Kasriman Kasriman
Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Efektivitas Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Multikultural pada Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Aska Amalia Bachrudin; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas pendidikan karakter melalui pendekatan multikultural pada pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Dimana pendidikan karakter tidak memiliki mata pelajaran khusus namun pendidikan karakter tetap diselenggarakan dengan digabungkan ke semua mata pelajaran di Sekolah Dasar, salah satunya adalah mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan atau biasa disingkat PPKN. Yang mana diharapkan para generasi muda di masa depan akan tetap terus berperilaku sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Maka dari itu para generasi muda penerus bangsa diajarkan karakter mulai dari usia dini yaitu pada pendidikan di jenjang Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif terhadap metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Sedangkan validitas data menggunakan metode dan waktu triangulasi.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall terhadap Motivasi Belajar IPS Kelas IV Septariawan Prasetya Permana; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3616

Abstract

Penelitian ini bertujuan apakah terdapat pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen yaitu terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan randomized pre-test post-test group design. Seluruh siswa kelas IV SDN Pisangan Baru 09 dengan berjumlah 60 peserta didik sebagai populasi. siswa kelas IV A yang berjumlah 30 dan siswa kelas IV B 30 siswa sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan instrumen angket berjumlah 16 pernyataan yang sudah teruji valid dan reliabel. Selanjutnya pada analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, uji homogenitas menggunakan uji Levane dan uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test nilai terdapat pengaruh perbedaan yang terjadi sebelum dilakukan treatmen dan sesudah diberikan treatmen. Dilanjutkan Uji N-gain Score menunjukan nilai kelas menggunakan media wordwall dengan media wordwall cukup efektif terhadap motivasi belajar siswa. Sementara nilai kelas memakai media power point kategori tidak efektif terhadap motivasi belajar siswa.
Pengembangan Media Video Animasi Interaktif pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV Materi Bentuk dan Fungsi Bagian Tumbuhan Niantika Intan Pratiwi; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3468

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih, menuntut guru untuk berinovasi dalam media pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kelayakan media video animasi melalui reaksi siswa kelas IV pada pelajaran IPA materi bentuk dan fungsi bagian tumbuhan. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Cipinang Melayu 10 Pagi tahun ajaran 2021/2022 pada semester genap. Penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE dengan teknik pengumpulan data berupa angket dengan menggunakan skala likert. Uji validasi dilakukan oleh tiga validator antara lain: ahli media, ahli materi dan pakar pendidikan. Hasil penilaian para validator tersebut memperoleh rata-rata 95,55% dengan kategori “Sangat Baik” atau media video animasi interaktif layak untuk digunakan. Serta siswa merupakan responden pada media melalui uji coba skala kecil 10 peserta didik da uji coba skala besar 20 peserta didik. Hasil dari uji coba skala kecil dan uji coba skala besar memperoleh rata-rata 85,55% yang berkategori “Sangat Baik” atau layak digunakan.
Pengaruh Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Materi Siklus Air pada Siswa Sekolah Dasar Rahma Leon Safitri; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3939

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan guna melihat pengaruhhdari pengimplementasian media audio visual terhadap hasillbelajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitiian kuantitatif yang menerapkan metode Pre-Experiment jenis One Group Pre-Test Post-Test. Dalam penelitian ini populasi yang dipakai ialah siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur yaitu kelas V-A, V-B, dan V-C. Namun sampel teripilih ialah siswa kelas V-C yang mencangkup 32 orang siswa. Metode dalam pengumpulan data diambil dari hasil pre-test dan juga post-test siswa kelas V-C. Instrumen yang digunakan ialah berupa soal essay yang mencangkup 10 butir soal. Penelitian ini memperoleh hasil uji t dengan signifikansi 0.000 < 0.05 yang menandakan bahwa H0 ditolak dan H1 dapat diterima. Sehingga hasil akhir dan kesimpulan dari pengimplementasian media audio visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penggunaan media audio visual dapat dijadikan alternatif bagi pendidik dalam menyampaikan materi yang tidak dapat dialami oleh siswa secara langsung dan diharapkan bisa meningkatkan hasil belajara peserta didik.
Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall terhadap Motivasi Belajar IPS Kelas IV Septariawan Prasetya Permana; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3616

