Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Aspek-Aspek Hukum dalam Dunia Bisnis Siti Fatimah; Elisa Widianti; Rista Emmy Azizah; Westri Maharani; Muhammad Fahmi
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (80.809 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i05.425

Abstract

The purpose of this paper is to examine the legal aspects of business. In connection with any framework contained in business law, including knowing about legal definitions, business definitions, legal rules and business law, sources of business law, the scope of business law, business law theories, objects and subjects of business law, classification and business law groupings, as well as the functions and benefits of business law. Therefore, the results of this paper aim to explain all aspects of business law as a whole and it can be concluded that the aspects of business law are a science that has a very broad scope.
DISEMINASI TEMUAN IDENTIFIKASI SURAT SUARA TIDAK SAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN PEMILIH PADA PEMILUKADA KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2024 Retno Eko Mardani Sutarto; Siti Fatimah; Aziz Widhi Nugroho; Aisyah Rukmi Widowati; Azahery Insan Kamil
JOSH: Journal of Sharia Vol. 5 No. 02 (2026): Vol. 05 No. 02 Juni 2026
Publisher : Universitas Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/josh.v5i02.2714

Abstract

The 2024 simultaneous regional elections (Pilkada) represent a crucial milestone in Indonesia's democratization process, including in Wonogiri Regency, which is holding elections for the Governor and Deputy Governor of Central Java, as well as for the Regent and Deputy Regent. A crucial aspect in maintaining the integrity and legitimacy of elections is the validity of ballot papers. Invalid ballots often indicate problems with voter literacy, voting techniques, and the distribution of information related to voting procedures. This study aims to disseminate the results of the identification of invalid ballots in both elections, focusing on their categories, causes, and implications for the quality of local democracy. The method used was a qualitative descriptive analysis utilizing primary data from vote counting results at polling stations (TPS) and interviews with election organizers at the sub-district and village levels. The identification results showed that invalid ballots were generally caused by three main factors: technical errors by voters in voting (for example, marking more than one column), intolerable physical damage to the ballots, and forms of political protest through deliberate blanking or scribbling. Interesting findings indicate a correlation between voter education level and the number of invalid ballots, as well as significant differences between sub-districts. Disseminating the results of this study is crucial for providing input to the General Elections Commission (KPU) and the Elections Supervisory Agency (Bawaslu) in designing more effective voter education strategies. Furthermore, the findings of this study are expected to raise public awareness regarding the importance of understanding proper voting procedures. Thus, efforts to reduce the number of invalid ballots can contribute to improving the quality of democracy, transparency, and accountability of election administration in Wonogiri Regency in particular and Indonesia in general.
Penyuluhan Partisipasi Politik Pemilih Pemula pada Pemilihan Umum 2024 Ika Murtiningsih; Toni Harsan; Siti Fatimah; Ainur Febriyanti; Rizka Handayani
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 5 No. 2 (2024): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v5i2.5071

Abstract

Penyuluhan partisipasi politik pemilih pemula dalam pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar pemuda sebagai pemilih pemula mempunyai pengetahuan dan kesadaran berpartisipasi politik dalam pelaksanaan demokrasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan kepada Ikatan Eksekutif Pemuda Pulosari di Dukuh Pulosari RT 01/04 Gayam, Sukoharjo, Sukoharjo. Penyuluhan di laksanakan pada Minggu 28 Januari 2024 sampai 04 Februari 2024. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada masyarakat adalah metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 2 jam dan diikuti oleh pemuda-pemudi sebanyak 25 orang. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah pre test dan post test. Hal ini dilakukan untuk mengetahui pemahaman materi yang telah diberikan kepada pemuda-pemudi guna menjadikan mereka generasi yang demokratis. Penyuluhan Partisipasi Politik Pemilih Pemula dalam Pemilu 2024 di Dukuh Pulosari RT 01/04 Gayam, Sukoharjo, Sukoharjo dapat dikatakan berhasil, sebab ada peningkatan pengetahuan dan sikap atau perilaku pemilih pemula dalam menyikapi partisipasi pemilihan umum. Tim pengabmas mampu menyadarkan pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam pemilu. Mereka menyadari bahwa satu suara sangat menentukan kemajuan Indonesia. Tentu dengan adanya kesadaran partisipasi politik ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas demokrasi Indonesia yang lebih baik. Hasil pre test terlihat pengetahuan dan kemampuan awal dalam berpartisipasi politik peserta yakni sebesar 35%. Sedangkan, hasil post test menunjukkan pengetahuan dan sikap pemilih pemula dalam berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum yakni sebesar 92%. Hal ini artinya terdapat peningkatan pengetahuan dan partisipasi aktif pemilih pemula dalam penyuluhan pengabdian ini sebesar 57%. Kata Kunci: Partisipasi, Politik, Pemilu
PENANAMAN CIVIC DISPOSITION DALAM MEMBENTUK GENERASI CERDAS BERKARAKTER Ika Murtiningsih; Toni Harsan; Siti Fatimah; Anggun Cinta Zahva Y.R; Anastasya Putri Wijaya
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 2 No 1 (2022): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v2i1.2521

