Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY (AR) PADA MATERI PONDASI TELAPAK DI SMKN 2 SURABAYA Mohammad Tri Handoko; Nur Andajani
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 1 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i1.58165

Abstract

Dengan berkembangnya IPTEK tepatnya augmented reality (AR), telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Penelitian ini didorong oleh karena tidak sedikitnya peserta didik yang mengalami kebosanan dengan pembelajaran konvensional dengan papan tulis di kelas sehingga dibutuhkan sebuah media pembelajaran baru yang mampu menjadi solusi dalam kendala yang terjadi pada proses kegiatanpembelajaran. Dengan latarbelakang tersebut kemudian dirancang sebuah aplikasi pembelajaran memanfaatkan teknologi AR. Penelitian ini antara lain berfokus untuk mengevaluasi kelayakan media pembelajaran berbasis AR, mengetahui pengaruh hasil belajar dan respon peserta didik setelah menggunakan media pembelajaran berbasis AR pada mata pelajaran (mapel) Konstruksi Bangunan Gedung (KBG) pada KD 3.8. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design dengan jenis desain penelitian One-Group Pretest-Posttest Design. Area atau lokasi yang dipilih untuk mendapatkan data yang diinginkan yakni pada Kompetensi Keahlian Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan di SMK Negeri 2 Surabaya. Penelitian ini dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2023/2024. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik kelas XII KGSP SMK Negeri 2 Surabaya. Subjek penelitian terdiri dari peserta didik kelas XII KGSP SMK Negeri 2 Surabaya, dipilih dengan teknik purposive sampling. Populasi keseluruhan terdiri dari peserta didik kelas XII KGSP SMK Negeri 2 Surabaya yang terdiri dari 36 peserta didik.Hasil penelitian ini sebagai berikut. (1) Hasil uji kelayakan media pembelajaran oleh ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 86,36% dengan kategori sangat layak. (2) Hasil pretest mendapatkan nilai rata-rata 58,33 dan meningkat dengan cukup efektif sebesar 57% menjadi 81,81 saat dilakukan posttest, hal ini dapat diartikan bahwa media pembelajaran berbasis AR pada materi pondasi telapak di SMK Negeri 2 Surabaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. (3) Hasil respon angket peserta didik memperoleh nilai persentase sebesar 91,22% dengan kategori sangat baik.Kata kunci: Augmented reality, media pembelajaran, peserta didik, SMK Negeri 2 Surabaya
PENGARUH PRAKTIK KERJA INDUSTRI DAN PERAN BURSA KERJA KHUSUS TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA KELAS XII DPIB SMKN 2 SURABAYA Catur Ayu Almaidia; Nur Andajani
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 9 No. 2 (2023)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v9i2.58610

