Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS QUALITY OF SERVICE JARINGAN INTERNET 4G PROVIDER AXIS UNTUK MENDUKUNG PEMBELAJARAN DARING DI KOTA PONTIANAK Muhammad Angga; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung; Elang Derdian Marindani; Fitri Imansyah
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.66618

Abstract

Ketersediaan internet menjadi mutlak pada era serba digital seperti saat ini. Kebutuhan akan informasi yang cepat membuat internet sangat penting, kebutuhan tersebut harus didukung dengan adanya internet yang selalu tersedia dan stabil. Ketersediaan internet yang stabil dan baik pada provider Axis dibutuhkan untuk mendukung pembelajaran daring di Kota Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kualitas jaringan internet pada provider Axis. Analisis dilakukan menggunakan metode Quality of Service (QoS) untuk mengetahui kemampuan kinerja jaringan yang ada. Pengujian menggunakan Wireshark untuk mendapatkan nilai parameter throughput, jitter, delay dan packet loss. Hasil Penelitian menunjukkan kuliatas jaringan internet provider Axis sangat bagus di Universitas Nahdlatul Ulama Jl. Parit Derabak, Sungai Raya, Kec. Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Dengan nilai Throughput = 850,624 dengan nilai cukup bagus dengan indeks 2 kbps, packet loss = 0% dengan nilai sangat bagus dengan indeks 4 yaitu data yang hilang mendekati nol, delay 9,57 ms dengan nilai sangat bagus dengan indeks 4 dan jitter = 9,57 ms dengan indeks 3 bagus.
Manajemen Pendidikan Berbasis Community Engangement dalam Peningkatan Mutu Sekolah Moh. Rofiki; Naufal Mubarok; Muhammad Angga
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v2i1.667

Abstract

This research examines the role of community engagement-based education management in improving school quality. A qualitative approach with a case study was used in the research. The research location is MTs Nurul Jadid because it is easy to get data and is a superior institution within the pesantren environment. The research data consisted of primary and secondary data, each of which was obtained from research informants and scientific journals, both national and international. Data collection was carried out using three techniques, namely observation, interviews, and documentation. While data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data presentation, and conclusion drawing,. Community engagement-based education management for improving school quality consists of community involvement in academics, financing, and education quality.
Analisis Perbandingan Warna dan Huruf pada Aplikasi Google Maps dan Waze bagi Pengguna Buta Warna Muhammad Angga; Muhammad Fikri; Fatkhy Muhammad Farhat
An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education Vol 2 No 01 (2026): An-Nuriyah: Journal Of Islamic Technology And Informatics Education
Publisher : An-Nuriyah: Journal of Islamic Technology and Informatics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan aplikasi navigasi digital seperti Google Maps dan Waze telah memberikan kontribusi besar dalam menunjang mobilitas masyarakat modern. Namun, ketergantungan aplikasi navigasi terhadap elemen visual, khususnya warna dan tipografi, masih menyisakan persoalan aksesibilitas bagi pengguna dengan gangguan penglihatan warna atau buta warna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan penggunaan warna dan huruf pada aplikasi Google Maps dan Waze dari perspektif aksesibilitas visual bagi pengguna buta warna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi antarmuka aplikasi, simulasi buta warna (protanopia, deuteranopia, dan tritanopia), serta studi literatur terkait prinsip desain inklusif dan aksesibilitas visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Google Maps menerapkan palet warna yang lebih minimalis dengan kontras kecerahan yang relatif tinggi serta tipografi yang konsisten, sehingga informasi navigasi tetap dapat dipahami oleh pengguna buta warna. Sementara itu, Waze menampilkan desain visual yang lebih ekspresif dan variatif, namun pada kondisi tertentu menimbulkan ambiguitas persepsi warna, terutama pada indikator lalu lintas dan peringatan. Dari aspek tipografi, kedua aplikasi menggunakan jenis huruf sans-serif, tetapi Google Maps dinilai lebih unggul dalam menjaga keterbacaan dan konsistensi visual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip desain inklusif, seperti kontras tinggi, tipografi sederhana, dan penggunaan penanda visual non-warna, sangat penting dalam mendukung aksesibilitas aplikasi navigasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembang aplikasi dalam merancang antarmuka navigasi yang lebih ramah, aman, dan inklusif bagi seluruh pengguna, termasuk pengguna dengan gangguan penglihatan warna.