Totok Subianto
Politeknik Kesehatan Tasikmalaya

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kajian Optimisasi Anggaran Pengadaan Formulir Rekam Medis Rawat Jalan Rumah Sakit Totok Subianto
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v10i1.383

Abstract

Pengadaan formulir rekam medis rumah sakit memerlukan metode yang tepat karena menyangkut penggunaan anggaran. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan anggaran pengadaan formulir rekam medis rawat jalan rumah sakit selama 3 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan anggaran pengadaan formulir masih menggunakan metode kualitatif sehingga keakuratan dapat diragukan. Biaya satuan dan jumlah cenderung meningkat. Peramalan kebutuhan formulir rawat jalan tahun 2018 dengan Metode Least Square di hitung dari data Januari s/d Agustus 2018 dengan persamaan tren linier Y = 2,092 + 14,55X,  sehingga kebutuhan formulir tahun 2018 sejumlah 25.803 set. Kebutuhan formulir rawat jalan tahun 2019, 2020 dan 2021 dihitung dengan persamaan tren linier Y = 23,325 + 2,482X. Proyeksi tahun 2019 sejumlah 28.289 set, tahun 2020 sejumlah 30.771 set dan tahun 2021 sejumlah 33.253 set. Unit cost di hitung dengan asumsi inflasi APBN tahun 2018 sebesar 3,13%. Harga satuan hasil perhitungan tahun 2019 sebesar Rp 4.795,-, tahun 2020 sebesar Rp 4.945,- dan tahun 2021 sebesar Rp 5.100,-, sehingga kebutuhan anggaran tahun 2019 sejumlah Rp 135.662.173,-, tahun 2020 sejumlah Rp 152.196.899,- dan tahun 2021 sejumlah Rp 169.617.228,-. Disarankan agar perhitungan kebutuhan formulir dilakukan dengan metode statistik serta memanfaatkan data di bagian rekam medis.
KAJIAN PEMANFAATAN INFORMASI PADA DOKUMEN REKAM MEDIS PASIEN MENINGGAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARANGANYAR Totok Subianto
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/.v2i1.43

Abstract

ABSTRAKRumah Sakit Umum Daerah Karanganyar telah memiliki prosedur tetap mengenai dokumen rekam medis pasienmeninggal. Namun, prosedur tetap tersebut belum memuat tentang prosedur peminjaman dan pemanfaatandokumen rekam medis pasien meninggal serta lama penyimpanan, baik lama penyimpanan dokumen rekammedis pasien meninggal bayi maupun dewasa. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pemanfaatan informasidokumen rekam medis pasien meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar.Jenis penelitian adalahdeskriptif kualitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah 9 orang petugas di unit rekam medis.Besar sampeldalam penelitian adalah 3 orang petugas rekam medis yang diambil denganteknik purposive sampling.Carapengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur tetapmengenai dokumen rekam medis pasien meninggal di RSUD Karanganyar hanya memuat tentang pengertiandokumen kematian, tujuan serta pembuatan surat kematian segera setelah pasien dinyatakan meninggal.Pihak yang pernah memanfaatkan dokumen rekam medis pasien meninggal adalah bidan, peneliti, asuransijasa raharja, kepolisian, serta PPAT. Dalam peminjaman dan pemanfaatan dokumen rekam medis pasienmeninggal belum diatur pada prosedur tetap RSUD Karanganyar.Kesimpulan dari penelitian ini adalah RSUDKaranganyar sudah mempunyai prosedur tetap mengenai kebijakan dokumen rekam medis pasien meninggaltetapi belum mengatur prosedur peminjaman, pemanfaatan dan lama penyimpanan dokumen rekam medispasien meninggal.Kata kunci: Pemanfaatan, Dokumen Pasien Meninggal
HUBUNGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN PRODUKTIVITAS KERJA PETUGAS PUSKESMAS MANDIRANCAN KABUPATEN KUNINGAN Husaini Husaini; Maula Ismail Mohammad; Elfi Elfi; Totok Subianto
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 12, No 1 (2026): J-KESMAS Volume 12 Nomor 1, Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v12i1.7097