Abstract

Penelitian ini bertujuan apakah terdapat pengaruh media pembelajaran wordwall terhadap motivasi belajar siswa. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimen yaitu terdapat kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan randomized pre-test post-test group design. Seluruh siswa kelas IV SDN Pisangan Baru 09 dengan berjumlah 60 peserta didik sebagai populasi. siswa kelas IV A yang berjumlah 30 dan siswa kelas IV B 30 siswa sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan instrumen angket berjumlah 16 pernyataan yang sudah teruji valid dan reliabel. Selanjutnya pada analisis data pada penelitian ini menggunakan uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk, uji homogenitas menggunakan uji Levane dan uji hipotesis menggunakan paired sampel t-test nilai terdapat pengaruh perbedaan yang terjadi sebelum dilakukan treatmen dan sesudah diberikan treatmen. Dilanjutkan Uji N-gain Score menunjukan nilai kelas menggunakan media wordwall dengan media wordwall cukup efektif terhadap motivasi belajar siswa. Sementara nilai kelas memakai media power point kategori tidak efektif terhadap motivasi belajar siswa.
Pengembangan Media Video Animasi Interaktif pada Mata Pelajaran IPA Kelas IV Materi Bentuk dan Fungsi Bagian Tumbuhan Niantika Intan Pratiwi; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.3468

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih, menuntut guru untuk berinovasi dalam media pembelajaran. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kelayakan media video animasi melalui reaksi siswa kelas IV pada pelajaran IPA materi bentuk dan fungsi bagian tumbuhan. Penelitian ini dilakukan di SD Negeri Cipinang Melayu 10 Pagi tahun ajaran 2021/2022 pada semester genap. Penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE dengan teknik pengumpulan data berupa angket dengan menggunakan skala likert. Uji validasi dilakukan oleh tiga validator antara lain: ahli media, ahli materi dan pakar pendidikan. Hasil penilaian para validator tersebut memperoleh rata-rata 95,55% dengan kategori “Sangat Baik” atau media video animasi interaktif layak untuk digunakan. Serta siswa merupakan responden pada media melalui uji coba skala kecil 10 peserta didik da uji coba skala besar 20 peserta didik. Hasil dari uji coba skala kecil dan uji coba skala besar memperoleh rata-rata 85,55% yang berkategori “Sangat Baik” atau layak digunakan.
Analisis Efektivitas Pendidikan Karakter Melalui Pendekatan Multikultural pada Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar Aska Amalia Bachrudin; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas pendidikan karakter melalui pendekatan multikultural pada pendidikan kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Dimana pendidikan karakter tidak memiliki mata pelajaran khusus namun pendidikan karakter tetap diselenggarakan dengan digabungkan ke semua mata pelajaran di Sekolah Dasar, salah satunya adalah mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan atau biasa disingkat PPKN. Yang mana diharapkan para generasi muda di masa depan akan tetap terus berperilaku sesuai dengan falsafah Pancasila dan UUD 1945. Maka dari itu para generasi muda penerus bangsa diajarkan karakter mulai dari usia dini yaitu pada pendidikan di jenjang Sekolah Dasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif terhadap metode studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, pengamatan dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Sedangkan validitas data menggunakan metode dan waktu triangulasi.
Pengaruh Media Audio Visual terhadap Hasil Belajar Materi Siklus Air pada Siswa Sekolah Dasar Rahma Leon Safitri; Kasriman Kasriman
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3939

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan guna melihat pengaruhhdari pengimplementasian media audio visual terhadap hasillbelajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitiian kuantitatif yang menerapkan metode Pre-Experiment jenis One Group Pre-Test Post-Test. Dalam penelitian ini populasi yang dipakai ialah siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur yaitu kelas V-A, V-B, dan V-C. Namun sampel teripilih ialah siswa kelas V-C yang mencangkup 32 orang siswa. Metode dalam pengumpulan data diambil dari hasil pre-test dan juga post-test siswa kelas V-C. Instrumen yang digunakan ialah berupa soal essay yang mencangkup 10 butir soal. Penelitian ini memperoleh hasil uji t dengan signifikansi 0.000 < 0.05 yang menandakan bahwa H0 ditolak dan H1 dapat diterima. Sehingga hasil akhir dan kesimpulan dari pengimplementasian media audio visual berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar materi siklus air pada siswa kelas V SDN Bambu Apus 01 Jakarta Timur. Penggunaan media audio visual dapat dijadikan alternatif bagi pendidik dalam menyampaikan materi yang tidak dapat dialami oleh siswa secara langsung dan diharapkan bisa meningkatkan hasil belajara peserta didik.
Motivasi Masyarakat Melakukan Olahraga Rekreasi melalui Program Car Free Day di Jakarta Kasriman Kasriman
JURNAL PENDIDIKAN JASMANI DAN OLAHRAGA Vol 2, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 2 No 2 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.55 KB) | DOI: 10.17509/jpjo.v2i2.8183