Abstract

Vocational high schools is the largest contributor to unemployment in Indonesia based on the level of unemployment by education level. An influencing factor is the job readiness of its graduates. At SMKN 2 Surabaya, there is a practical internship program and a BKK school institution that serves as a service and information channel related to the world of work with students. This study aims to (1) determine the effect of the internship on the job readiness of students in class XII DPIB SMKN 2 Surabaya, (2) determine the effect of the BKK role on the job readiness of students in class XII DPIB SMKN 2 Surabaya, (3) determine the effect of the internship and the BKK role on the job readiness of students in class XII DPIB SMKN 2 Surabaya. This research is an ex post facto research. This research was conducted at SMK Negeri 2 Surabaya with a sample of 101 students in class XII DPIB in the 2023/2024 school year who had carried out practical internships, with the sampling technique using purposive sampling. Data collection using a questionnaire. The classic assumption test uses normality test, linearity test, and multicollinearity test. While hypothesis testing using simple regression test, multiple regression test, T test and F test assisted by SPSS 24.0 for windows. The results of this study are: 1) Prakerin has an influence on the work readiness of XII DPIB class students of SMKN 2 Surabaya by 49.4%. 2) The role of BKK has an influence on the job readiness of XII DPIB students of SMKN 2 Surabaya by 35.4%. 3) Internship and the role of BKK have an influence on the job readiness of XII DPIB students of SMKN 2 Surabaya by 53%.
Pengaruh Penerapan Jobsheet Pada Mata Pelajaran Praktik Lanjut Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Anisa Diyah Ayu Khoirudina; Nur Andajani
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i1.63577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan jobsheet pada mata pelajaran praktik lanjut bangunan terhadap hasil belajar siswa, serta untuk mengetahui respon siswa terhadap jobsheet yang telah diberikan. Desain penelitian yang dimanfaatkan yaitu dengan quasi eksperiment dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas XI TKP tahun ajaran 2023/2024 dengan kelas XI TKP 1 menjadi kelas eksperimen serta untuk kelas XI TKP 2 menjadi kelas kontrol. Teknik pengumpulan data memanfaatkan lembar penilaian unjuk kerja dan angket respon pengguna yang kemudian diolah menggunakan SPSS versi 21. Pengujian hipotesis diljalankan memanfaatkan uji independent sample t-test dengan didapatkan hasil F = 2,207 dalam nilai sig. (2-tailed) 0,000 > 0,05 maka pada pengujian mampu diperoleh kesimpulan terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen yang menerapkan jobsheet dan kelas kontrol yang tidak menerapkan jobsheet. Perbedaan hasil belajar dilihat dari rata rata untuk kelas eksperimen yakni 85,60 lebih besar dibanding untuk rata rata yang diperoleh kelas kontrol sejumlah 79,97. Respon siswa terhadap penerapan jobsheet menunjukkan 47,6% respon sangat setuju, 49% respon setuju, 2,4% respon tidak setuju dan 1% respon sangat tidak setuju, dengan makna secara umum siswa setuju apabila diadakan jobsheet sebagai salah satu bahan ajar dalam pembelajaran praktik.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Based Learning Siswa Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan pada Elemen Konstruksi Utilitas Gedung di SMK Negeri 1 Kediri Arin Maulidya Pramurti; Nur Andajani
Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Jurnal Kajian Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jkptb.v10i2.64115

Abstract

Penerapan model pembelajaran discovery based learning dilatar belakangi oleh  perhatian siswa ketika menjalankan aktifitas belajar mengajar yang kurang, hal tersebut berpengaruh untuk hasil belajar siswa secara kurang serta berpengaruh siswa menjadi pasif juga dan pembelajaran menjadi monoton. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu dalam membantu siswa lebih aktif dalam pembelajaran serta untuk mengetahui adanya beda dari peningkatan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang dimanfaatkan merupakan Quasi Experiment Design Posttest-Only Control Design. Populasi sebanyak 202 siswa dan sampel sebanyak 65 siswa diambil dari kelas XI DPIB SMK Negeri 1 Kediri.  Teknik pengumpulan data dengan instrumen tes berbentuk post-test serta angket  validasi. Hasil analisis data diperoleh bahwa hasil belajar dengan materi struktur rangka atap pada siswa kelas eksperimen yang pembelajarannya memakai model discovery based learning terdapat rata-rata hasil post-test yaitu 91,97 untuk kelas kontrol terdapat nilai rata-rata 76,09. Perhitungan uji-t pada post-test thitung  (7.948) > ttabel (1.669) dengan Sig.(2-tailed) kurang dari 0,05 yakni 0,000 < 0,05 sehingga memiliki perbedaan pada kelas kontrol serta kelas eksperimen. Angket respon dari siswa sangat baik. Mampu diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran dengan model discovery based learning bisa menambah serta meningkatkan hasil dari belajar siswa.   Kata Kunci: discovery based learning, hasil belajar,kelas eksperimen, kelas kontrol
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEKNIK KONSTRUKSI DAN PERUMAHAN PADA ELEMEN PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI DI SMKN Nada Fitriyah; Nur Andajani
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i3.14093

