Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kajian Hidrologi Pada Sistem Pengendalian Banjir Andriawan, Aan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol 7, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.272 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1228

Abstract

Gedung Social Security Tower (SS Tower) adalah jawaban akan tingginya kebutuhan ruang kantor, lingkungan SS Tower adalah lingkungan yang ramah, yang ketika pembangunannya memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup. Salah satu upayanya adalah dengan dengan di buatnya daerah tangkapan air hujan yang memadai dengan pembuatan kolam resapan maupun sumur-sumur resapan. Selain itu juga bentuk upayanya antara lain yaitu pencegahan penyerapan air laut kedalam area perkotaan, penganganan genangan banjir yang sering terjadi di Jakarta, pemanfaatan kembali air hujan dan menyediakan area terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi hidrologi yang lebih detail sehingga pengelolaan air di Gedung SS tower dapat dikelola dengan optimal atu dikendalikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengendalian bajir ini adalah Analisa perhitungan curah hujan rata-rata DAS, analisa frekuensi dan perhitungan debit rencana. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil kajian hidrologi perlu dipertimbangkan besaran banjir di Kali Cideng dan sistem pompa pada Waduk Setia Budi. Dari analisis besaran runoff banjir kawasan, lokasi rencana diperkirakan menyumbangkan 0,15 m3/detik (pada kala ulang 5 tahunan) aliran ke system drainase apabila tidak  dilakukan penanganan untuk menahan laju aliran permukaan dengan pembuatan saluran resapan aatau kolam resapan.
Kajian Hidrologi Pada Sistem Pengendalian Banjir Aan Andriawan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 7 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1545.272 KB) | DOI: 10.33506/rb.v7i1.1228

Abstract

Gedung Social Security Tower (SS Tower) adalah jawaban akan tingginya kebutuhan ruang kantor, lingkungan SS Tower adalah lingkungan yang ramah, yang ketika pembangunannya memperhatikan dampak terhadap lingkungan hidup. Salah satu upayanya adalah dengan dengan di buatnya daerah tangkapan air hujan yang memadai dengan pembuatan kolam resapan maupun sumur-sumur resapan. Selain itu juga bentuk upayanya antara lain yaitu pencegahan penyerapan air laut kedalam area perkotaan, penganganan genangan banjir yang sering terjadi di Jakarta, pemanfaatan kembali air hujan dan menyediakan area terbuka. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan gambaran kondisi hidrologi yang lebih detail sehingga pengelolaan air di Gedung SS tower dapat dikelola dengan optimal atu dikendalikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian pengendalian bajir ini adalah Analisa perhitungan curah hujan rata-rata DAS, analisa frekuensi dan perhitungan debit rencana. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa hasil kajian hidrologi perlu dipertimbangkan besaran banjir di Kali Cideng dan sistem pompa pada Waduk Setia Budi. Dari analisis besaran runoff banjir kawasan, lokasi rencana diperkirakan menyumbangkan 0,15 m3/detik (pada kala ulang 5 tahunan) aliran ke system drainase apabila tidak  dilakukan penanganan untuk menahan laju aliran permukaan dengan pembuatan saluran resapan aatau kolam resapan.
Analisis Waste Water Management pada Proyek Pembangunan Mega Super Blok Meisterstadt Batam Centre Indrastuti Indrastuti; Aan Andriawan; leany leany
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v2i2.731

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu Kota dengan kegiatan Industri yang cukup besar dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang industri seperti minyak dan gas. Selain perumahan dan kawasan industri, dikota Batam akan dibangun suatu kawasan dengan berbagai kegiatan didalamnya seperti apartemen, kantor, rumah sakit, mall dan ruko-ruko untuk perdagangan lainnya yakni kawasan Mega Super Blok Meisterstadt Batam. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah Menyajikan kondisi eksisting sistem pengolahan air limbah yang ada di kawasan Meisterstadt Batam serta Menganalisa konsep waste water management yang cocok untuk diterapkan dikawasan Meisterstadt Batam.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam metode ini penulis juga melakukan wawancara terhadap pihak terkait untuk mendapatkan pendekatan dari materi penelitian yang akan diambil. Selain itu penulis juga melakukan dokumentasi saat berada di lokasi penelitian untuk menambah data primer yang nantinya dapat dilampirkan. Kondisi eksisting dari sistem pengolahan air limbah yang ada di kawasan Meisterstadt Batam yakni menggunakan kolam retensi yang fungsinya untuk menampung air limbah, dikumpulkan dalam satu titik atau kolam sebelum akhirnya dialirkan menuju sungai/titik kumpul air terdekat. penulis akan menawarkan konsep manajemen air limbah yang cocok dan nantinya dapat diterapkan di kawasan Meisterstadt Batam. Metode yang dipilih adalah pengolahan air limbah secara biologis dengan metode biofilter anaerob aerob. Serta menyarankan untuk menerapkan lembaga operator yang nantinya dapat pengatur jalannya proses pengolahan air limbah dikawasan Meisterstadt Batam.
TEKNIK PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PENENTUAN SKALA PRIORITAS PEMELIHARAAN KONDISI FISIK WADUK TIRTOMARTO DENGAN APLIKASI ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DAN EXPERT CHOICE 11 Aan Andriawan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2020): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2020)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v3i2.4069

