Nur Hidayat
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Karakter Siswa pada Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar Indri Mahmudah; Nur Hidayat
Jurnal Basicedu Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2014

Abstract

Pendidikan tidak boleh lepas dari pembentukan karakter  peserta didik sebagai pendidikan moral. Oleh karena itu, siswa dengan kepribadian tersebut tidak hanya memiliki pengetahuan yang sangat baik tetapi juga kepribadian yang mulia. Tujuan Peneltian ini untuk melihat adakah pengaruh antara pendidikan agama islam terhadap karakter siswa. Metode penelitian bersifat metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Angket, Wawancara, dan dokumen. Informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang perwakilan guru wali kelas VD dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan 10 orang siswa sebagai responden dengan pengambilan data melalui angket. Hasil penelitian melalui pengujian statistik melalui data angket pendidikan agama islam terhadap karakter siswa di SD Negeri 23 menyatakan persamaan regresi linier sederhana dapat diterjemahkan dengan nilai Konstanta berjumlah 6.537, yang mengandung makna yaitu nilai konsisten pada variabel angket karakter siswa yaitu sebanyak 6.537.  lalu koefisien regresi X sebanyak 0.876 membuktikan bahwa setiap pertambahan 1% nilai angket pendidikan agama islam, maka nilai angket karakter siswa akanbertambah sebanyak 0.876. koefisien regresi linier sederhana dinyatakan bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahawa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah Positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya variabel angket pendidikan agama islam ada pengaruh terhadap variabel karakter siswa
Analysis Of Language Acquisition in The Qur'an Psycholinguistic Perspectives in Education Irfan Sunaryo; Nur Hidayat; Rusdy Iskandar; Lusi Oktavia; Nurul Huda; Afifah Rizki
At-Tafkir Vol 16 No 1 (2023): At-Tafkir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/at.v16i1.5705

Abstract

This study aims to investigate language acquisition in the Qur'an in more detail from a psycholinguistic perspective. A psycholinguistic lens is used to explore language in this article. This study chose a descriptive qualitative approach as the research methodology. The literature review uses the data source, which looks for data sources in papers and books from scientific journals related to the previous research. The data collection method used in this research is a library or literature review. The material to be observed is journal articles that discuss language acquisition in the Qur'an from a psycholinguistic perspective. According to the findings of this study, Arabic is the language of religion and international communication in the current global era. Therefore, it cannot be denied that learning Arabic is very important for understanding religious teachings, especially the teachings contained in the Qur'an. Psycholinguistic understanding is essential for language learning because it allows one to understand the psychological processes that occur when someone speaks, reads, writes, or listens, as well as the processes that happen when someone says, reads, and reports. This understanding allows one to see alternative psychological solutions to language learning problems
Pendampingan Menulis KKG Mi Sleman untuk Peningkatan Profesionalitas dan Publikasi Buku Cerita Islami Bergambar Melalui Aplikasi Canva Nur Hidayat; Alfian Eko Widodo Adi Prasetyo; Andika Yahya Putra; Anita Ekantini; Inggit Dyianing Wijayanti; Dedik Dwi Prihatmoko; Muhammad Fikruzzaman Makarim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3651

Abstract

Pengembangan kapasitas guru di KKG MI Sleman dalam bidang teknologi menjadi tujuan yang harus dilaksanakan secara merata, Hal ini di tunjukan dengan banyaknya guru di KKG MI Sleman  yang focus pada kegiatan mengajar tetapi mengesampingkan peningkatan ketrampilan diri seperti menulis dan publikasi karya. Sebagai upaya untuk mengurangi guru tertinggal dalam peningkatan kompetensi diri dan teknologi, tim pengabdian PGMI UIN Sunan Kalijaga melaksanakan pendampingan di KKG MI Sleman. Dalam era teknologi informasi yang semakin maju, pendampingan teknologi dapat menjadi keterampilan inti yang perlu dikuasai guru. Tema pendampingan yang di laksanakan salah satunya adalah guru menulis cerita islami, yang terdiri dari proses pengenalan aplikasi canva dan publikasi karya. Metode yang digunakan adalah (PAR) participatory action research dengan melibatkan beberpa guru sebagai objek dan pemateri sebagai tutor pelatihan canva.  Pendekatan ini meliputi demonstrasi dan pendampingan evaluasi bagi karya guru-guru di KKG MI Sleman, Hasil pendampingan menunjukkan bahwa pengenalan canva di KKG MI Sleman memberikan dampak positif terhadap minat belajar teknologi, kreativitas menulis, dan publikasi digital berbasis aplikasi. Hasil pendampingan menghasilkan tiga karya buku digital islami dengan desain canva dan publikasi menggunakan barcode. Minat belajar yang ditunjukan guru pada pendampingan di KKG MI Sleman sangat tinggi dibuktikan masing-masing sekolah mengirimkan perwakilan guru-guru muda. 
Islamic Religious Education Students’ Perceptions and Experiences in Using Artificial Intelligence for English Grammar Learning Mukmin Ridoan Simamora; Yuli Kuswandari; Nur Hidayat
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62491/njpi.2026.v6i3-5

Abstract

Purpose – This study aims to explore Islamic Education students’ experiences of using Artificial Intelligence tools for English grammar learning and to identify the perceived benefits and challenges of AI-assisted grammar learning from the students’ perspectives. Methods – This study employed an exploratory descriptive qualitative design. Data were collected through classroom observations and semi-structured interviews with 20 students who had experience using AI-based tools, such as ChatGPT, Gemini, Perplexity, Grammarly and QuillBot. The data were analyzed using Miles and Huberman’s interactive model. Findings – The findings indicate that students perceived AI as useful for obtaining grammar explanations, checking sentence errors, generating examples, and supporting independent learning. AI was also reported to increase students’ confidence and provide flexible access to learning support. However, students also identified several challenges, including inaccurate or overly general responses, limited contextual understanding, unstable internet access, restricted premium features, and the risk of overdependence.Research Implications – These findings suggest that AI can support grammar learning when used critically and under lecturer guidance. The study should be interpreted as evidence of students’ perceived benefits and challenges rather than direct evidence of improved grammar competence.
Maternal roles in children’s character formation: Religious education, developmental strategies, and role modeling in Islam Siti Robi'ah; Nur Hidayat
An-Nisa’ Journal of Gender Studies Vol. 16 No. 1 (2023): An-Nisa' Journal of Gender Studies
Publisher : Institute for Research and Community Service, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/annisa.v16i1.123

Abstract

The strong emphasis on mothers in children’s character education may raise questions about gendered divisions of parenting responsibilities and the extent of paternal involvement. This study aims to analyze the role of mothers in children’s character education from an Islamic perspective. A qualitative library research approach was employed using thematic content analysis. Data from 35 scholarly sources published between 2014 and 2023 were analyzed through source triangulation, expert validation, and peer review. The findings reveal three interconnected dimensions of maternal roles. First, mothers function as the madrasah al-ula (first school) by introducing faith, habituating worship, and cultivating moral values from early childhood. Second, mothers employ family-based strategies for character formation, including giving meaningful names, praying for children, stimulating intellectual development, fostering independence, establishing healthy communication, and using the environment as a learning resource. Third, mothers implement Islamic character education through consistent role modeling in everyday life, reinforced by religious values concerning the dignity of motherhood and filial respect for parents. The study concludes that mothers emerge as key actors in Islamic character education through religious instruction, contextual parenting strategies, and everyday role modeling. These findings contribute to Islamic education scholarship by highlighting how maternal education integrates faith, worship, moral development, and character formation within family life, while also raising the need to consider more balanced parental involvement in contemporary family education.