Susi Prasetyaningtyas
SMP N 1 Semin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN METODE PERMAINAN KARTU KWARTET UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN KEAKTIFAN BELAJAR PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP KELAS VII SMP N 1 SEMIN Susi Prasetyaningtyas
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Mei 2020
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.198 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan keaktifan belajar siswa kelas VII pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup melalui penerapan metode permainan kartu kwartet dan mengetahui respon siswa terhadap penerapan metode permainan kartu kwartet. Penelitian yang dilaksanakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus dan masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Subyek penelitian adalah siswa kelas 7C SMP N 1 Semin Gunungkidul. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode permainan kartu kwartet pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup dapat meningkatkan prestasi belajar dan keaktifan belajar siswa. Prestasi belajar ditunjukkan dengan naiknya presentase ketuntasan belajar. Pada prasiklus adalah 6,25% dengan kategori sangat rendah, siklus I adalah 68,75% dengan kategori sedang dan siklus II adalah 84,375% dengan kategori tinggi. Keaktifan belajar menunjukkan kenaikan skor rata-rata, yaitu siklus I adalah 64% dengan kategori sedang dan siklus II menjadi 87,5% dengan kategori tinggi. Respon siswa menunjukkan 100% siswa senang terhadap penerapan metode permainan kartu kwartet.
PELAKSANAAN BELAJAR DARI RUMAH (BDR) SECARA ONLINE SELAMA DARURAT COVID-19 DI SMP N 1 SEMIN Susi Prasetyaningtyas
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 5 No. 1 (2020): Edisi Khusus KBM Pandemi COVID-19
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.175 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v5i1.139

Abstract

The spread of the Corona virus that causes Covid-19 disease led the government issuing a new policy in the field of education. The policy aimed to prevent the Corona virus spread within the educational unit. The policy adopted was the Online School from Home (SFH) implementation. Online learning used smart phones through the Internet network. SFH online has been implemented for the first time in SMP N 1 Semin. Many obstacles occurred during the implementation of SFH, among others: unstable internet connection or network, internet data and limited facilities of android smart phones. The survey results from the students stated that there were things that are not pleasant during SFH that are boring, lack of student motivation, too many tasks, lack of focus in learning, and the learning atmosphere is less fun. Ninety percent of students wanted to go back to school and interacted with schoolmates. The implementation of the SFH continued to be extended until the education environment is safe for teaching and learning. Schools were trying to implement strategies so that SFH runs well. This strategy was a joint discussion between the school and the school committee, adjusting the SFH school schedule, and implemented IT training for teachers.
Optimalisasi Pembelajaran Jarak Jauh pada Pelajaran Prakarya dengan Penerapan Blended Learning melalui Kegiatan Tilik Siswa Susi Prasetyaningtyas
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (644.243 KB) | DOI: 10.51169/ideguru.v6i1.204

Abstract

Tujuan best practise ini untuk mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh melalui kegiatan tilik siswa, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan tilik siswa, dan mendeskripsikan kendala dan solusi pada pembelajaran jarak jauh melalui kegiatan tilik siswa. Subjek best practise ini adalah peserta didik kelas VII SMPN 1 Semin tahun ajaran 2020/2021 sejumlah 145 peserta didik. Pembelajaran dengan penerapan blended learning melalui kegiatan tilik siswa mampu mengoptimalkan pembelajaran Prakarya. 90,3% peserta didik lebih memahami materi budidaya tanaman sayuran melalui kegiatan tilik siswa selama pembelajaran jarak jauh. Sebanyak 92,4% peserta didik senang jika guru melakukan kegiatan tilik siswa selama pembelajaran jarak jauh sebagai pengganti tatap muka di sekolah. Kendala kegiatan tilik siswa ini antara lain tidak bisa menjangkau semua peserta didik karena keterbatasan waktu, keterbatasan kemampuan guru dan kondisi geografis tempat tinggal peserta didik yang jauh dari sekolah dan agak sulit dijangkau. Solusi yang diterapkan adalah pelaksanaan kegiatan bisa dilakukan di luar jam pelajaran, dilakukan secara berkala dan tidak hanya pada satu materi saja.