Abstract

AbstrakPenyuluhan penanaman civic disposition bertujuan untuk menanamkan civic disposition kepada pemuda-pemudi agar dapat menjadi warga negara yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang setia kepada bangsa dan negara Indonesia dengan merefleksikan dirinya dalam kebiasaan berikir kritis dan bertindak sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945. Kegiatan pengabdian dilakukan di Dukuh Prayan, Planggu, Trucuk, Klaten. Adapun target kegiatan pengabdian yaitu: 1. Meningkatkan pengetahuan tentang civic disposition; 2. Terbentuknya kesadaran tentang pentingnya peran aktif pemuda-pemudi sebagai generasi yang berkarakter; 3. Dapat mengidentifikasi masalah karakter yang dilakukan oleh pemuda-pemudi agar solusi yang ditawarkan sesuai dengan karakter masalah yang dihadapi. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada masyarakat adalah metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 2 jam dan diikuti oleh pemuda-pemudi sebanyak 20 orang. Bentuk evaluasi yang digunakan adalah pre test dan post test. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa hasil pre test pengetahuan dan sikap atau watak  pemuda-pemudi mengenai civic disposition sangat minim yaitu 30%. Sedangkan hasil setelah dilakukan post test, maka pengetahuan dan keterampilan serta sikap perilaku sadar dan peduli pemuda meningkat menjadi 90%. Keberhasilan ini dapat diukur dengan banyaknya pemuda yang berperan aktif dalam penyuluhan dan kegiatan-kegiatan karang taruna, serta juga bisa dilihat dari kepuasan pemuda setelah mengikuti kegiatan. Kata Kunci: Penanaman, Civic Disposition, Karakter
Pencegahan Tindak Perundungan di Lingkungan Kampus: Bersama Ciptakan Kehidupan Kampus yang Nyaman dan Aman Siti Fatimah; Bambang Susanto; Billdy Saputro; Hamda Kharisma Putra; Ika Murtiningsih
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 3 No 2 (2023): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v3i2.4852

Abstract

Penyuluhan kegiatan ini bertujuan untuk pencegahan tindak perundungan di lingkungan kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 75 mahasiswa Universitas Veteran Bangun Nusantara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Pemaparan materi yaitu pemateri memberikan sosialisasi dan pemahaman mengenai tindak perundungan, faktor penyebabnya, dampak yang ditimbulkan, dan pencegahan serta penanganan apabila terjadi tindak perundungan. Selain itu, metode pelaksanaan penyuluhan ini menggunakan pre test dan post yang bertujuan untuk mengetahui  pemahaman mahasiswa  terkait  materi  selama  pelatihan. Pre-test  dilaksanakan  sebelum  pelatihan dimulai  pada  pertemuan  pertama.  Sementara  itu post-test  dilaksanakan  pada  saat  akhir pertemuan kedua. Kegiatan pre  test  didapatkan nilai rata-rata 4,5, sedangkan saat dilakukan post  test nilai rata-rata 9,3. Dengan  adanya  peningkatan  nilai  tersebut  dapat  disimpulkan adanya pemahaman yang baik dari para peserta penyuluhan.
DARI HAMEMAYU HAYUNING BAWANA KE KEADILAN SOSIAL: JEJAK NILAI JAWA DALAM PANCASILA DAN KONSTITUSI Siti Fatimah; Azahery Insan Kamil; Nuruzzaman Nuruzzaman
Jurnal Magister Hukum Perspektif Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Magister Ilmu Hukum, Universitas Wisnuwardhana Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/magister.v17i1.150

