Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DUKUNGAN BIDAN DALAM MENINGKATKAN BREASTFEEDING SELF EFFICACY MASA AWAL LAKTASI Ina Handayani; Elin Supliyani
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 13 No 1 (2021): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.048 KB) | DOI: 10.34011/juriskesbdg.v13i1.1871

Abstract

Breastfeeding failure occurs more frequently in the first days after delivery. This happens because of the low milk production in the first days. Midwife support from pregnancy to early lactation can increase breastfeeding self-efficacy, which is a person's belief in his ability to successfully breastfeed his baby. The existence of good knowledge, this knowledge will change the mindset of previous experiences, mothers can apply effective breastfeeding techniques and create conducive emotional conditions. The research design used pre-experimental design, with one group pre-test post-test. Sampling using non-probability sampling techniques, purposive sampling method according to inclusion criteria, there are 29 mothers with a history of breastfeeding failure. The instrument used Breastfeeding Self-Efficacy Scale Form (BSESF). The intervention carried out in this study was the provision of midwife support in the form of an educational pattern from the 3rd trimester of pregnancy until 7 days postpartum, then evaluated the increase in Breastfeeding self-efficacy both before and after the intervention. The research analysis design used  Wilcoxon test. The results showed that the value of the Breastfeeding self-efficacy score increased with the median value before the intervention of 50 and after the intervention of 61 (p <0.05). There is an effect of midwife support in increasing breastfeeding self-efficacy during early lactation in mothers with a history of failure to provide exclusive breastfeeding. It is suggested that this research can be applied to improve the success of breastfeeding, especially in breastfeeding in the early postpartum period.  
ASUHAN KEBIDANAN POSTPARTUM PADA NY.D USIA 38 TAHUN P5A0 DENGAN BENDUNGAN ASI DI PUSKESMAS CIJERUK: SEBUAH LAPORAN KASUS ina Handayani; Rey Hananta; Sri Mulyati; Suhartika
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 6 No. 3 (2026): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa postpartum terjadi perubahan pada payudara sebagai persiapan untuk menyusui. Pada awal menyusui hal yang umum terjadi adalah bendungan ASI. Data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2019 menyebutkan bahwa terdapat ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sebanyak 35.985 orang (15,60%), serta pada tahun 2020 Ibu nifas yang mengalami bendungan ASI sebanyak 77.231 orang (37,12%). Komplikasi yang bisa terjadi akibat bendungan ASI adalah mastitis. Tujuan dalam penelitian ini adalah dapat melakukan Asuhan Kebidanan Postpartum pada Ny. D Usia 33 Tahun P5A0 melahirkan 3 hari yang lalu dengan Bendungan ASI di Puskesmas Cijeruk Kabupaten Bogor. Metode yang digunakan adalah laporan kasus, dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan menggunakan SOAP. Pengumpulan data didapatkan melalui wawancara, pemeriksaan fisik, obsevasi, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil dalam penelitian ini didapatkan melalui pegkajian data subjektif yaitu ibu mengalami bengkak, nyeri, dan terasa penuh pada payudara. Data objektif didapatkan bahwa payudara teraba keras, kemerahan, bengkak, nyeri, payudara terasa panas, ASI tidak keluar dengan lancar dan payudara terasa penuh. Analisa Ny. D usia 33 tahun P5A0 dengan bendungan ASI, penatalaksanaan yang sudah dilakukan Breastcare, kompres hangat dan dingin, konseling teknik menyusui yang baik dan benar kontrasepsi, konseling gizi seimbang,dan konseling sibling rivalry. Kesimpulan pada LTA ini pengkajian data subjektif dan objektif sesuai dengan kondisi bendungan ASI dan asuhan yang diberikan sudah sesuai dengan protap serta kewenangan bidan. Saran kepada tenaga kesehatan yang bisa disampaikan supaya ditingkatkan pelayanan asuhan pada kasus bendungan ASI dan dapat dilakukan pencegahan pada kasus bendungan ASI pada ibu nifas. Kata Kunci : Masa Nifas, Bendungan ASI, ASI Eksklusif Pustaka : (2019-2025)