Abstract

Berita runtuhnya Situ Gitung pada tanggal 27 Maret 2009 sekitar pukul 04.30 WIB dengan korban jiwa lebih dari 100 jiwa, telah menghentakkan kita semua. Meskipun bendungan atau tanggulnya rendah, namun  disamping  manfaatnya  yang  besar  situ  tersebut  menyimpan  daya  rusak  yang  sedemikian hebatnya. Peristiwa jebolnya Bendungan Situ Gintung merupakan   kegagalan dalam   kegiatan pemeliharaan bendungan. Hal ini menunjukkan pentingnya penilaian kondisi fisik pada setiap komponen bendungan. Penelitian ini mengambil lokasi di Waduk Tirtomarto Kabupaten karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Metode dalam studi ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Tahapan dalam penelitian ini yaitu dengan inventarisasi dan analisis kerusakan, penyesuaian penilaian  kondisi  fisik  bendungan  yang  ada  dengan  kondisi  di  lokasi  penelitian,  analaisis  penilaian kondisi Waduk Tirtomarto, analisis penentuan penanganan pemeliharaan yang baik dengan menggunakan aplikasi Analytical Hierarchy Process dan Expert Choice 11 versi trial.  Dari analisa penilaian kondisi fisik didapatkan hasil 92,69% dengan hasil tersebut maka kondisi Bendungan Delingan pada Tahun 2019 dinyatakan dalam kondisi Baik. Analisa aplikasi Analytical Hierarchy Process dan Expert Choice 11 juga didapatkan prioritas penanganan pemeliharaan Waduk Tirtomarto adalah bangunan pengambilan. Bangunan Pengambilan menempati peringkat teratas dari hasil analisa program berdasarkan kriteria- kriteria yang telah ditetapkan. Penanganan pemeliharaan bangunan pengambilan sebagai prioritas utama diharapkan dapat menjadikan kinerja Waduk Tirtomarto dapat optimal. Kata kunci : Bendungan, Pemeliharaan Bendungan, Penilaian Kondisi Fisik Bendungan, AHP,Expert Choice
ANALISIS PERBANDINGAN BETON PRACETAK PRATEGANG DENGAN BETON KONVENSIONAL DITINJAU DARI ASPEK BIAYA DAN WAKTU (STUDI KASUS: RUMAH TINGGAL 2 LANTAI PERUMAHAN PERMATA RIVER VIEW) Aan Andriawan; Winna Tan
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2021): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2021)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v4i1.5156

Abstract

Pengenalan berbagai macam metode dalam pembangunan infrastruktur, dimulai dari cara konvensional hingga cara pracetak beton sehingga pekerja hanya perlu memasang di lapangan. Pada karya ilmiah ini, peneliti akan membandingkan pelat lantai konvensional yang dikerjakan di lapangan dengan pelat lantai prategang pracetak yang akan didesain dengan bentuk double tee slab dari segi biaya dan waktu dengan tujuan untuk menentukan metode yang paling efisien yang bisa digunakan pada proyek yang ditinjau. Pada penelitian ini, peneliti akan membandingkan pelat lantai konvensional yang dikerjakan di lapangan dengan pelat lantai prategang pracetak yang  akan  didesain  dengan  bentuk  double tee  slab  dari  segi  biaya dan  waktu.  Pelat  lantai prategang pracetak double tee slab akan diperhitungkan dengan anggapan single tee beam atau yang biasa kita kenal dengan balok T. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pengerjaan pelat lantai beton prategang pracetak membutuhkan pertambahan biaya sebanyak 28,21% dibandingan  pelat  lantai  beton  bertulang  konvensional  dan  pengerjaan  pelat  lantai  beton bertulang konvensional membutuhkan pertambahan waktu sebanyak 55,56% dibandingan pelat lantai beton prategang pracetak.Kata kunci : pelat lantai, double tee slab, waktu, biaya, prategang
ANALISIS KEMACETAN JALAN PADA SIMPANG TAK BERSINYAL (STUDI KASUS: SIMPANG LAKSAMANA BINTAN-BATAM) Muhamad Rafi Aswad; Aan Andriawan; Amanatullah Savitri
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i2.9723

