningkatkan Tali Silaturahmi Antara Masyarakat Desa Bontomete’ne Kabupaten Maros Melalui Kegiatan Turnamen Sepak Bola Mini, Gotong Royong Pembuatan Lapangan Bola Voli dan Senam Andi Ardhila Wahyudi; Hamdana Hadaming; Yuddin Yuddin; Lelis Swandari
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2429

Abstract

Pemantapam Profeesi Keguruan (P2K) adalah suatu bentuk pembelajaran berupa pengabdian kepada sekolah, masyarakat dan kemuhammadiyaan yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan dari pelaksanaan P2K adalah untuk menerapkan, mengamalkan, dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa memberikan pengalaman praktis kepada praktikan dalam mengaplikasikan teori dan praktik. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode sosialisasi. Berdasarkan hasil dan kesimpulan pelaksanaan kegiatan P2K di Desa BontoMate’ne Kecamatan Mandai Kabupaten Maros program pengabdian kepada masyarakat telah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang diharapkan. Kegiatan ini sangat berpengaruh penting bagi mahasiswa dan lingkungan yang ditempatinya karena dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan, suasana, tempat tinggal maupun bahasa yang digunakan sehari-hari. Untuk itu mahasiswa mampu memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang hubungan sosial serta dapat mengaplikasikan ilmu yang dimiliki ditengah-tengah masyarakat setempat. Dan praktikan juga harus mengikuti aturan yang berlaku di wilayah yang ditempatinya, ikut serta dalam kegiatan desa baik diluar maupun didalam lokasi P2K. Pelaksanaan kegiatan P2K juga harus berdaya dukung dari masyarakat Desa BontoMate’ne sehingga pemerintah Desa mampu memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan oleh praktikan dalam melaksanakan kegiatanya.
Upaya Meningkatkan Tali Silaturahmi Antara Masyarakat Desa Bontomete’ne Kabupaten Maros Melalui Kegiatan Turnamen Sepak Bola Mini, Gotong Royong Pembuatan Lapangan Bola Voli dan Senam Andi Ardhila Wahyudi; Hamdana Hadaming; Yuddin Yuddin; Lelis Swandari
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v3i1.2429

Abstract

Pemantapam Profeesi Keguruan (P2K) adalah suatu bentuk pembelajaran berupa pengabdian kepada sekolah, masyarakat dan kemuhammadiyaan yang dilaksanakan oleh sekelompok mahasiswa dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan dari pelaksanaan P2K adalah untuk menerapkan, mengamalkan, dan membudayakan ilmu pengetahuan dan teknologi guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa memberikan pengalaman praktis kepada praktikan dalam mengaplikasikan teori dan praktik. Adapun metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode sosialisasi. Berdasarkan hasil dan kesimpulan pelaksanaan kegiatan P2K di Desa BontoMate’ne Kecamatan Mandai Kabupaten Maros program pengabdian kepada masyarakat telah berjalan dengan baik sesuai dengan prosedur yang diharapkan. Kegiatan ini sangat berpengaruh penting bagi mahasiswa dan lingkungan yang ditempatinya karena dituntut untuk beradaptasi dengan lingkungan, suasana, tempat tinggal maupun bahasa yang digunakan sehari-hari. Untuk itu mahasiswa mampu memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang hubungan sosial serta dapat mengaplikasikan ilmu yang dimiliki ditengah-tengah masyarakat setempat. Dan praktikan juga harus mengikuti aturan yang berlaku di wilayah yang ditempatinya, ikut serta dalam kegiatan desa baik diluar maupun didalam lokasi P2K. Pelaksanaan kegiatan P2K juga harus berdaya dukung dari masyarakat Desa BontoMate’ne sehingga pemerintah Desa mampu memfasilitasi segala kebutuhan yang diperlukan oleh praktikan dalam melaksanakan kegiatanya.
PENGGUNAAN MEDIA QUIZIZZ BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKn PADA SISWA KELAS III SDN PAO-PAO Nurjannah; Muh Arfah; Andi Ardhila Wahyudi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5425

Abstract

Penelitian ini bertujuan mentransformasi paradigma pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) melalui integrasi media digital Quizizz dan Model Problem Based Learning (PBL) di kelas III SDN Pao-Pao. Konteks penelitian dilandasi oleh diagnosis permasalahan fundamental dalam sistem pendidikan konvensional yang secara sistematis gagal membangkitkan partisipasi aktif dan konstruksi pengetahuan mendalam pada peserta didik. Metodologi penelitian mengadopsi desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan Mc Taggart, yang mensyaratkan empat tahapan dinamis: perencanaan strategis, implementasi sistematis, observasi komprehensif, dan refleksi kritis. Penelitian menerapkan pendekatan metodologis campuran kualitatif-kuantitatif dengan fokus utama mentransformasi pengalaman pedagogis melalui strategi inovatif berbasis teknologi. Instrumen penelitian dirancang secara multidimensional, mencakup tes capaian akademik, protokol observasional, dan dokumentasi proses. Pengumpulan data dilaksanakan melalui serangkaian metode triangulasi: pengujian formatif, pengamatan langsung, dan pencatatan dokumen empiris. Analisis data menggunakan metode kuantitatif untuk mengukur capaian akademik dan kualitatif untuk mengeksplorasi dinamika interaksional dalam proses pembelajaran. Penelitian fundamental ini bertujuan mengembangkan kompetensi kritis, kesadaran sosial, dan keterampilan resolusi permasalahan siswa melalui sinergi teknologi digital dan pendekatan konstruktivistik. Model pedagogis inovatif ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belajar transformatif, interaktif, dan kontekstual dalam ranah pendidikan kewarganegaraan.
EDUKASI KEMAMPUAN DIGITAL DAN PEMECAHAN KONTEN NEGATIF PADA ANAK SEKOLAH DASAR Femilianita; Nurul Istiqamah Ishaq; Nurfadillah Apriliah; Reski Nurasmi; Andi Ardhila Wahyudi; Sukmawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11567

Abstract

The rapid development of digital technology has brought significant changes to the lives of elementary school–aged children, particularly in relation to the increasing use of gadgets that is not always accompanied by adequate digital literacy. Excessive and unsupervised gadget use can lead to various negative impacts, including decreased learning concentration, declining academic achievement, risks of digital addiction, exposure to negative content, and ethical issues in online interactions. This community service activity aimed to enhance elementary school students’ awareness and understanding of digital skills and negative content management through education on wise gadget use. The program was conducted at SD Inpres Sero, Makassar City, involving fifth- and sixth-grade students and teachers as partner participants, using a Participatory Action Research (PAR) approach. The methods included initial observation, interactive seminars, educational videos, quizzes, discussions, and evaluation. The results showed very high levels of student participation and enthusiasm, as well as an increase in students’ initial awareness of the importance of managing screen time, selecting safe and appropriate content, and applying digital ethics. This educational intervention proved effective in building a positive foundation of digital literacy despite being implemented within a limited time frame and with minimal resources. Overall, this activity confirms that a school-based educational approach oriented toward active student participation can serve as an adaptive alternative strategy for fostering healthy and responsible digital habits from an early age.