Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PERKEMBANGAN NAGARI SUNGAI DUO KABUPATEN DHARMASRAYA TAHUN 2016-2021 Apri Nindy Utami; Livia Ersi; Juliandri Kurniawan Junaidi
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.37856

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang perkemabngan yang terjadi di nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya tahun 2016-2021 pengahrgaan bertaraf nasional, dimana nagari Sungai Duo merupakan salah satu nagari yang memiliki potensi yang dapat memperoleh suatu. Penulisan ini bertujuan untuk: menjelaskan perkemabngan nagari Sungai Duo Kabupaten Dharmasraya tahun 2016-2021. Metode dalam penelitian adalah metode sejarah, dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1. Heuristik, pengumpulan berbagai data dari data primer melalui wawancara dengan para pelaku dan sumber sekunder dari buku-buku yang relevan dan ada hubungan dengan tulisan ini (studi literatur), 2.kritik Sumber, 3. Analisis-sintesis dan interpretasi, 4. Historiografi, yaitu menuliskan data sejarah sehingga menjadi sebuah karya Ilmiah. Dari penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa, perkembangan nagari Sungai tahun 2016 yaitu adanya revitalisasi pasar di Sungai Duo. Melakukan pembangunan kios-kios yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Pada tahun 2019 di bangun objek wisata Embung, Objek wisata budaya (Makam Keramat Raja Daulat). Pada tahun 2020 pembangunan pasar kuliner di tahun 2020 dan piagam penghargaan sebagai nagari statistik di tahun 2021. Nagari Sungai Duo merupakan nagari pertama yang dijadikan sebagai nagari Statistik di Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan sistem pemerintahan nagari Sungai Duo yang dijalankan selama ini dengan sistem pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel.
PADANG PADA MASA REFORMASI 1998 TINJAUAN MEDIA MASSA: STUDI KASUS HARIAN UMUM SINGGALANG Cherly Madri Gifani; Livia Ersi; Juliandry Kurniawan Junaidi
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.37732

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang Kota Padang Pada Masa Reformasi 1998, dalam Tinjauan Media Massa: Studi Kasus Harian Umum Singgalang. Penelitian yang termasuk kedalam studi Historiografi, yang bersumber dari koran cetakan Singgalang tahun 1998, dan di bantu dengan buku, jurnal dan situs internet lainnya. Adapun rumusan masalah penelitian ini melihat bagaimana situasi kondisi kota Padang pada masa Reformasi 1998 dan juga bagaimana kerusuhan serta masalah-masalah yang terjadi dalam menghadapi Krisis Moneter yang terjadi di tahun 1998. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Merode Sejarah. Metode ini terbagi atas empat tahapan yaitu: 1). Heuristik. 2). Kritik sumber. 3). Interpretasi. 4). Historiografi. Berdasarkan hasil penelitian ini yaitu melihat kondisi situasi kota Padang pada masa Reformasi 1998 dalam tinjauan Media Massa: Harian Umum Singgalang dan melihat bagaimana kerusuhan, aksi demonstrasi dan masalah-masalah yang di terjadi di kota Padang. Pemarsalahan krisis moneter yang melanda Indonesia sangat berdampak terhadap roda kehidupan masyarakat, permasalahan politik, ekonomi, sosial dan HAM. Dapat disimpulkan bahwa Media (Pers) khususnya Harian Umum Singgalang ikut serta mendukung aksi demonstrasi 1998 yang terjadi di Kota Padang. 
JARI CENDIKIA INSTITUTE PELOPOR PENULISAN BIOGRAFI DI SUMATERA BARAT TAHUN 2005-2021 Silvia Silvia; Refni Yulia; Livia Ersi
Puteri Hijau : Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 7, No 2 (2022): Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah
Publisher : Department of History Education, Faculty of Social Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ph.v7i2.37129