Abstract

The discourse on social justice in Indonesia cannot be separated from the philosophical foundations of Pancasila and the cultural wisdom embedded in local traditions. One of the key philosophical values in Javanese tradition is Hamemayu Hayuning Bawana, which emphasizes the importance of maintaining harmony, balance, and collective well-being. Although it has long been practiced in local communities, its connection to constitutional principles (particularly the fifth principle of Pancasila) has not yet been extensively studied. This article poses two main questions: how can “Hamemayu Hayuning Bawana” be conceptualized as a source of values in the interpretation of the Indonesian Constitution, and to what extent does this value contribute to the understanding of social justice within the framework of Pancasila and the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. This study aims to examine the contribution of Hamemayu Hayuning Bawana as a philosophical concept in the legal interpretation of social justice. The research method employed is normative legal research using conceptual, philosophical, and comparative legal approaches. Primary and secondary legal materials were analyzed through qualitative interpretation, including the 1945 Constitution, relevant legislation, and the constitutions of several comparative countries. This study draws on the experiences of South Africa and Bolivia, which have successfully integrated indigenous values and customary law into their national constitutional systems. The research findings indicate that Hamemayu Hayuning Bawana can be understood as a source of constitutional values through the approaches of the “living constitution,” “sociological jurisprudence,” and “responsive law,” thereby contributing to the strengthening of substantive social justice. The integration of local values into constitutional interpretation has been shown to enhance the responsiveness of the law to the diverse social realities of society, while also providing an epistemological foundation for the decolonization of law by repositioning local wisdom within the national legal discourse. Therefore, this article recommends a contextual and culturally rooted constitutional approach. Keywords: Pancasila; Social Justice; Hamemayu Hayuning Bawana; Constitutionalism; Legal Decolonization.
Membangun Budaya Kerja Sehat melalui Edukasi Hukum bagi Karyawan Pegadaian Syariah Solo Baru Aris Prio Agus Santoso; Hery Dwi Utomo; Siti Fatimah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v2i2.305

Abstract

Budaya kerja sehat merupakan faktor strategis dalam meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan, serta kepatuhan terhadap hukum di lingkungan kerja. Namun, pada sektor jasa keuangan, termasuk Pegadaian Syariah, pemahaman mengenai keterkaitan antara kesehatan kerja dan literasi hukum masih relatif rendah sehingga berpotensi memengaruhi disiplin kerja dan kualitas pelayanan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman karyawan Pegadaian Syariah Solo Baru mengenai budaya kerja sehat melalui edukasi hukum kesehatan. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif yang dipadukan dengan penyuluhan hukum, diskusi interaktif, studi kasus, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang disampaikan meliputi budaya kerja sehat, perlindungan hukum tenaga kerja, hak dan kewajiban pekerja, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), kesehatan kerja, dan implementasi etika kerja berdasarkan prinsip syariah. Kegiatan diikuti oleh 12 karyawan Pegadaian Syariah Solo Baru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan. Sebelum kegiatan, 58,3% peserta berada pada kategori pemahaman rendah, 33,3% kategori sedang, dan 8,3% kategori tinggi. Setelah edukasi, sebanyak 83,3% peserta mencapai kategori pemahaman tinggi, 16,7% kategori sedang, dan tidak terdapat lagi peserta dengan kategori pemahaman rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi hukum, membangun kesadaran terhadap pentingnya kesehatan kerja, serta memperkuat budaya kepatuhan di lingkungan Pegadaian Syariah Solo Baru. Program ini berkontribusi dalam penguatan budaya organisasi yang sehat, produktif, dan berorientasi pada perlindungan hukum sehingga layak diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia.