Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Interaktif Berbasis Kontekstual pada Materi Volume Bangun Ruang SD/MI Fadlia Rohmah; Zubaidah Amir; Zulhidah Zulhidah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2262

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangakan e-modul interaktif  berbasis kontekstual pada materi volume bangun ruang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4-D. Subjek uji coba pada penelitian ini yaitu 3 orang pakar untuk menentukan tingkat kevalidan produk yang dikembangkan dan 34 siswa untuk menentukan tingkat kepraktisan produk yang dikembangkan.  Data penelitian diperoleh daril embar validasi dan angket respon siswa. Data yang diperoleh di analisis dengan menggunakan rumus persentase. Hasil penelitian menjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis kontekstual yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata tingkat kevalidan sebesar 93,6% dengan kategori sangat valid. Selanjutnya, rata-rata tingkat kepraktisan sebesar 86,73% dengan kategori sangat praktis. Oleh karena itu, produk e-modul interaktif  berbasis kontekstual dapat digunakan dan diimplementasikan dalam proses pembelajaran pada materi volume bangun ruang.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Smart Apps Creator pada Pembelajaran Tematik SD/MI Mutiara Jaiz; Rian Vebrianto; Zulhidah Zulhidah; Mery Berlian
Jurnal Basicedu Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2428

Abstract

Dari analisis kebutuhan yang telah dilakukan, kurangnya pemanfaatan media pembelajaran menjadi satu permasalahan yang sering terjadi di sekolah dasar terutama pada tema jelajah angkasa luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis smart apps creator pada tema jelajah angkasa luar. Pengembangan dilakukan dengan menggunakan model pengembangan Alessi dan Trollip dengan tiga tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Kualitas multimedia diukur dengan melakukan uji validitas dan uji praktikalitas. Hasil validasi materi pada multimedia berbasis smart apps creator pada tema jelajah angkasa luar diperoleh hasil 84,44%, sedangkan hasil validasi media diperoleh hasil sebesar 88,34% dengan kategori sangat valid dan layak diujicobakan kepada guru serta para siswa. Hasil praktikalitas multimedia smart apps creator terhadap guru adalah sebesar 86,63%, sedangkan hasil praktikalitas multimedia smart apps creator terhadap siswa sebesar 82% dengan kriteria sangat praktis. Oleh karena itu, produk multimedia interaktif berbasis smart apps creator dapat digunakan dan diimplementasikan dalam proses belajar mengajar pada tema jelajah angkasa luar.
Disiplin siswa dalam belajar bahasa inggris; analisis gender dan jurusan di madrasah aliyah Zulhidah Zulhidah; Yasnel Yasnel; Syafrida Syafrida; Fitra Herlinda
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 9, No 1 (2023): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/190100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi disiplin siswa dalam belajar Bahasa Inggris berdasarkan gender, kelas dan jurusan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik strata random sampling, sampel dalam penelitian ini berjumlah 313 siswa (laki-laki = 141; perempuan = 172) Madrasah Aliyah di Kota Pekanbaru, siswa yang menjadi sampel penelitian ini terdiri dari berbegai tingkatan, mulai dari kelas X sampai XII. Skala yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala disiplin dengan nilai Cronbach's Alpha 0.865 (terdiri dari 52 item). Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan perangkat lunak JASP. Temuan pada penelitian ini menunjukkan disiplin siswa Madrasah Aliyah Kota Pekanbaru rata-rata berada pada kategori tinggi dengan nilai 65.5% artinya siswa Madrasah Aliyah Kota Pekanbaru berada pada tingkat disiplin yang tinggi khususnya dalam belajar Bahasa Inggris. Temuan lainnya, siswa perempuan dari jurusan IPA memiliki nilai disiplin belajar Bahasa Inggris yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa perempuan ataupun laki-laki jurusan IPS, maupun dari kelas X dan XI (IPA dan IPS).
Exploring students’ critical reading development through digital texts: a mixed methods study in indonesian efl context Zulhidah Zulhidah
Lentera Negeri Vol. 7 No. 1 (2026): Lentera Negeri
Publisher : Indonesian Institute For Counseling, Education and Therapy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/992260

Abstract

ritical reading has become a decisive academic competence in an information environment dominated by digital texts, yet many learners of English as a Foreign Language (EFL) read online material passively rather than critically. Because a single method can establish either how well students read or why they read as they do, but not both, this study adopted an explanatory sequential mixed methods design, pursuing three linked objectives: a quantitative objective to measure the level of students’ critical reading across five dimensions, a qualitative objective to explain the strategies underlying that level, and an integrative objective to generate meta-inferences connecting the two. In Phase 1, 20 undergraduates in one English Education program at Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau completed a 10-item Likert questionnaire whose content validity was confirmed by three expert reviewers (scale-level CVI = .92) and whose internal consistency was good (Cronbach’s α = .86); responses were analyzed using descriptive statistics. In Phase 2, 10 students selected for maximum variation on their scores took part in semi-structured interviews analyzed thematically following Braun and Clarke, in which 38 initial codes were collapsed into six subthemes and two themes. Quantitatively, students rated themselves consistently high (composite M = 4.52, SD = 0.50). Qualitatively, two themes strategic critical engagement with digital texts and evaluative and reflective reading practices accounted for the scores. Integration through a joint display showed confirmation on four dimensions and, importantly, expansion on the lowest-rated dimension: the qualitative data revealed that students detected bias by comparing across texts rather than analyzing a single text, information the questionnaire alone could not yield. Because the design is cross-sectional and relies on self-report, the findings describe students’ attained competence and reported strategies at one point in time rather than change over time or a causal effect of digital texts. The study contributes a worked example of strand integration in critical reading research and identifies within-text bias analysis as a clear instructional priority.
How can the process of transforming Islamic texts into practice be explained integratively through the perspective of reading comprehension, interpretation, fiqh, and the history of Islamic culture? Yasnel Yasnel; Zulhidah Zulhidah; andi martini; Herlina Herlina; Syarifuddin Syarif
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 11 No. 1 (2026): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036823000

Abstract

The transformation of Islamic texts into religious practice is a significant issue in contemporary Islamic studies due to the separation of cognitive, interpretive, normative, and socio-cultural approaches. Existing studies often discuss reading comprehension, interpretation, fiqh, and Islamic cultural history independently, leaving the stages of text transformation insufficiently explained. This study aims to develop an integrative understanding of how Islamic texts become religious practices through the synthesis of these four perspectives. Using a Systematic Literature Network Analysis (SLNA) approach, the study analyzed indexed scientific articles from the Scopus database. From 2,550 initial findings, 18 articles met the inclusion criteria after systematic filtering. Bibliographic data were analyzed using VOSviewer to map keyword co-occurrence networks and thematic clusters, while RStudio bibliometric packages were used for descriptive and publication pattern analyses. The findings reveal that transformation occurs in a layered and non-linear process, beginning with cognitive text comprehension, followed by interpretation, institutionalization in fiqh, and materialization into lived religious practices influenced by historical and cultural contexts. The study also identifies an epistemological gap caused by the absence of an integrative model connecting these stages systematically. As a contribution, this research proposes an integrative conceptual model linking text, meaning, authority, and practice in Islam.