Abstract

Kota yang berbentuk pulau ini memiliki sejumlah infrastruktur sarana dan prasarana nya yang cukup terbilang lebih maju dibanding kota lainnya yang berada di wilayah Kepulauan Riau. Kota Batam juga termasuk salah satu kota yang mempunyai kemacetan yang cukup parah, dikarenakan hal itu sering terjadi maka saat ini banyak akses jalan raya di sudut kota batam dilakukan perombakan atau pelebaran jalan. Gunanya adalah untuk mengurangi tingkat kemacetan yang dapat menghambat kegiatan yang ada di Batam. Penelitan dilakukan di jalan Laksamana Bintan pada kawasan tak bersinyal bengkong. Daerah tersebut merupakan salah satu tingkat kemacetan yang tinggi pada kota batam. Oleh karenanya hal itu menjadi perhatian besar untuk segera diminimalisir agar tidak terjadi di kemudian hari. Puncak kemacetan adalah pada jam sibuk pukul 17:00 – 18:00. Metode pengambilan data dilakukan dengan cara survey langsung pada simpang tak bersinyal di ruas jalan Laksamana Bintan. Data yang dibutuhkan dalah data volume lalu lintas saat jam sibuk dan menghitung tingkat kebisingan. Dari hasil survei yang telah dilakukan oleh peneliti, diketahui bahwa waktu tempuh rata-rata kendaraan yang melakukan perlintasan pada simpang tersebut dipengaruhi jumlah lajur dan arus lalu lintas tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan dengan Pengolahan data dilakukan berdasarkan ketetapan dari Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI,1997). Dampak positif dari implementasi yang diterapkan pada ruas Jalan Laksamana Bintan tersebut dengan melakukan perbaikan persimpangan, pembersihan pedagang kaki lima dan parkir liar yaitu akan berkurangnya hambatan samping yang terjadi disekitar daerah tersebut yang membuat tidak adanya kemacetan.
Analisis Waste Water Management pada Proyek Pembangunan Mega Super Blok Meisterstadt Batam Centre Indrastuti Indrastuti; Aan Andriawan; leany leany
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v2i2.731