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Jari Cendikia Institute pelopor penulisan biografi di Sumatera Barat tahun 2005-2021. Lembaga ini merupakan satu-satunya lembaga pendidikan di Kota Padang yang bergerak dalam bidang penulisan biografi ataupun profil tokoh yang didirikan oleh beberapa orang mahasiswa. Adapun rumusan permasalahan dari penelitian yaitu: 1) Bagaimana latar belakang berdirinya Jari Cendikia Institute pelopor penulisan biografi di Sumatera Barat 2005-2021, 2) Bagaimana perkembangan dari Jari Cendikia Institute pelopor penulisan biografi di Sumatera Barat 2005-2021, 3) Bagaimana pandangan tokoh-tokoh terhadap Jari Cendikia Institute. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang berdirinya Jari Cendikia Institute pelopor penulisan biografi di Sumatera Barat 2005-2021, untuk mengetahui perkembangan dari Jari Cendikia Institute pelopor penulisan biografi di Sumatera Barat 2005-2021 dan mengetahui pandangan tokoh-tokoh terhadap Jari Cendikia Institute. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahap yaitu, 1) heuristik, 2) kritik sumber, 3) interpretasi, dan 4) historiografi. Hasil penelitian ini menjelaskan tentang perkembangan Jari Cendikia Institute dari awal berdiri 2005 hingga 2021. Terhitung semenjak awal berdiri dari 2005-2021 lebih kurang terdapat 18 buku yang telah diterbitkan oleh tim Jari Cendikia Institute. Menurut tokoh yang biografinya dituliskan oleh Jari Cendikia Institute mengatakan bahwa Jari Cendikia Institute bagus dan merupakan lembaga yang professional dalam bidang penulisan.           Kata Kunci: Lembaga, Biografi, Tokoh
Penggunaan Model Card Sort pada Pembelajaran Sejarah Kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan Rekha Rahmi Chania Sundava; Meldawati Meldawati; Livia Ersi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6797

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi bahwa kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan menunjukkan tingkat pemahaman peserta didik masih rendah yang menyebabkan kurang maksimal nya tingkat pemahaman peserta didik pada mata pelajaran sejarah karena pemilihan metode pembelajaran dan kurangnya peran atau keaktifan peserta didik dalam prose pembelajaran. Rumusan masalah penelitian adalah Bagaimanakah perencanaan penggunaan card sort pada pembelajaran sejarah kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan. Bagaimanakah penggunaan card sort pada pembelajaran sejarah kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan perencanaan penggunaan Card Sort pada pembelajaran sejarah kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan.Untuk mendeskripsikan penggunaan model Card Sort pada pembelajaran Sejarah kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan. Untuk mendeskripsikan kendala-kendala dalam penggunaan model Card Sort pada pembelajaran sejarah kelas X IPS 2 di SMAN 1 Koto XI Tarusan. Metode digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif deskriptif dengan informan penelitian yaitu peserta didik kelas X IPS 2, guru mata pelajaran sejarah di SMAN 1 Koto XI Tarusan. Hasil yang didapatkan dari penggunaan model card sort adalah peserta didik lebih serius dan senang dalam belajar dengan model card sort ini dalam proses pembelajaran peserta didik lebih semangat, aktif dan mudah memahami dalam proses pembelajaran. Akan tetapi ketika metode baru diterapkan di suatu kelas pasti memiliki suatu kendala atau kesulitan seperti guru pada awalnya sulit dalam menyampaikan materi dan penggunaan model ini kendala yang ditemui saat proses pembelajaran berlangsung yang dialami peserta didik yaitu peserta didik tidak menguasai materi pembelajaran sehingga pada saat model diterapkan peserta didik masih ada yang memberikan jawaban yang salah. Proses pembelajaran dengan menggunakan model card sort sangat penting untuk menunjang pembelajaran karena dalam proses pembelajaran dengan menggunakan model card sort peserta didik sangat antusias dalam belajar dan juga aktif dalam memberikan jawaban yang sudah disediakan pada kartu.
KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA KERSIK TUO SEBAGAI DESA PENYANGGA PARIWISATA GUNUNG KERINCI (2013-2018) Febri Yonata; Z Zulfa; Livia Ersi
Horizon Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.98 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v1i2.4828

