Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI KADAR NITRIT PADA DAGING BURGER DI KOTA BANDAR LAMPUNG MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Laila Susanti; Merinda Setyowati; Subur Widodo; Anita Setiawati
JFL : Jurnal Farmasi Lampung Vol. 7 No. 1 (2018): JFL: Jurnal Farmasi Lampung
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Tulang Bawang Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jfl.v7i1.38

Abstract

Daging merupakan salah satu sumber makanan yang berasal dari hewani dan memiliki cita rasa yang khas serta kandungan gizi yang tinggi. Dari berbagai cara pengolahan daging, daging burger merupakan salah satu produk olahan yang banyak dikonsumsi masyarakat. Sebagai bahan pengawet pada daging burger digunakan nitrit, untuk memperpanjang waktu simpan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar nitrit pada daging burger dengan menggunakan Spektrofotometri Uv-Vis. Sebagai pelarut digunakan asam sulfanilat bereaksi dengan asam nitrit membentuk garam diazonium kemudian ditambah pelarut naftilamin membentuk senyawa azo yang berwarna ungu, lalu diukur absorbansinya pada panjang gelombang 531 nm. Hasil penelitian menunjukan kadar rata-rata nitrit pada masing- masing sampel A ,B, C, D, E, F secara berurutan adalah 123,95 mg/kg, 30,14 mg/kg, 195,25 mg/kg, 105,74 mg/kg, 20,85 mg/kg dan 16,14 mg/kg. Dari ke enam sampel, ada 4 sampel yang memiliki kandungan nitrit melebihi ambang batas maksimum penggunaan bahan pengawet pada makanan menurut Peraturan Kepala BPOM RI Nomor 36 Tahun 2013 yaitu sebesar 30 mg/kg untuk produk daging olahan. Hanya sampel C yang memiliki kadar nitrit melebihi batas maksimum persyaratan berdasarkan Permenkes Nomor 1168/Menkes/Per/X/1999, yaitu 125 mg/kg. Kata Kunci : Daging burger, Nitrit, Spektrofotometri UV-Vis
Green Hydrogen Production from Biomass-Derived Syngas Using Advanced Membrane Separation Technologies Brahmansa Husin; Haykal Prakusuma; Anita setiawati
International Journal of Energy Systems and Materials Innovation Vol. 1 No. 1 (2025): International Journal of Energy Systems and Materials Innovation
Publisher : Gio Vani Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The global shift toward low-carbon energy systems has positioned green hydrogen as a pivotal component for achieving industrial decarbonization. Among various production pathways, hydrogen generation from biomass gasification presents a renewable and carbon-neutral alternative; however, its large-scale application remains limited by challenges in syngas purification and process integration. This study investigates the development and performance of advanced mixed-matrix membranes (MM-MOF) incorporated into water–gas shift (WGS) membrane reactors to enhance hydrogen separation efficiency, thermal stability, and economic feasibility. Hybrid polymer–MOF composite membranes with varied filler loadings (5%, 15%, and 30%) were synthesized and tested using biomass-derived syngas under controlled conditions (450 °C, 10 bar, S/C = 2). The optimal MM-MOF membrane with 30 wt% filler achieved a hydrogen permeance of 1.05 × 10⁻⁷ mol m⁻² s⁻¹ Pa⁻¹ and an H₂/CO₂ selectivity of 95, leading to 88.9% CO conversion and 97.0% hydrogen purity. Durability tests confirmed excellent long-term stability with only 15% permeance decline after 500 hours, outperforming conventional Pd–Ag membranes. Techno-economic analysis revealed that the integrated system reduced the Levelized Cost of Hydrogen (LCOH) to approximately 1.95 USD/kg H₂ and lowered the global warming potential (GWP100) to 1.8 kg CO₂-eq/kg H₂, signifying substantial economic and environmental benefits. Overall, the results indicate that MM-MOF-based membrane reactors provide an efficient, durable, and cost-effective route for hydrogen production from biomass syngas, supporting the transition toward circular and low-carbon energy systems.