Abstract

Learning in the Construction Work Implementation element at SMKN 2 Bojonegoro still faces challenges, particularly the low level of student engagement during practical activities, which affects students' psychomotor learning outcomes. One alternative to address this issue is the implementation of the peer tutoring learning model, which encourages collaboration and interaction among students during the learning process. This study aimed to examine the effect of the peer tutoring learning model on students' psychomotor learning outcomes in the Construction Work Implementation element at SMKN 2 Bojonegoro. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a Posttest-Only Control Design. The sample consisted of 71 eleventh-grade students from the Construction and Housing Engineering program in the 2025/2026 academic year, comprising 36 students in the experimental class and 35 students in the control class. Data were collected through psychomotor learning outcome tests, student response questionnaires, observations, and documentation. All research instruments were validated by experts and tested for validity and reliability before implementation. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics, including the Shapiro–Wilk normality test, Levene's homogeneity test, and the Independent Samples t-test at a significance level of 0.05. The results indicated that the peer tutoring learning instruments achieved a feasibility score of 94%, categorized as highly feasible. The experimental class obtained an average psychomotor learning outcome score of 80, which was higher than that of the control class. Furthermore, the Independent Samples t-test revealed a significant difference between the two classes (t = 4.156, p = 0.001), indicating that the peer tutoring learning model had a significant effect on students' psychomotor learning outcomes. In addition, 70% of the students gave positive responses to the implementation of the peer tutoring learning model. Therefore, the peer tutoring learning model can be considered a feasible and effective alternative for improving psychomotor learning outcomes in the Construction and Housing Engineering program. ABSTRAK Pembelajaran pada elemen Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi di SMKN 2 Bojonegoro masih menghadapi kendala berupa rendahnya keterlibatan siswa dalam kegiatan praktik sehingga berdampak pada hasil belajar psikomotorik. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model pembelajaran tutor sebaya yang mendorong kolaborasi dan interaksi antarsiswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran tutor sebaya terhadap hasil belajar psikomotorik siswa pada elemen Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi di SMKN 2 Bojonegoro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental) menggunakan desain Posttest Only Control Design. Sampel penelitian terdiri atas 71 siswa kelas XI Kompetensi Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan Tahun Ajaran 2025/2026, yang dibagi menjadi kelas eksperimen berjumlah 36 siswa dan kelas kontrol berjumlah 35 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar psikomotorik, angket respons siswa, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah divalidasi oleh ahli serta diuji validitas dan reliabilitasnya sebelum digunakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas Levene, dan Independent Samples t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran tutor sebaya memperoleh tingkat kelayakan sebesar 94% dengan kategori sangat layak. Rata-rata hasil belajar psikomotorik kelas eksperimen mencapai 80, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Hasil Independent Samples t-test menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas (t = 4,156; p = 0,001), sehingga model pembelajaran tutor sebaya berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar psikomotorik siswa. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa 70% siswa memberikan respons positif terhadap penerapan model pembelajaran tutor sebaya. Dengan demikian, model pembelajaran tutor sebaya layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar psikomotorik pada kompetensi keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan.
Penyuluhan Tata Cara Pencampuran Beton Sesuai SNI Bagi Pekerja Konstruksi dan Warga Katerban Senori Tuban Andang Widjaja; Wahyu Dwi Mulyono; Nurmi Frida Dorintan Bertua Pakpahan; Nur Andajani; Desy Ratna Artaningtyas
JURPIKAT Vol 7 No 3 (2026)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v7i3.3257

Abstract

Program Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilakukan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat desa Katerban Senori Tuban tentang tata cara campuran beton normal sesuai Standar Nasional Indoensia (SNI). Penyuluhan dilaksanakan dengan beberapa metode yaitu ceramah, diskusi, demonstrasi, dan pemberian tugas. Pelaksanaan PKM dimulai dari tahap observasi dan identifikasi permasalahan, kemudian sosialisasi program dengan melibatkan masyarakat setempat. Peserta kegiatan terdiri atas RT, RW, dan warga yang bekerja sebagai pekerja pembantu, tukang, koordinator atau kepala tukang. Penyuluhan memberikan penjelasan materi tata cara campuran beton sesuai SNI dan implementasi program kegiatan praktik pemcampuran material beton secara langsung. Hasil penilaian menunjukkan bahwa tata cara campuran beton sesuai SNI sudah dipahami cukup baik oleh peserta. Peserta kegiatan PKM sudah mampu menerapkan tata cara campuran beton sesuai SNI.