Abstract

This research generally discuss about social and economic conditions in Kersik Tuos Village as a Tourism Destination, were Kerinci mountain become favorites choice for montain climber, which one this icons located in Kerinci Seblat National Park area with an altitude of 3805 Masl. Kersik Tuo Village has long been a center of mobility as well as a transit point for tourists, and also the people also provides various kinds of needed for tourists. There are many of social and economic relations that exist in the community, for this reason the people of Kersik Tuo Village do not really see a tourism as a field to advance the community's economy. The purpose of this research is to explain the socio-economic conditions of the Mount Kerinci tourism support community in Kersik Tuo in 2013-2018 and to explain the people's role of Kersik Tuo in Supporting Mount Kerinci Tourism. The research method that used in this research is historical research, that combines Heuristik, critically resources, Interpretation and historiography. The result of this research, Kersik Tuo Village is a village that nearest from Kerinci mountain. The population in Kersik Tuo mostly in agriculture and trade. The tourism have an effect for Social¬ - Economic conditions of the Tersik Tuo society as a support for Mount Kerinci Tourism and always advancement from 2013 until 2018. This is added with people that participating in sector, like a service industry, trademark, etc. The people realize that the tourism is important to developed Kersik Tuo village.
Nagari Adat di Minangkabau Dalam Tinjuan Sejarah Refni Yulia; Livia Ersi
Bakaba Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1001.076 KB) | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i1.5866

Abstract

Nagari Adat in Minangkabau are autonomous nagari and part of the lowest nagari governance system in West Sumatra. The naming of adat nagari in West Sumatra is more for the sake of tourism, so that some nagari that have tourism potential were developed into adat nagari and promoted on a district and provincial basis. So that the first 4 traditional villages were chosen, namely, the Indudur angari, the Seribu Gadang Nagari, Pariyangan Nagari, and Jawi-Jawi villages. The four nagari have become national tourist destinations and have been visited by domestic and foreign tourists and were recorded in the tourist calendar in West Sumatra. The development of adat nagari ultimately spurred other nagari to develop their potential in their adat and tourism.
Budaya Minangkabau: Peradaban Dan Nilai-nilai Pendidikan Generasi Baru Zulfa Zulfa; Livia Ersi
Bakaba Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1017.814 KB) | DOI: 10.22202/bakaba.2021.v9i2.5874

Abstract

The problems that occur in the world of higher education at this time are very alarming. One of them is a PhD student in the UK. Cases that tarnish the world of education at the international level. The purpose of this study is to describe civilization and educational values for the new generation so that the moral problems that occur in Indonesia can be reduced. This research method is a qualitative research with a historical and sociological approach. The results of this study indicate that with local culture civilization and educational values will be realized for the better. The local culture is Minangkabau Culture from elementary school to university level. This is very important so that the ideal character education can be realized in accordance with the 18 character values based on the National Education System Law. Minangkabau Culture Learning in Higher Education is carried out using the Simulation Project-Based Learning (PBPS) model. PBPS is a project or task-based learning that is directly applied in the form of a simulation for each student. In this study, there are no exams, only simulations and practicals so that students can understand every custom and procession that is simulated so that the ideal character improvement can be realized. Using PBPS learning will provide independence for students to identify character values that come from the values of life in the family environment or in Minangkabau society. 
SOSIALISASI BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA Yuhelna Yuhelna; Isnaini Isnaini; Livia Ersi; Refni Yulia; Yenita Yatim
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): April-Juni 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i2.258

Abstract

Data Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait pengguna narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) di 2014 menyebutkan, 22 persen pengguna narkoba di Indonesia merupakan pelajar dan mahasiswa. Sementara, jumlah penyalahgunaan narkotika pada anak yang mendapatkan layanan rehabilitasi pada 2015, tercatat anak usia di bawah 19 tahun berjumlah 348 orang dari total 5.127 orang yang direhabilitasi di tahun itu.