Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : INOVTEK POLBENG

PENCARIAN JALUR TERPENDEK DALAM PROSES AUTODOCKING PADA MOBILE ROBOT MENGGUNAKAN ARTIFICIAL BEE COLONY Safriudin Rifandi; Indra Adji Sulistijono; Son Kuswadi
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.146 KB) | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1009

Abstract

Proses autodocking pada mobile robot merupakan sebuah kemampuan tambahan yang dapat dimiliki oleh sebuah robot. Untuk dapat melakukan proses tersebut, robot terlebih dahulu harus dapat mencari tempat docking station terdekat. Selain itu, robot membutuhkan pemandu agar dapat menuju ke docking station terdekat dengan tepat dan aman. Untuk mendapatkan jalur terdekat, dibutuhkan posisi terakhir robot saat mendeteksi baterai dalam keadaan akan habis. Posisi robot tersebut sebagai masukan bagi artificial bee colony untuk menghasilkan jalur terdekat yang dapat memandu robot menuju docking station terdekat. Artificial bee colony digunakan sebagai optimasi pencarian tempat docking station yang jarak tempuhnya terdekat atau terpendek dari posisi robot serta aman dari halangan atau obstacle. Dari hasil percobaan, metode artificial bee colony mampu untuk mendapatkan jalur terpendek menuju lokasi docking station serta jalur yang didapatkan juga aman dari halangan. Jumlah populasi lebah yang digunakan sangat mempengaruhi jarak terdekat yang didapatkan oleh metode artificial bee colony. Semakin banyak populasi yang digunakan, maka semakin dekat jarak yang didapatkan oleh metode artificial bee colony. Jumlah iterasi juga mempengaruhi jarak terdekat yang didapatkan oleh artificial bee colony. Semakin banyak jumlah iterasi yang digunakan, maka semakin dekat jarak yang didapatkan meskipun jumlah populasi yang digunakan sama.
PEMETAAN 3 DIMENSI UNTUK MENENTUKAN JALUR EVAKUASI ALTERNATIF PADA SMART ROBOT RESCUE Rodik Wahyu Indrawan; Indra Adji Sulistijono; Achmad Basuki
INOVTEK POLBENG Vol 9, No 2 (2019): INOVTEK VOL.9 NO 2 - 2019
Publisher : POLITEKNIK NEGERI BENGKALIS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/ip.v9i2.1013

Abstract

Penanganan evakuasi pasca bencana sangat membahayakan bagi korban maupun tim penyelamat yang akan melakukan evakuasi, khususnya area di dalam ruangan, ini disebabkan karena area yang belum terpetakan. Pada penelitian ini kami mengaplikasikan robot rescue untuk melakukan surve pada daerah pasca bencana, khususnya area di dalam ruangan (indoor area), Robot didesain dengan mekanik yang memungkinkan untuk melewati medan pasca bencana, sensor posisi yang diproses menggunakan metode odometry untuk melakukan rekam data pergerakan yaitu posisi dan orientasi dari robot, sensor observasi yang di proses dengan Kalman filter untuk melakukan deteksi lingkungan area robot pada saat melakukan navigasi, data sensor dan aktuator pada robot akan diproses lebih lanjut oleh GCS (Ground Control Station) untuk menghasilkan informasi berupa peta atau denah area (indoor) dan jalur evakusi alternatif dengan metode Flood Fill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, sistem navigasi menggunakan odometry pada area pasca bencana menghasilkan rekam posisi dan diperlukan perbaikan data posisi dan orientasi dengan menambahkan sensor absolute (menggunkan lokal GPS Global Positioning System atau IMU Intertial Measurement Unit). Fusion data motion model dan observation model menghasilkan pemetaan 3 dimensi dari area navigasi robot dan informasi jalur terpendek antara posisi victim dengan pintu emergencyyang terdekat, sehingga data peta dan jalur memungkinkan tim SAR (Search And Rescue) untuk lebih efektif dalam melakukan evakuasi terhadap korban pasca bencana pada area di dalam ruangan.