Yunani Hasan
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Perkembangan PGRI Pada Masa Kemerdekaan dan Demokrasi Liberal Efriansyah E; Yunani Hasan; Aulia Novemy Dhita
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 2 No 1 (2020): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v2i1.745

Abstract

Early education in independent Indonesia become one of the important aspects to foster the spirit of nationalism and promoting the ideals of independence of the Republic of Indonesia. Indonesian government attention newborn and some of the figures revolutionist who realized that education is very important to foster the spirit of nationalism and efforts to create awareness of an independent nation. Based on the subjects of education and new teaching drafted by the Committee of Inquiry Teaching goals and educational foundation and a system of schooling that characterizes to Indonesiaan. Organization of Indonesian Teachers Association, as a teachers Indonesian container that has been since the days of the Dutch East Indies. Since the proclamation of PGRI organization establishes itself as a fighter who helped defend the independence and sovereignty of Indonesia NKRI. This organization is a manifestation of the Indonesian teacher in taking part and responsibility in accordance with his profession as an educator for the independence aspired. The organization therefore seen as a unifier of teachers who are: 1) a unitary, 2) independent, 3) non-political. It is also a tool, a vehicle in the interests of the teachers for their professional development, education in general and devotion to the homeland and the nation. Keywords: History of education; nationalism; Indonesian revolution; PGRI
Perkembangan Pesantren di Indonesia Bella Almira Arjiarna; Yunani Hasan; Aulia Novemy Dhita
SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Kajian Sejarah Vol 3 No 1 (2021): SINDANG: JURNAL PENDIDIKAN SEJARAH DAN KAJIAN SEJARAH
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sindang.v3i1.748

Abstract

This writing aims to broaden the readers' insight where there are still many arguments or opinions about pesantren in Indonesia and find out how the development process of pesantren in Indonesia from the beginning of its emergence. Pesantren is one of the educational institutions that has long existed in Indonesia, some say that at first the pesantren did not originate from Islamic teachings, but there were also some experts who said that pesantren were already from Islamic teachings. Hopefully with this writing can be a teaching for the writer.
PERKEMBANGAN INDUSTRI KARET REMAH PT. SRITRANG LINGGA INDONESIA (SLI) DI KELURAHAN KERAMASAN KECAMATAN KERTAPATI PALEMBANG TAHUN 2005-2015 Yunani Hasan; Alian Sair
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul “Perkembangan Industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang tahun 2005-2015”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang (2005-2015), bagaimana pengaruh perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan dalam aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan industri di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang dan untuk menjelasakan apa saja yang ada di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang menggunakan pendekatan geografi, pendekatan politik, pendekatan ekonomi, dan pendekatan sosiologi. Hasil penelitian menunjukan perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang tahun 2005-2015 serta banyak beridirinya pabrik-pabrik baru di Kelurahan Keramasan. Pengaruh perkembangan industri di Kelurahan Keramasan dalam aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya. Sebagian besar masyrakat Kelurahan Keramasan berkerja sebagai buruh swasta di pabrik-pabrik industri di Kelurahan Keramasan.
PERKEMBANGAN INDUSTRI KARET REMAH PT. SRITRANG LINGGA INDONESIA (SLI) DI KELURAHAN KERAMASAN KECAMATAN KERTAPATI PALEMBANG TAHUN 2005-2015 Yunani Hasan; Alian Sair
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 1 (2013)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v2i1.199

Abstract

Abstrak : Penelitian ini berjudul “Perkembangan Industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang tahun 2005-2015”. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang (2005-2015), bagaimana pengaruh perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan dalam aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan industri di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang dan untuk menjelasakan apa saja yang ada di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis yang menggunakan pendekatan geografi, pendekatan politik, pendekatan ekonomi, dan pendekatan sosiologi. Hasil penelitian menunjukan perkembangan industri Karet Remah PT. Sritrang Lingga Indonesia di Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang tahun 2005-2015 serta banyak beridirinya pabrik-pabrik baru di Kelurahan Keramasan. Pengaruh perkembangan industri di Kelurahan Keramasan dalam aspek Sosial, Ekonomi, dan Budaya. Sebagian besar masyrakat Kelurahan Keramasan berkerja sebagai buruh swasta di pabrik-pabrik industri di Kelurahan Keramasan.
PERKEMBANGAN PEREKONOMIAN TRANSMIGRAN DI BELITANG (1937-1942) Rendi Marta Agung; Yunani Hasan; Farida Wargadalem
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 2 No. 2 (2013)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v2i2.203