Abstract

Human resources play a vital role in enhancing the effectiveness of healthcare services, particularly in response to low national productivity and the high rate of occupational accidents in West Java. Given that community health center (Puskesmas) staff are directly exposed to risks such as infectious diseases, chemical substances, and high workloads, the implementation of Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial instrument for protecting personnel while ensuring the quality of service. Based on preliminary observations at Mandirancan Public Health Center, there were indications that OHS procedures were not yet optimal and occupational accidents still frequently occurred; thus, this study was conducted to analyze the correlation between OHS variables and employee work productivity. Using a quantitative analytical approach with a cross-sectional design, this study involved the entire population of 45 workers at Mandirancan Public Health Center through a total sampling technique. Data gathered via questionnaires and document reviews were analyzed using the chi-square test, which revealed that the majority of respondents (60.0%) had implemented OHS well and possessed high work productivity (57.8%). Statistically, a significant relationship was found between OHS and work productivity (p-value = 0.036), indicating that within the scope of this research, adequate safety standards contribute significantly to the work performance of staff at Mandirancan Public Health Center.
Analisis Fator Penyebab Pending Klaim BPJS Kesehatan pada Rawat Jalan Layanan Unggulan Syifa Nurul Hikmah; Elfi Elfi; Totok Subianto
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 2 (2026): April 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i2.1937

Abstract

Pembiayaan pelayanan kesehatan di Indonesia sangat bergantung pada mekanisme klaim BPJS Kesehatan, sehingga kelancaran proses klaim menjadi aspek penting bagi keberlangsungan operasional rumah sakit. Namun, masih sering terjadi pending klaim yang menghambat pembayaran dan memengaruhi arus kas. Data tahun 2024 menunjukkan terdapat 796 kasus pending klaim pada layanan unggulan rawat jalan di Rumah Sakit Permata Kota Cirebon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab pending klaim berdasarkan aspek koding, medis, dan administrasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Sampel penelitian adalah seluruh data pending klaim pada layanan unggulan (mata, THT, dan jantung) tahun 2025 dengan menggunakan teknik total sampling sejumlah 23.020 data pending klaim. Data diperoleh melalui rekapitulasi hasil konfirmasi data bulanan, kemudian dianalisis menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor dominan penyebab pending klaim adalah aspek koding dengan persentase sekitar 79%–81% pada seluruh poli, diikuti aspek administrasi sebesar 15%–16%, dan aspek medis sekitar 3%–4%. Kesimpulan penelitian ini adalah aspek koding menjadi faktor utama penyebab pending klaim.
Tinjauan Keamanan Dokumen Rekam Medis Di Ruang Filling Rumah Sakit Sumber Waras mitta_24; Elfi; Totok Subianto; Maulana Ismail Mohammad
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan (Health Information Management) Vol. 10 No. 2 (2025): Health Information and Management
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jmis.v10i2.705

Abstract

Latar Belakang :Keamanan memiliki peran penting dalam pengelolaan dokumen medis. Keamanan dokumen di Rumah Sakit Sumber Waras masih belum optimal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui keamanan dokumen rekam medis di ruang pengisian . Menjaga keamanan diperlukan ruang penyimpanan yang sesuai dengan standar keamanan yaitu mampu menjamin keamanan serta melindungi data dari risiko kehilangan, kelalaian, bencana, atau ancaman lain yang dapat membahayakan rekam medis. Metode Penelitian : Jenis metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah 3 orang kepala yaitu rekam medis, Koordinator Rekam Medis dan Petugas Penanggung Jawab Rekam Medis di Ruang Filling . Hasil Penelitian : Hasil penelitian dengan 3 informan menunjukkan bahwa telah ada kebijakan yang berlaku dan SOP terkait keamanan dokumen rekam medis di pengisian ruang , serta pelaksanaannya sudah diterapkan. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan dalam keamanan. Selain itu, hambatan dalam keamanannya meliputi kepadatan dokumen, keterbatasan ruang, dan keberadaan tikus. Simpulan : Keamanan dokumen rekam medis telah diterapkan dengan fasilitas pendukung, namun masih terdapat kekurangan seperti tidak adanya tanda peringatan “selain petugas dilarang masuk”, serta adanya petugas yang membawa makanan & minuman.