Abstract

Kegiatan masyarakat dalam hal melakukan olahraga rekreasi saat ini masih sangatlah kurang. Selain faktor kesadaran akan pentingnya olahraga yang berasal dari dalam diri sendiri, faktor lain yang menghambat masyarakat untuk melakukan olahraga rekreasi adalah mengenai sarana dan prasarana yang tersedia untuk mendukung kegiatan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi masyarakat melakukan olahraga rekreasi melalui program Car Free Day (CFD) di Jakarta pada tahun 2017.  Pendekatan penelitian yang digunakan peneliti yaitu dengan pendekatanpenelitian kualitatif dan kuantitatif.  Lokasi penelitian ini yaitu di sekitar jalan Sudirman – Thamrin Jakarta. Sasaran dalam penelitian ini yaitu masyarakat dengan batasan usia 15 tahun - 50 tahun yang mengikuti CFD, kemudian diambil sampel sejumlah 100 orang.  Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah dengan angket.  Adapun yang menjadi indikator variabel motivasi adalah 1) intrinsik yang dijabarkan dalam sub indikator: a) olahraga, b) menjaga kesehatan, c) refreshing, d) menghilangkan kejenuhan, 2) ekstrinsik yang dijabarkan dalam sub indikator: a) teman, b) lokasi, c) biaya, d) cuaca, e) peran pemerintah.  Analisis deskriptif yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menyimpulkan motivasi masyarakat terhadap olahraga rekreasi melalui CFD di Jalan Sudirman Jakarta memiliki persentase sebesar 52% berada di atas harga rata-rata, sehingga dapat disimpulkan bahwa motivasi masyarakat terhadap olahraga rekreasi melalui CFD di Jalan Sudirman Jakarta cukup tinggi.
The impact of diorama media on learning outcomes in water cycle education Sadewo Witjaksono; Kasriman Kasriman
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 2 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i2.85872

Abstract

Learning Natural and Social Sciences (IPAS) on the water cycle in elementary schools still poses challenges for helping students understand abstract concepts such as evaporation, condensation, and precipitation. Diorama media were chosen because they provide a concrete, interactive, three-dimensional visual representation. This study used a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group design involving an experimental group using diorama media and a control group using conventional methods. Data were analyzed using descriptive and inferential statistics, including paired t-tests and effect size calculations. The results showed that the experimental group's average post-test score was significantly higher than that of the control group, with a medium effect size. Diorama media not only improve students' understanding of the water cycle concept but also encourage active involvement and motivation. The effectiveness of dioramas can be explained through the theories of constructivism, multimedia learning, dual coding, and cognitive load. This study recommends integrating diorama media into the IPAS curriculum in elementary schools, particularly for abstract and complex materials.   Abstrak Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi siklus air di sekolah dasar masih menghadapi tantangan dalam membantu murid memahami konsep abstrak seperti evaporasi, kondensasi, dan presipitasi. Media diorama dipilih karena mampu menghadirkan representasi visual tiga dimensi yang konkret dan interaktif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design yang melibatkan kelompok eksperimen menggunakan media diorama dan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, termasuk uji t berpasangan dan perhitungan effect size. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test kelompok eksperimen lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol dengan nilai effect size kategori sedang. Media diorama tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep siklus air secara kognitif, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif dan motivasi murid. Efektivitas diorama dapat dijelaskan melalui teori konstruktivisme, multimedia learning, dual coding, dan cognitive load. Penelitian ini merekomendasikan integrasi media diorama dalam kurikulum IPAS di sekolah dasar, khususnya pada materi yang bersifat abstrak dan kompleks. Kata Kunci: hasil belajar; media diorama; siklus air