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul “Perkembangan Perkonomian Transmigran di Belitang (1937-1943)” adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana proses datangnya Transmigran dan perkembangan Transmigran di Belitang pada tahun 1937-1943 dalam bidang ekonomi dan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis, yaitu kerangka sistematis untuk mengumpulkan sumber-sumber sejarah, dengan memberikan kritik dan penilaian dalam menyelesaikan fakta-fakta, untuk memperoleh kebenaran dan menyajikan dalam bentuk tulisan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi, ekonomi, dan geografi. Hasil analisis data menunjukan bahwa perkembangan perekonomian diprogram transmigrasi Belanda dalam pelaksanaanya cukup berhasil dalam menangulangi kekurangan lahan untuk pertanian dan mengurangi kemiskinan di pulau Jawa dengan cara memberikan tanah di Belitang, Sumatera Selatan, sebagai tempat tinggal dan tempat mencari pendapatan. Dalam bidang sosial terjadi interaksi baik dari suku Komering ataupun suku Jawa yang menghasilkan tolong menolong dan gotong royong dalam menjalani kehidupannya meskipun berbeda suku dan budaya.
MENELUSURI ASAL USUL BANGSA MELAYU Yunani Hasan
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 1 (2014)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v3i1.232

Abstract

Abstrak: Asal usul orang Melayu Kuno mengalami kesulitan untuk penelusuran dikarenakan bukti-bukti pendukung sangat sedikit dan skup spasial yang sangat sempit, bahkan untuk mengakaji orang Melayu yang berada di Sumatera Tengah atau Jambi juga tidak banyak bukti. Namun dapat di lihat dari ciri-ciri terdapat dari karakteristik manusia dan peninggalan material seperti rumah dan perangkat lainnya. Bukti-bukti lain tempat permukiman juga tidak ada prasasti yang dijadikan bukti. Hanya dapat di lihat dari rumah-rumah yang ada dalam suatu perkampungan atau yang di kenal dengan Wanua. Ciri perkampungan yang ada, rumah-rumahnya bertiang, terbuat dari kayu yang mempunyai ruang-ruang atau bilik yang besar. Bahkan telah memiliki ruang-ruang ibadah. Sedangkan bahasa tidak jauh beda hanya perbedaan dialek (pengucapan).
KERJASAMA KERAJAAN SRIWIJAYA DENGAN DINASTI TANG PADA TAHUN 683-740 M Alan Saputra; Yunani Hasan
Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 3 No. 2 (2014)
Publisher : Sriwijaya University in collaboration with  Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI). 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jc.v3i2.255

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul Kerjasama Kerajaan Sriwijaya dengan Dinasti Tang pada Tahun 683-740 M (Sumbangan Materi Mata Pelajaran Sejarah Nasional Kelas X di SMA Negeri 8 Palembang). Adapun rumusan masalah yang ambil dalam penulisan skripsi ini adalah meneliti mengenai Hubungan Kerajaan Sriwijaya dengan Dinasti Tang pada Abad VII-VIII M dan dampaknya terhadap perkembangan kehidupan politik, ekonomi, sosial dan budaya di kedua kerajaan besar itu. Metode penulisan yang digunakan oleh penulis adalah Metode Historis dengan langkah-langkah yang terdiri dari Heuristik, Kritik Sumber baik itu yang sifatnya internal maupun eksternal, Interpretasi Data dan Historiografi. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan Buddha yang muncul pada Abad VII M di pulau Sumatera. Pada Abad VIII M, Sriwijaya terus berkembang menjadi kerajaan maritim terbesar di Asia Tenggara. Dengan kekuatan politik dan militernya, Sriwijaya berhasil menguasai Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran dan perdagangan internasional yang menghubungan Barat (Arab, Persia dan India) dengan China. Atas dasar kepentingan politik dan ekonomi, Sriwijaya menjalin hubungan dengan Dinasti Tang di China dengan cara saling mengirimkan utusan dan upeti. Hal tersebut merupakan langkah strategis yang tepat, dan sangat menguntungkan bagi Sriwijaya maupun Dinasti Tang. Hubungan itu juga berpengaruh pada bidang sosial yang terlihat dari interaksi antara masyarakat Sriwijaya dengan masyarakat Dinasti Tang dan di bidang Kebudayaan melalaui agama Buddha. Sriwijaya merupakan pusat pendidikan dan penyebaran agama Buddha di Asia Tenggara yang sangat maju. Kemajuan agama Buddha di Sriwijaya “diabadikan” oleh seorang Bhiksu Agung Dinasti Tang bernama I-Tsing melalui catatan-catatannya.