Iis Daniati Fatimah
Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Melalui Pendekatan Kontekstual pada Siswa Sekolah Dasar Novialita Angga Wiratama; Iis Daniati Fatimah; Evita Widiyati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2527

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia adalah salah satu sarana dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia terutama kegiatan literasi di jenjang sekolah dasar. Wujud literasi di SD salah satunya adalah kegiatan menulis. Kegiatan menulis merupakan upaya seseorang untuk menghasilkan sebuah tulisan. Tahapan dalam menulis deskripsi antara lain, tahap prapenulisana (persiapan), penulisana (pengembangan isi tulisan), dan apascapenulisan. Hasil penelitian pada 33 siswa kelas V SD Sumberjo 1 siswa yang ktuntas dalam menulisa belajar yaitu 81,8% dan yang belum tuntas 18,1% dari seluruh siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada pertemuan pertamat siklus III siswa tuntasa dalam keterampilan pmenulis secaral klasikal. Kesimpulannya bahwa dengan adanya menggunakan Pendekatan Kontekstual bisa meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V SDN Sumberjo 1 Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi Melalui Pendekatan Kontekstual pada Siswa Sekolah Dasar Novialita Angga Wiratama; Iis Daniati Fatimah; Evita Widiyati
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2527

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia adalah salah satu sarana dalam pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia terutama kegiatan literasi di jenjang sekolah dasar. Wujud literasi di SD salah satunya adalah kegiatan menulis. Kegiatan menulis merupakan upaya seseorang untuk menghasilkan sebuah tulisan. Tahapan dalam menulis deskripsi antara lain, tahap prapenulisana (persiapan), penulisana (pengembangan isi tulisan), dan apascapenulisan. Hasil penelitian pada 33 siswa kelas V SD Sumberjo 1 siswa yang ktuntas dalam menulisa belajar yaitu 81,8% dan yang belum tuntas 18,1% dari seluruh siswa. Hal tersebut menunjukkan bahwa pada pertemuan pertamat siklus III siswa tuntasa dalam keterampilan pmenulis secaral klasikal. Kesimpulannya bahwa dengan adanya menggunakan Pendekatan Kontekstual bisa meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V SDN Sumberjo 1 Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.
Efektivitas Media Miniatur Sumber Energi Listrik (MISEL)untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas lll Alya Oktaviana; Iis Daniati Fatimah
Paedagogie Vol 21 No 2 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/n4y7bq95

Abstract

The lack of conceptual clarity among students about electrical energy sources is a direct result of the continued dominance of the lecture technique and textbooks in the classroom, which in turn leads to students' poor grasp of the subject. The purpose of this research was to design and test the Miniature of Electrical Energy Sources (MISEL) as a teaching tool for third graders at UPT SD Negeri Prantaan in order to establish its efficacy, validity, and practicability in the classroom. Researchers used the R&D approach in this investigation. Twelve third graders, six of whom were male and six of whom were female, served as the research subjects. Information was gathered by means of examinations, surveys, and records. Pre- and post-test results, teacher and student surveys, and validation from experts in the fields of material, media, and language provided the data. The N-Gain test and descriptive quantitative analysis were used to analyze the data. Based on the results, the MISEL media received a very valid score of 94% for material validation, a media validation score of 93%, and a valid score of 66% for language validation. Both the teachers' and students' responses were deemed very practical, with a practicality test percentage of 96% and 92.22%, respectively. According to the efficacy test, the average score went up from 75 on the pretest to 85 on the posttest. The average result from the N-Gain analysis was 0.70, which is considered high. Based on these findings, the Miniature of Electrical Energy Sources (MISEL) learning media is considered valid, practical, and effective for use in elementary school science and social studies (IPAS) learning, particularly on the topic of electrical energy sources for third-grade students.
Pengembangan Media Flipbook Digital Interaktif pada Materi Ekosistem untuk Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Rizal Abdul Aziz; Iis Daniati Fatimah; Wendri Wiratsiwi
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 3: Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i3.74041

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis validitas media flipbook sebagai bahan ajar materi ekosistem pada pembelajaran IPAS kelas V SD. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang dilaksanakan di UPT SDN Gedongombo 1 pada semester genap tahun ajaran 2025/2026 melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi ahli, dan revisi produk. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Data dikumpulkan melalui lembar validasi yang mencakup aspek isi, kebahasaan, penyajian, dan tampilan media, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase serta didukung data kualitatif dari saran para ahli. Hasil validasi menunjukkan rata-rata validitas sebesar 79,8%, dengan rincian ahli materi 88,9%, ahli media 81,8%, dan ahli bahasa 68,6%. Aspek kebahasaan dinyatakan layak setelah revisi berupa penyederhanaan kosakata ilmiah dan penyesuaian kalimat agar lebih sesuai dengan karakteristik siswa SD. Berdasarkan hasil tersebut, media flipbook dinyatakan valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar inovatif. Media ini membantu menyajikan materi ekosistem secara lebih jelas, interaktif, dan mudah dipahami, sehingga berpotensi meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA MONO HAKWA (MONOPOLI HAK DAN KEWAJIBAN) DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD Jaekyin Nanda Saputri; Sita Isna Malyuna; Iis Daniati Fatimah
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Juni 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v2i1.2925

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap konsep hak dan kewajiban serta minimnya media pembelajaran yang mendukung pembentukan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penggunaan media Mono Hakwa (Monopoli Hak dan Kewajiban), tingkat pemahaman siswa terhadap materi hak dan kewajiban, selrta seljauh mana meldia telrselbut belrkontribusi dalam melmbelntuk karaktelr siswa kellas III selkolah dasar. Pelnellitian ini melnggunakan pelndelkatan kuantitatif delngan meltodel delskriptif. Sampell pelnellitian belrjumlah dua belas siswa kelas III UPT SD Negeri Doromukti yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket tertutup berbasis skala Likert 4 pilihan yang mencakup tiga aspek, yaitu proses penggunaan media, pemahaman hak dan kewajiban, serta pembentukan karakter, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Hasil pelnellitian melnunjukkan bahwa pelnggunaan meldia Mono Hakwa belrada pada katelgori tinggi hingga sangat tinggi, delngan nilai belrkisar antara 75% hingga 97,9% pada lima bellas itelm angkelt. Aspelk pelmbelntukan karaktelr yang melliputi tanggung jawab, keldisiplinan, keljujuran, kelrja sama, dan kelpeldulian juga belrada pada katelgori sangat tinggi, delngan 83,3% siswa belrada pada katelgori sangat tinggi dan 16,7% pada katelgori tinggi. Simpulan pelnellitian ini melnelgaskan bahwa meldia Mono Hakwa elfelktif digunakan untuk melndukung pelmahaman matelri hak dan kelwajiban selrta melmbelntuk karaktelr siswa selkolah dasar. Implikasi pelnellitian ini selcara teloreltis melmpelrkaya kajian melngelnai meldia pelmbellajaran belrbasis pelrmainan untuk pelndidikan karaktelr, seldangkan selcara praktis melmbelrikan relkomelndasi bagi guru untuk melmanfaatkan pelrmainan monopoli eldukatif guna melmbangun karaktelr siswa.