Abstract

Kota Batam merupakan salah satu Kota dengan kegiatan Industri yang cukup besar dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang industri seperti minyak dan gas. Selain perumahan dan kawasan industri, dikota Batam akan dibangun suatu kawasan dengan berbagai kegiatan didalamnya seperti apartemen, kantor, rumah sakit, mall dan ruko-ruko untuk perdagangan lainnya yakni kawasan Mega Super Blok Meisterstadt Batam. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah Menyajikan kondisi eksisting sistem pengolahan air limbah yang ada di kawasan Meisterstadt Batam serta Menganalisa konsep waste water management yang cocok untuk diterapkan dikawasan Meisterstadt Batam.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Dalam metode ini penulis juga melakukan wawancara terhadap pihak terkait untuk mendapatkan pendekatan dari materi penelitian yang akan diambil. Selain itu penulis juga melakukan dokumentasi saat berada di lokasi penelitian untuk menambah data primer yang nantinya dapat dilampirkan. Kondisi eksisting dari sistem pengolahan air limbah yang ada di kawasan Meisterstadt Batam yakni menggunakan kolam retensi yang fungsinya untuk menampung air limbah, dikumpulkan dalam satu titik atau kolam sebelum akhirnya dialirkan menuju sungai/titik kumpul air terdekat. penulis akan menawarkan konsep manajemen air limbah yang cocok dan nantinya dapat diterapkan di kawasan Meisterstadt Batam. Metode yang dipilih adalah pengolahan air limbah secara biologis dengan metode biofilter anaerob aerob. Serta menyarankan untuk menerapkan lembaga operator yang nantinya dapat pengatur jalannya proses pengolahan air limbah dikawasan Meisterstadt Batam.
Penanganan Kerusakan Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Akibat Banjir dan Erosi Pada Lereng Sungai: Penanganan Kerusakan Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Akibat Banjir dan Erosi Pada Lereng Sungai Andriawan, Aan; ANDRIAWAN, Aan Andriawan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Jratunseluna river area is 9,576.01 km² wide crossing 10 regencies and 2 cities, one of which is Grobogan Regency. The River System in Jratunseluna river area consists of 4 systems: Semarang Barat, Dolok-Panggaron, Jragung-Tuntang, and Serang Lusi Juana (Seluna). There are 2 (two) main riversi in the Seluna River system: Lusi and Serang Rivers, both of which cross Blora, Grobogan, Kudus, and Demak Regencies. The research was conducted in Lusi Rivershed (DAS) in Klaten Hamlet, Ngaringan Village, Ngawen Sub District, Grobogan Regency. This research aims to find out physical condition of Lusi River, inundation height, total discharge, and inundation area on the existing cross-section of Lusi River and to find out safety factor in strengthening Lusi River slope. River gydrolic analysis was conducted based in direct procedure with software HEC-RAS version 5.0 help and the method used in the analysis was slope stability with Bishop’s wedge method. The result of field survey shows that river bank damage occurs in Lusi Rivershed due to flood, erosion, and condition of land proning to landslide in the riverbed. Meanwhile, the result of analysis using HEC RAS 5.0 with plan discharge Q 10 years shows inundatio heigh of 1.10 m, and total discharge/ total Q of 450.34 m³/s, and for the inundation area of 1478.35 m² and safety factor value in strengthening Lusi River slope using gabions in Klaten Village, Ngaringan, Wirosari, Grobogan, Central Java, the value of 1.2787 was found without gabions, 1.3115 with gabions, and 1.3800 for alternative gabion 3. Keywords: River, flood and landslide managemen
Penanganan Kerusakan Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Akibat Banjir dan Erosi Pada Lereng Sungai: Penanganan Kerusakan Sungai Lusi Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Akibat Banjir dan Erosi Pada Lereng Sungai Andriawan, Aan; ANDRIAWAN, Aan Andriawan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 10 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Jratunseluna river area is 9,576.01 km² wide crossing 10 regencies and 2 cities, one of which is Grobogan Regency. The River System in Jratunseluna river area consists of 4 systems: Semarang Barat, Dolok-Panggaron, Jragung-Tuntang, and Serang Lusi Juana (Seluna). There are 2 (two) main riversi in the Seluna River system: Lusi and Serang Rivers, both of which cross Blora, Grobogan, Kudus, and Demak Regencies. The research was conducted in Lusi Rivershed (DAS) in Klaten Hamlet, Ngaringan Village, Ngawen Sub District, Grobogan Regency. This research aims to find out physical condition of Lusi River, inundation height, total discharge, and inundation area on the existing cross-section of Lusi River and to find out safety factor in strengthening Lusi River slope. River gydrolic analysis was conducted based in direct procedure with software HEC-RAS version 5.0 help and the method used in the analysis was slope stability with Bishop’s wedge method. The result of field survey shows that river bank damage occurs in Lusi Rivershed due to flood, erosion, and condition of land proning to landslide in the riverbed. Meanwhile, the result of analysis using HEC RAS 5.0 with plan discharge Q 10 years shows inundatio heigh of 1.10 m, and total discharge/ total Q of 450.34 m³/s, and for the inundation area of 1478.35 m² and safety factor value in strengthening Lusi River slope using gabions in Klaten Village, Ngaringan, Wirosari, Grobogan, Central Java, the value of 1.2787 was found without gabions, 1.3115 with gabions, and 1.3800 for alternative gabion 3. Keywords: River, flood and landslide managemen
Islamic Organizations and Societal Development: An Examination of Kiai Soedja's Perspectives on Establishing Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) Muhammadijah Iskandar Iskandar; Aan Andriawan; Fani Nur Dwi Saputro; Dwi Miftakhul Huda
Bulletin of Indonesian Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2025): Bulletin of Indonesian Islamic Studies
Publisher : KURAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/biis.v4i1.1436

Abstract

The urgency of this research is to see the impact of the results of Kiai Soedja's thoughts on society today in the fields of health, social, and economy. This can be seen by the development of Muhammadiyah social institutions that are developing today starting from the establishment of the PKO business charity which was the idea of Kiai Soedja'. The research method used is the historical research method. The stages involved in the method are topic selection, heuristics, verification, interpretation, and historiography. The results showed that PKO was born from the idea of Kiai Soedja', whose thoughts surpassed the thoughts of Muhammadiyah members at that time. Kiai Soedja' was able to initiate the construction of poor houses, hospitals, and orphanages in only 11 years. The PKO Poor House was estabilished on 13 January 1923, the PKO Remsi Hospital was established on 15 February 1923, and the PKO Orphanage was inaugurated on 5 October 1931, even though the poor house had actually existed since 1923. After conducting research, it can be concluded that Kiai Soedja' is a figure who is able to break the view of limitations. He was able to pioneer the development of social activities in Muhammadiyah with the PKO Charity. This research is useful for the development of local history and introducing an important figure in the history of health in Indonesia.